Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Askep Anemia

Askep Anemia

Ratings: (0)|Views: 56 |Likes:
Askep Anemia
Askep Anemia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Tonny Mohammad Prihantono on Dec 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/11/2013

pdf

text

original

 
1 |
Sistem Imun dan Hematologi Page
1
of 
21
 
A.
 
KONSEP DASAR PENYAKIT1.
 
PENGERTIAN
 
a.
 
Anemia berarti kekurangan sel darah merah dapat disebabkan oleh hilangnyadarah terlalu cepatatau kerena terlalu lambatnya produksi sel darah merah(Guyton, 1997:538)b.
 
Anemia adalah gejala dari kondisi yang mendasari, seperti kehilangankomponen darah, elemen tak adekuat atau kurangnya nutrisi yangdibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, yang mengakibatkanpenurunan kapasitas pengangkut oksigen darah (Doenges, 1999:569 ).c.
 
Anemia adalah berkurangnya hingga di bawah nilai normal sel darah merah,kualitas hemoglobin dan volume packed red bloods cells (hematokrit) per100 ml darah (Price, 2006:256).d.
 
Anemia adalah keadaan rendahnya jumlah sel darah merah dan kadar HBatau hematokrit dibawah normal. Anemia bukan merupakan penyakit,melainkan merupakan pencerminan keadaan sutu penyakit atau gangguanfungsi tubuh. (Smeltzer, 2002:935 ) .e.
 
Anemia ialah keadaan dimana massa eritrosit dan/atau massa hemoglobinyang beredar tidak dapat memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigenbagi jaringan tubuh. (Bakta, 2003:12)f.
 
Anemia adalah istilah yang menunjukan rendahnya hitungan sel darah merahdan kadar hemoglobin dan hematokrit di bawah normal (Smeltzer, 2002 :935).
2.
 
EPIDEMIOLOGI
 
Prevalensi anemia aplastik yang tinggi terdapat di bagian tropik yang dapatmencapai hingga 40 % di daerah tertentu. Prevalensi anemia aplastik lebihrendah di dapat juga di daerah Mediteranian, Saudi Arabia dan beberapa bagiandi India. Anemia aplastik adalah anemia yang terjadi akibat rusaknya sumsumtulang belakang yang paling banyak didapat. Pembawa sifat diturunkan secaradominan. Insiden diantara orang Amerika berkulit hitam adalah sekitar 8 %sedangkan status homozigot yang diturunkan secara resesif berkisar antara 0,3
 – 
 1,5 %. (Noer Sjaifullah H.M, 1999, hal 535).3.
 
PENYEBABPenyebab dari anemia antara lain :a.
 
Gangguan produksi sel darah merah, yang dapat terjadi karena
;
 
Perubahan sintesa Hb yang dapat menimbulkan anemia
 
2 |
Sistem Imun dan Hematologi Page
2
of 
21
 
 
Perubahan sintesa DNA akibat kekurangan nutrient
 
Fungsi sel induk (stem sel ) terganggu
 
Inflitrasi sum-sum tulangb.
 
Kehilangan darah
 
Akut karena perdarahan
 
Kronis karena perdarahan
 
Hemofilia (defisiensi faktor pembekuan darah)c.
 
Meningkatnya pemecahan eritrosit (hemolisis) yang dapat terjadi karena
;
 
Faktor bawaan misalnya kekurangan enzim G6PD
 
Faktor yang didapat, yaitu bahan yang dapat merusak eritrositd.
 
Bahan baku untuk membentuk eritrosit tidak adaIni merupakan penyebab tersering dari anemia dimana terjadi kekurangan zatgizi yang diperlukan untuk sintesis eritrosit, antara lain besi, vitamin B12 danasam folat.4.
 
TANDA dan GEJALATanda dan Gejala yang muncul merefleksikan gangguan fungsi dari berbagaisistem dalam tubuh antara lain penurunan kinerja fisik, gangguan neurologik (syaraf) yang dimanifestasikan dalam perubahan perilaku, anorexia (badankurus), pica, serta perkembangan kognitif yang abnormal pada anak. Seringpula terjadi abnormalitas pertumbuhan, gangguan fungsi epitel, danberkurangnya keasaman lambung. Cara mudah mengenal anemia dengan 5L,yakni lemah, letih, lesu, lelah, lalai. Kalau muncul 5 gejala ini, bisa dipastikanseseorang terkena anemia. Gejala lain adalah munculnya sklera (warna pucatpada bagian kelopak mata bawah).Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan kepalaterasa melayang. Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atauserangan jantung.(Price ,2000:256-264)
Manifestasi klinisArea Manifestasi klinis
Keadaan umum Pucat , penurunan kesadaran, keletihan berat ,kelemahan, nyeri kepala, demam, dipsnea,vertigo, sensitive terhadap dingin, BB turun.Kulit Jaundice (anemia hemolitik), warna kulit pucat,sianosis, kulit kering, kuku rapuh, koylonychia,clubbing finger, CRT > 2 detik, elastisitas kulit
 
3 |
Sistem Imun dan Hematologi Page
3
of 
21
 munurun, perdarahan kulit atau mukosa (anemiaaplastik)Mata Penglihatan kabur, jaundice sclera, konjungtivapucat.Telinga Vertigo, tinnitusMulut Mukosa licin dan mengkilat, stomatitis,perdarahan gusi, atrofi papil lidah, glossitis,lidah merah (anemia deficiency asam folat)Paru
 – 
paru Dipsneu, takipnea, dan orthopneaKardiovaskuler Takikardia, lesu, cepat lelah, palpitasi, sesak waktu kerja, angina pectoris dan bunyi jantungmurmur, hipotensi, kardiomegali, gagal jantungGastrointestinal Anoreksia, mual-muntah, hepatospleenomegali(pada anemia hemolitik)Muskuloskletal Nyeri pinggang, sendiSystempersyarafanSakit kepala, pusing, tinnitus, mata berkunang-kunang, kelemahan otot, irritable, lesu perasaandingin pada ekstremitas.(Bakta, 2003:15)
5.
 
PATOFISIOLOGI
Timbulnya anemia mencerminkan adanya kegagalan sumsum tulang ataukehilangan sel darah merah berlebihan atau keduanya. Kegagalan sumsumtulang dapat terjadi akibat kekurangan nutrisi, pajanan toksik, invasi tumor,atau kebanyakan akibat penyebab yang tidak diketahui. Sel darah merah dapathilang melalui perdarahan atau hemolisis (destruksi) pada kasus yang disebutterakhir, masalah dapat akibat efek sel darah merah yang tidak sesuai denganketahanan sel darah merah normal atau akibat beberapa faktor diluar sel darahmerah yang menyebabkan destruksi sel darah merah.Lisis sel darah merah (disolusi) terjadi terutama dalam sistem fagositik ataudalam sistem retikuloendotelial terutama dalam hati dan limpa. Sebagai hasilsamping proses ini bilirubin yang sedang terbentuk dalam fagosit akan masuk dalam aliran darah. Setiap kenaikan destruksi sel darah merah (hemolisis)segera direpleksikan dengan meningkatkan bilirubin plasma (konsentrasinormalnya 1 mg/dl atau kurang ; kadar 1,5 mg/dl mengakibatkan ikterik padasclera.(Smeltzer & Bare. 2002 : 935 ).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->