Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MSDS bahan kimia

MSDS bahan kimia

Ratings: (0)|Views: 57 |Likes:
Published by Parwoto Balikpapan

More info:

Published by: Parwoto Balikpapan on Dec 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/26/2013

pdf

text

original

 
Sigma Epsilon ISSN 0853-9103Vol.12 No. 4 November 2008
109
PENGENALAN MSDS BAHAN KIMIA DALAM PROSES REAKSI BUNSENUNTUK MENUNJANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
OlehRahayu Kusumastuti, Itjeu KarlianaPusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir - BATAN
ABSTRAK PENGENALAN MSDS BAHAN KIMIA DALAM PROSES REAKSI BUNSEN UNTUK MENUNJANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA.
Produksi hidrogen termokimia I-S yangmelibatkan reaksi bunsen saat ini belum dilaksanakan di Indonesia, tetapi masih dalam kajian dan eksperimen dilaboratorium. Dengan demikian, tingkat resiko tersebut belum diketahui. Oleh karena itu diperlukan pemahamandan kesadaran terhadap resiko di laboratorium. Untuk memperoleh pemahaman dan kesadaran terhadap resiko dilaboratorium tersebut, sebuah dokumen yang memuat data mengenai sifat dan karakter material, yang di sebutMaterial Safety Data Sheet (MSDS) diperlukan. MSDS merupakan dokumen mengenai pengenalan umum, sifat bahan, cara penanganan, penyimpanan, pemindahan dan pengelolaan limbah buangan bahan kimia. Padamakalah ini diuraikan tentang pengertian dan evaluasi MSDS terhadap bahan-bahan yang diperlukan pada reaksi bunsen yaitu iodine (I2), HI ,H2SO4 dan SO2. Dengan MSDS, sifat dan karakter bahan kimia yang digunakan pada reaksi bunsen yang merupakan bahan tidak mudah meledak, tidak mudah terbakar akan tetapi bersifatkorosif dan reaktif terhadap logam tersebut diketahui. Dengan demikian, perlu perlakuan spesifik terhadap bahankimia tersebut yang termasuk bahan berbahaya dan beracun. Pengetahuan, pemahaman dan implementasiterhadap MSDS dapat menjamin keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium.Kata kunci: keselamatan kerja, reaksi bunsen, MSDS
 ABSTRACT  INTRODUCTION MSDS OF MATERIALS IN THE BUNSEN REACTION PROCESS TO SUPPORT WORKPLACE SAFETY AND HEALTH.
Thermochemical Iodine-Sulfur process for hydrogen production with bunsen reaction has not been carried out in Indonesia, but just stil in the study and experiment in a laboratory. Therefore, its level of risks needs to be evaluated. Consequently, understanding and awarenessof the risks of bunsen reaction process are required in a laboratory. To achieve the understanding and awareness on the risks in a laboratory, a document describing data on material properties, which is usuallycalled Material Safety Data Sheet (MSDS), is required. MSDS is a document on a general introduction about thenature of the material, ways of handling, storage, transport and waste management of chemicals. This paper describes the understanding and evaluation of the MSDS for the materials needed in the Bunsen reaction. i.e.,:iodine (I2), HI, H2SO4 and SO2. By MSDS, the nature and characteristics of materials, which are not explosive,not flammable but corrosive and reactive metal are known. Therefore, specific treatment is needed because theyinclude the on hazardous materials. Understanding and implemention of MSDS can ensure the safety and health of working in a laboratory. Keywords: safety, bunsen reaction, MSDS 
PENDAHULUAN
Setiap kegiatan kerja selalu diikuti denganresiko bahaya yang dapat berakibat terjadinyakecelakaan, walaupun demikian terjadinyakecelakaan seharusnya dapat dicegah dandiminimalisasikan karena kecelakaan tidak dapatterjadi dengan sendirinya. Terjadinya kecelakaan pada umumnya ditimbulkan oleh beberapa faktor  penyebab, oleh karena itu harus diteliti faktor-faktor penyebabnya dengan tujuan untuk menentukan usaha-usaha pembinaan dan pengawasan keselamatan yang tepat, efektif danefisien sehingga terjadinya kecelakaan dapatdicegah.Dalam melaksanakan eksperimen, kontak terhadap bahan kimia akan terjadi baik langsungmaupun tidak langsung. Pengetahuan sifat dankarakter bahan kimia perlu dimiliki mengingat bahan kimia memiliki potensi untuk menimbulkan bahaya baik terhadap kesehatan maupun bahayakecelakaan. Hal ini dapat dipahami karena bahankimia dapat memiliki tipe reaktivitas kimia tertentudan juga dapat memiliki sifat mudah terbakar. Olehkarena itu aktivitas kerja yang selalumemperhatikan aspek kesehatan dan keselamatankerja perlu dibudayakan dalam bekerja dilaboratorium.Untuk dapat mendukung jaminan kesehatandan keselamatan kerja maka para peneliti maupunlaboran yang bekerja di laboratorium harus
 
