Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
5Activity
×

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Sektor Perekonomian Indonesia

Analisis Sektor Perekonomian Indonesia

Ratings: (0)|Views: 2,876|Likes:
Published by M Mahdi Hanif
Analisis Peran Sektor Pertanian terhadap Perekonomian Indonesia (studi kasus : Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE) Indonesia)
Analisis Peran Sektor Pertanian terhadap Perekonomian Indonesia (studi kasus : Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE) Indonesia)

More info:

Published by: M Mahdi Hanif on Jan 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/31/2013

pdf

text

original

 
 
WORKING PAPER IN ECONOMICS
 
ANALISIS PERAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIANINDONESIA
(Studi Kasus : Sistem Neraca Sosial Ekonomi Indonesia)
Oleh :Mohammad Hanif
1)
 
Desember 2012
1) Penulis adalah mahasiswa Pascasarjana FE-UI Pandangan dalam paper ini merupakan pandangan penulis semata 
 
ABSTRAK
Paper ini bertujuan untuk melakukan analisis peran sektor pertanian terhadap perekonomianIndonesia. Ada empat hal yang menjadi tujuan penelitian ini yaitu (1) Menganalisis kontribusisektor pertanian terhadap perekonomian nasional dalam hal penciptaan nilai tambah (
added value 
), output sektor produksi (
production output)
, pendapatan rumah tangga (
household induced income 
), dan keterkaitan dengan sektor lainnya (
other linkage sector 
), (2) Menganalisiskontribusi sektor pertanian terhadap distribusi pendapatan rumah tangga, (3) Menganalisisdampak kebijakan pemerintah di sektor pertanian dalam meningkatkan nilai tambah, output,pendapatan rumah tangga, dan PDB Nasional, dan (4) Menganalisis Sub-sektor manakah darisektor pertanian yang memiliki peran strategis terhadap perekonomian nasional ke depan.Data yang digunakan berdasarkan publikasi terakhir Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE)Indonesia yang diterbitkan oleh Biro Pusat Statistik (BPS) dengan rincian matriks ukuran105x105. Data SNSE ini selanjutnya dimodifikasi dan disimplifikasi sesuai tujuan penelitian.Penulis menggunakan Angka Pengganda (
Accounting Multiplier 
) SNSE, Dekomposisi matriks,dan
Structural Path Analysis 
(SPA) untuk mengukur peran sektor pertanian terhadapperekonomian nasional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki kontribusi besar dalammenciptakan nilai tambah (
added value 
), kenaikan output sektor produksi, kenaikanpendapatan rumah tangga, dan mendorong pertumbuhan sektor lainnya dalam perekonomiannasional. Namun demikian, hasil sektor ini lebih banyak dinikmati oleh pengusaha dangolongan atas dibandingkan buruh tani. Berdasarkan analisis dekomposisi dan jalur strukturalsektor pertanian memiliki hubungan erat dengan sektor lainnya seperti sektor Industri makanan,minuman, dan tembakau; sektor Industri kimia, hasil dari tanah liat, semen; dan sektor Perdagangan. Injeksi kebijakan pemerintah pada sektor pertanian dan sektor lain yangberhubungan erat, menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah pada sektor pertanian khususnyapada sektor tanaman pangan memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan nilai tambah,output, pendapatan rumah tangga, dan PDB Nasional. Sedangkan kebijakan pemerintah padasektor yang berhubungan erat dengan sektor pertanian juga berkontribusi namun dengantingkat yang lebih rendah dibandingkan sektor pertanian. Hasil analisis menyeluruh,menunjukkan bahwa sektor pertanian tanaman pangan merupakan sub-sektor pertanian yangmemiliki potensi dan peran strategis terhadap perekonomian nasional ke depan.
Keywords : 
Sektor Pertanian, Struktur Perekonomian Indonesia, Added Value, Distribusi Pendapatan Rumah Tangga, Output Sektor Produksi, Product Domestic Bruto (PDB), Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE),Accounting multiplier, Matriks Dekomposisi, Structural Path Analysis (SPA).
 
ANALISIS PERAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA1
 
Studi Kasus : SNSE Indonesia
I. PENDAHULUANLatar Belakang
Undang-undang No. 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka PanjangNasional (RPJPN) 2005-2025 menyebutkan bahwa tujuan pembangunan jangka panjangtahun 2005
 –
2025 adalah mewujudkan bangsa yang maju, mandiri, dan adil sebagailandasan bagi tahap pembangunan berikutnya menuju masyarakat adil dan makmur dalamNegara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sebagai ukuran tercapainya Indonesia yang maju,mandiri, dan adil, pembangunan nasional dalam 20 tahun mendatang diarahkan padapencapaian sasaran-sasaran pokok yang antara lain adalah terwujudnya bangsa yangberdaya saing untuk mencapai masyarakat yang lebih makmur dan sejahtera. Salah satutolak ukur pencapaian sasaran tersebut yaitu dengan terbangunnya struktur perekonomianyang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah Indonesia. Sektor pertanian, dalam arti luas, dan pertambangan menjadi basis aktivitas ekonomi yang dikelolasecara efisien sehingga menghasilkan komoditi berkualitas, industri manufaktur yangberdaya saing global, motor penggerak perekonomian, serta jasa yang perannya meningkatdengan kualitas pelayanan lebih bermutu dan berdaya saing. Dengan demikian dapatdikatakan, bahwa pembangunan sektor pertanian tetap memegang peran yang strategisdalam Perekonomian Indonesia sehingga perlu untuk ditingkatkan. Adapun peran strategis sektor pertanian tersebut antara lain: a) sebagai penyediaan panganmasyarakat sehingga mampu berperan secara strategis dalam penciptaan ketahananpangan nasional yang sangat erat kaitannya dengan ketahanan sosial, stabilitas ekonomi,stabilitas politik, dan keamanan atau ketahanan nasional; b) sektor pertanian menghasilkanbahan baku untuk peningkatan sektor industri dan jasa; c) sektor pertanian dapatmenghasilkan atau menghemat devisa yang berasal dari ekspor atau produk subtitusi impor;d) sektor pertanian merupakan pasar yang potensial bagi produk-produk sektor industri; e)transfer surplus tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor industri merupakan salah satusumber pertumbuhan ekonomi; f) sektor pertanian mampu menyediakan modal bagipengembangan sektor-sektor lain; dan g) peran pertanian dalam penyediaan jasa-jasalingkungan (Daryanto, 2009).Statistik menunjukkan bahwa sektor pertanian pada triwulan ketiga tahun 2012 mencapaiRp.256,283.2 milliar, atau lebih tinggi dibandingkan kuartal ketiga tahun 2011 yang hanyamencapai Rp.245,812.2 milliar. Namun, dari sisi kontribusi terhadap PDB Nasional sektor initerus mengalami penurunan. Sedangkan dari hasil sensus Penduduk tahun 2010menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja di sektor ini mencapai 38,88 juta jiwa ataumenyerap kurang lebih 32.94% dari Angkatan kerja. Meskipun kontribusi sektor ini terhadapPDB Nasional menurun, akan tetapi daya serap terhadap angkatan kerja paling besar dansektor ini terus bertumbuh setiap tahunnya dan hingga kuartal III 2012 tumbuh sebesar 

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Farid Solo liked this
Dita Pratiwi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->