Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Belimbing Wuluh

Belimbing Wuluh

Ratings: (0)|Views: 15 |Likes:
Published by Erie Rastafara

More info:

Published by: Erie Rastafara on Dec 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/14/2013

pdf

text

original

 
Belimbing Wuluh.
Magetan
- Seorang warga di DesaNguntoronadi, Kecamatan Nguntoronadi,Kabupaten Magetan, Jatim, Sunarto (40),mampu menciptakan tenaga listrik dari bahandasar larutan air belimbing wuluh.
"Pengembangan tenaga listrik dari larutan belimbingwuluh ini, berawal dari rasa prihatin akan tarif dasar listrik yang terus naik. Apalagi, masih banyak wargaIndonesia di daerah pedalaman yang belumtersentuh listrik," ujar pencipta energi listrik daribelimbing wuluh, Sunarto, Selasa (13/07).Belimbing wuluh yang tumbuh subur di pekaranganrumahnya, ia sulap menjadi zat pengurai yangmampu menghasilkan tenaga listrik alternatif,ditengah keluhan warga akan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sejak awal Juli lalu.Ia menjelaskan, untuk menciptakan energi listrik tersebut, awalnya belimbing yang biasa digunakansebagai sayuran ini dihaluskan untuk diambil airnya. selanjutnya, dengan menggunakan media tanah yangditaruh dalam gelas bekas air mineral ini, air belimbing ini disuntikan secukupnya.Selanjutnya, masing masing gelas berisi tanah bercampur sari air belimbing ini dihubungkan denganrangkaian kawat lempengan tembaga dan seng, guna mengalirkan arus listrik.Hasilnya, energi listrik pun tercipta dengan tegangan yang lumayan, yakni hingga mencapai 5 Volt, cukupuntuk menghidupkan lampu penerangan. Tegangan yang dihasilkan ini juga lebih besar dari tegangan satubuah batu baterai.Menurut dia, energi listrik ini tercipta karena belimbing wuluh yang memiliki tingkat keasaman tinggi hinggadapat menghantarkan ion dan elektron yang ada pada lempengan tembaga dan seng. Sehingga terciptalaharus listrik.Rata-rata, 10 butir belimbing wuluh ini mampu menciptakan tegangan listrik hingga mencapai 2,5 volt atausetara dengan satu buah batu baterai kering. Bahkan menurut pengalamannya, energi listrik dari belimbingsayur ini dapat bertahan lama hingga mencapai satu bulan.Sunarto yang juga guru elektronik di salah satu SMA di Bendo Magetan ini, berharap, nantinya temuannyaini dapat terus dikembangkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Di antaranya untuk menghidupkanradio, jam dinding, hingga lampu penerangan bagi daerah pedesaan yang belum tersentuh listrik.Hingga kini, Sunarto masih terus mengembangkan hasil temuannya. Ia ingin nantinya setelah berkembang,energi listrik alternatif temuannya ini dapat dikemas dalam bentuk produk energi yang praktis layaknyabaterai.Sehingga, temuannya itu dapat dikembangkan sebagai salah satu energi alternatif ditengah tarif listrik yangdampaknya kian terasa berat bagi rakyat kecil.(ant/yan)Pembangkit Listrik Tenaga Uap adalah pembangkit yang mengandalkan energi kinetik dari uap untukmenghasilkan energi listrik. Bentuk utama pembangkit listrik jenis ini adalah Generator yang di hubungkanke turbin dimana untuk memutar turbin diperlukan energi kinetik dari uap panas atau kering. Pembangkit
 
listrik tenaga uap menggunakan berbagai macam bahan bakar terutama batu-bara dan minyak bakar sertaMFO untuk start awal.
Pembangkit Listrik Tenaga Uap 
 