Sigma Epsilon ISSN 0853-9103Vol.12 No. 4 November 2008
110
mengetahui dan memiliki pengetahuan sertaketerampilan untuk menangani bahan kimiakhususnya dari segi potensi bahaya yang mungkinditimbulkan
[1]
. Informasi atau pengetahuan yangharus diketahui pelaksana di laboratorium kimiadimuat dalam
 Material Safety Data Sheet 
(MSDS).Pada kesempatan ini akan dibahas pentingnya pengenalan MSDS khususnya untuk Iodine (I2), HIdan H2SO4, SO2 untuk mendukung keselamatankerja pada riset reaksi bunsen dalam rangkamendukung produksi hidrogen termokimia I-S.Dengan mengetahui sifat dan karakter dari masing-masing bahan tersebut, kita dapat mengetahuitingkat bahaya yang mungkin timbul jika terjadikecelakaan.Produksi hidrogen termokimia I-S saat ini belum diproduksi di Indonesia,akan tetapi masihdalam kajian dan eksperimen skala laboratoriumsehingga belum diketahui tingkat bahaya
(2)
.Teknologi proses produksi hidrogen secaratermokimia telah didemonstrasikan di Jepang.Proses ini hanya membutuhkan energi termal untuk memecahkan air menjadi hidrogen dan oksigen.Untuk mempermudah proses pemecahan digunakankatalis iodium dan sulfur, oleh karena itu proses inidikenal sebagai proses I-S (Iodine-Sulphur).Pemanfaatan energi termal dari suatu reaktor nuklir temperatur tinggi untuk memasok energi yangdibutuhkan dalam pemecahan air secaratermokimia akan meningkatkan efisiensi dariteknologi proses produksi hidrogen.Teknologi proses produksi hidrogen secaratermokimia dengan proses I-S terdiri dari beberapakomponen proses reaksi kimia yang membentuk suatu siklus tertutup, yaitu:
 
Reaksi bunsen(I
2 (l)
+ SO
2 (g)
+ 2H
2
O
(l)
 
Æ
2HI
(aq)
+ H
2
SO
4 (aq)
)
 
Penstabilan produk reaksi bunsen
 
Pemisahan hasil reaksi Bunsen
 
Pemurnian hasil reaksi Bunsen
 
Dekomposisi hasil reaksi Bunsen(H
2
SO
4 (aq)
 
Æ
H
2
O
(l)
+ SO
2 (g)
+ ½ O
2(g)
)dan (2HI
(g)
Æ
H
2 (g)
+ I
2 (g)
)H
2
SO
4
+ 6 HI
Æ
S + 3 I
2
+ 4 H
2
 (reaksi samping - endotermik)H2SO4 + 8 HI
Æ
H2S + 4 I2 + 4 H2O(reaksi samping - endotermik)
(3)
 Dari reaksi tersebut diatas, terlihat bahwa reaksiBunsen merupakan reaksi utama yang sangat penting dalam proses produksi hidrogentermokimia I-S. Oleh karena itu segala permasalahan pada reaksi Bunsen harus terlebihdahulu diketahui penyelesaiannya sebelum beranjak  pada tahapan reaksi berikutnya, terutama untuk mencapai tujuan akhir yaitu mewujudkan proses I-Ssiklus tertutup dan memproduksi hidrogen secaraefisien.
TEORI
 Material Safety Data Sheet 
(MSDS)
 MSDS merupakan dokumen yang dibuatkhusus tentang suatu bahan kimia mengenai pengenalan umum, sifat-sifat bahan, cara penanganan, penyimpanan, pemindahan dan pengelolaan limbah buangan bahan kimia tersebut.Berdasarkan isi dari MSDS maka dokumen tersebutsebenarnya harus diketahui dan digunakan oleh para pelaksana yang terlibat dengan bahan kimiatersebut yakni produsen, pengangkut, penyimpan, pengguna dan pembuangan bahan kimia.Pengetahuan ini akan dapat mendukung budayaterciptanya kesehatan dan keselamatan kerja.Ketersediaan MSDS laboratorium dilembaga riset saat ini belum memasyarakat padahalketersediaan MSDS cukup penting dan digunakan juga sebagai salah satu kriteria laboratoriumstandart. MSDS di perguruan tinggi di Indonesiaumumnya hanya tersedia di perpustakaan. Saat inimasih banyak peneliti, teknisi laboratorium yang belum begitu mengenal MSDS, meskipun merekarutin berkecimpung dengan aktivitas yangmelibatkan kontak dengan bahan kimia.Berdasarkan permasalahan di atas maka diperlukan penyebarluasan informasi tentang MSDSkhususnya mengenai sifat-sifat senyawa Iodin, HIdan H2SO4, SO2
 
untuk mendukung keselamatankerja pada riset reaksi bunsen sebagai bagian produksi hidrogen melalui proses I-S. Salah satuhal yang penting untuk diperhatikan dalam MSDSadalah mengenai simbol tanda bahaya. Pada MSDSsimbol dikelompokkan menjadi 4 (seperti padaGambar 2) yaitu bahaya dari segi kesehatan,kemudahan terbakar, reaktivitas bahan dan bahayakhusus dan digunakan simbol belah ketupat yangterdiri empat bagian. Arti simbol tersebut adalah :
 
Bagian sebelah kiri berwarna birumenunjukkan skala bahaya kesehatan
 
Bagian sebelah atas berwarna merahmenunjukkan skala bahaya kemudahanterbakar 
 
Bagian sebelah kanan berwarna kuningmenunjukkan skala bahaya reaktivitas
 
Bagian sebelah bawah berwarna putihmenunjukkan skala bahaya khusus lainnya
 
Sigma Epsilon ISSN 0853-9103Vol.12 No. 4 November 2008
111
 Gambar 2. Simbol belah ketupat untuk MSDSMasing-masing bagian akan terisi denganangka skore tertentu dengan nilai 0, 1, 2, 3, atau 4tergantung dari tingkat bahaya bahan kimia. Skore0 mengindikasikan bahan kimia tidak berbahaya,sedangkan skore 1 menunjukkan bahaya pada levelrendah dan skore 4 menunjukkan bahan tersebuttermasuk sangat berbahaya. Detail arti tingkat bahaya tersebut diuraikan pada tebel berikut.MSDS tentang sifat dan karakter dari bahanyang digunakan untuk produksi hidrogen ini dibuatuntuk digunakan sebagai acuan agar setiap pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan lancer dan aman serta mempertimbangkan aspek keselamatan pada personel dan lingkungan. Salahsatu permasalahan pada proses reaksi bunsen yang perlu diteliti adalah pengetahuan,pemahaman serta pengimplementasian tentang sifat bahan yangdigunakan sebagaimana yang termuat dalamMSDS. Hipotesa untuk mengatasi permasalahanadalah dengan memahami danmengimplementasikan sifat bahan, keselamatan dankesehatan kerja di laboratorium dapat terjamin.Tabel 1.
 