PLTU yang pertama kali beroperasi di Indonesia yaitu pada tahun 1962 dengan kapasitas 25 MW, suhu500 ¼C, tekanan 65 Kg/cm2, boiler masih menggunakan pipa biasa dan pendingin generator dilakukandengan udara. Kemajuan pada PLTU yang pertama adalah boiler sudah dilengkapi pipa dinding danpendingin generator dilakukan dengan hidrogen, namun kapasitasnya masih 25 MW. Bila dayanyaditingkatkan dari 100 - 200 MW, maka boilernya harus dilengkapi super hiter, ekonomizer dan tungkutekanan. Kemudian turbinnya bisa melakukan pemanasan ulang dan arus ganda dan pendingingeneratornya masih menggunakan hidrogen. Hanya saja untuk kapasitas 200 MW uap yang dihasilkanmempunyai tekanan 131,5 Kg/cm2 dan suhu 540 ¼C dan bahan bakarnya masih menggunakan minyakbumi.Ketika kapasitas PLTU sudah mencapai 400 MW maka bahan bakarnya sudah tidak menggunakan minyakbumi lagi melainkan batu bara. Batu bara yang dipakai secara garis besar dibagi menjadi dua bagian yaitubatu bara berkualitas tinggi dan batu bara berkualitas rendah. Bila batu bara yang dipakai kualitasnya baikmaka akan sedikit sekali menghasilkan unsur berbahaya, sehingga tidak begitu mencemari lingkungan.Sedang bila batu bara yang dipakai mutunya rendah maka akan banyak menghasilkan unsur berbahayaseperti Sulfur, Nitrogen dan Sodium. Apalagi bila pembakarannya tidak sempurna maka akan dihasilkanpula unsur beracun seperti CO, akibatnya daya guna menjadi rendah.
 
Skema PLTU Batu Bara 
 
PLTU batu bara di Indonesia yang pertama kali dibangun adalah di Suryalaya pada tahun1984 dengankapasitas terpasang 4 x 400 MW. Kemudian PLTU Bukit Asam dengan kapasitas 2 x 65 MW pada tahun1987. Dan pada tahun 1993-an beroperasi pula PLTU Paiton 1 dan 2 masing-masing dengan kapasitas400 MW. Kemudian PLTU Suryalaya akan dikembangkan dari unit 5 - 7 dengan kapasitas 600 MW/unit.PLTU batu bara pada tahun 1994 kapasitasnya sudah mencapai 2.130 MW (16% dari total dayaterpasang). Pada tahun 2003 kapasitasnya diperkirakan sekitar 12.100 MW (37%), tahun 2008/09mencapai 24.570 MW (48%) dan pada tahun 2020 sekitar 46.000 MW. Sementara itu pemakaian batu barapada tahun 1995 tercatat bahwa untuk menghasilkan energi listrik sebsar 17,3 Twh dibutuhkan batu barasebanyak 7,5 juta ton. Dan pada tahun 2005 pemakaian batu bara diperkirakan mencapai 45,2 juta tondengan energi listrik yang dihasilkan mencapai 104 Twh.Banyaknya pemakaian batu bara tentunya akan menentukan besarnya biaya pembangunan PLTU. Hargabatu bara itu sendiri ditentukan oleh nilai panasnya (Kcal/Kg), artinya bila nilai panas tetap maka hargaakan turun 1% pertahun. Sedang nilai panas ditentukan oleh kandungan zat SOx yaitu suatu zat yangberacun, jadi pada pembangkit harus dilengkapi alat penghisap SOx. Hal inilah yang menyebabkan biayaPLTU Batu bara lebih tinggi sampai 20% dari pada PLTU minyak bumi. Bila batu bara yang digunakanrendah kandungan SOx-nya maka pembangkit tidak perlu dilengkapi oleh alat penghisap SOx dengandemikian harga PLTU batu bara bisa lebih murah. Keunggulan pembangkit ini adalah bahan bakarnyalebih murah harganya dari minyak dan cadangannya tersedia dalam jumlah besar serta tersebar di seluruhIndonesia.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->