Kategori Tanda Bahaya Pada MSDS
(4)
 
Skor ArtiBahaya terhadap kesehatan
4Bahan kimia yang dengan sangat sedikit paparan(exposure) dapat menyebabkan kematian atau sakit parah.3Bahan kimia yang dengan sedikit paparan dapatmenyebabkan sakit serius atau sakit parah.2Bahan kimia yang dengan paparan cukup intens atau berkelanjutan dapat menyebabkan kemungkinan sakit parah atau penyakit menahun.1Bahan kimia yang dengan terjadinya paparan dapatmenyebabkan iritasi atau sakit.0Bahan kimia yang akibat paparan termasuk dalamkondisi terbakar tidak mengakibatkan sakit atau bahayakesehatan.
Bahaya kemudahan terbakar
4Bahan kimia yang akan teruapkan dengan cepat atausempurna pada tekanan atmosfer dan temperatur kamar atau bahan kimia yang segera terdispersi di udara dan bahan kimia tersebut akan terbakar dengan cepat.3Bahan kimia berupa cairan atau padatan yang dapatmenyala pada semua temperatur kamar.2Bahan kimia yang harus dipanaskan atau dikondisikan pada temperatur tinggi tertentu sehingga dapat menyala.1Bahan kimia yang harus dipanaskan terlebih dahulusebelum nyala dapat terjadi.0 Bahan kimia yang tidak dapat terbakar.
Bahaya reaktivitas
4Bahan kimia yang secara sendirian memilikikemungkinan meledak atau terdekomposisi danmenimbulkan ledakan atau bereaksi pada tekanan dantemperatur normal.3Bahan kimia yang secara sendirian memilikikemungkinan meledak atau terdekomposisi danmenimbulkan ledakan atau bereaksi tetapi membutuhkan bahan inisiator atau harus dipanaskan pada kondisitertentu sebelum inisiasi atau bahan yang bereaksidengan air dan menimbulkan ledakan.2Bahan kimia yang segera menunjukkan perubahan kimiadrastis akibat kenaikan temperatur atau tekanan ataureaksi secara cepat dengan air dan mungkin membentuk campuran bahan peledak dengan air.1Bahan kimia yang secara sendirian stabil tetapi dapatmenjadi tidak stabil akibat kenaikan temperatur atautekanan.0Bahan kimia yang secara sendirian stabil kecuali padakondisi nyala api dan bahan tidak reaktif dengan air.
PEMBAHASAN
Adanya beberapa kecelakaan kerja dilaboratorium dilingkungan puspiptek, serponginilah yang mendasari kajian dengan topik ini dilakukan. Ledakan dilaboratorium yangmengakibatkan kebakaran terjadi karena kelalaian personal yang tidak mengindahkan sifat-sifat bahantersebut atau bahkan kurangnya pengkajianterhadap MSDS bahan yang digunakan untuk melakukan experimen. Dengan mengkaji lebihdalam mengenai MSDS, pemahaman karakter serta penanganan bahan tersebut akan lebih optimal. Halini agar kesehatan dan keselamatan kerjadilaboratorium lebih terjamin sehingga kecelakaan bisa diminimalkan.Pengelolaan bahan kimia yang diperlukan pada riset proses reaksi bunsen perlu diperhatikan,karena bahan-bahan tersebut tergolong dalam bahan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Bahanyang termasuk dalam kategori B3 perlu penangananyang lebih spesifik baik dalam penggunaan, perlakuan, penyimpanan maupun pengangkutannyaagar tidak menimbulkan cedera bagi pengguna.Oleh karena itu MSDS memagang penanan pentingdalam penanganan bahan dalam kategori B3tersebut. Dengan mengetahui sifat masing-masing

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->