Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan pengenalan jamur

Laporan pengenalan jamur

Ratings: (0)|Views: 376 |Likes:
Published by Mongkey Runs

More info:

Published by: Mongkey Runs on Jan 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/14/2014

pdf

text

original

 
Laporan pengenalan jamur
I. PENDAHULUAN
 
1.1 Latar Belakang
 Budidaya tanaman merupakan suatu kegiatan pertanian yang dilakukan untuk memperoleh hasilpertanian yang maksimal. Namun dalam melakukan pembudidayaan kita tidak pernah luput dari yangnamanya penyakit. Penyakit yaitu suatu keadaan yang mana bagian-bagian tertentu dalam tumbuhansecara fisiologis tidak dapat melakukan aktifitas dengan baik.Jamur adalah suatu kelompok jasad hidup yang menyerupai tumbuhan tingkat tinggi, karenamempunyai dinding sel, tidak bergerak, berkembang biak dengan spora, tetapi tidak mempunyaiklorofil.Jamur tidak mempunyai batang, daun, dan akar serta tidak mempunyai sistem pembulu seperti padatumbuhan tingkat tinggi. Jamur umumnya berbentuk seperti benang, bersel banyak, dan semua dari jamur mempunyai potensi untuk tumbuh, karena tidak mempunyai klorofil yang berarti tidak dapatmemasak makanannya sendiri, maka jamur memanfaatkan sisa-sisa bahan organik dari makhluk hidupyang telah mati maupun yang masih hidup. Jamur yang hidup pada tanaman yang masih hidup disebutparasit, karena menyebabkan penyakit pada tanaman/pathogen (Pracaya, 2007).Jamur yang menjadi patogen pada tanaman, mengganggu proses-proses fisiologis pada tanaman yangmenjadi inangnya. Gangguan yang terus menerus merugikan aktifitas tanaman disebut penyakittanaman. Jamur merugikan tanaman dalam hal pengangkutan zat cair dan garam mineral, menggangguproses fotosintesis, serta mengganggu pengangkutan hasil-hasil proses fotosintesis. Jamur juga dapatmerusak akar, batang, daun, buah, dan bunga serta hasil tanaman di tempat penyimpanan (Pracaya,2007).
1.2 Tujuan dan kegunaan
 
 
Tujuan dari Praktikum Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman Modul III tentang Pengenalan PenyakitTanaman yang disebabkan oleh Jamur adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi gejala-gejalapenyakit, siklus hidup, dan pengendalian pada tumbuhan yang disebabkan oleh jamur.Kegunaan dari praktikum ini adalah agar praktikan dapat mengetahui dan mengidentifikasi klasifikasi,morfologi, dan pengendalian pada tumbuhan yang disebabkan oleh jamur.
II. TINJAUAN PUSTAKA
 
2.1
Colletotrichum capsici
2.1.1 Klasifikasi
Klasifikasi
Colletotrichum capsici
yang menyerang tanaman Cabai (
Capsicum annum
) yaituKingdom Fungi, Divisio Ascomycota, Kelas Sodariomycetes, Ordo Phyllachorales, FamiliPhyllachoraceae, Genus
Colletotrichum
, Spesies
Colletotrichum capsici
(Irzayanti, 2009).
2.1.2 Ciri mofologi
 Jamur
Colletotrichum capsici
ini mempunyai ciri morfologi yang struktur tubuhnya sangat kecildan hidupnya sebagai parasit obligat
 
merupakan sifat jamur yang hanya dapat hidup pada inangnyasaja, serta mempunyai habitat yang sangat luas penyebarannya sampai keseluruh bagian tumbuhan(Roma, 2009).
2.1.3 Gejala serangan
 Jamur
Colletotrichum capsici
mula-mula membentuk bercak cokelat kehitaman, yang lalumeluas menjadi busuk lunak. Pada tengah bercak terdapat kumpulan titik-titik hitam yang terdiri darikelompok seta dan konidium jamur. Serangan yang berat dapat menyebabkan seluruh buah mongering
 
dan mengerut (keriput). Buah yang seharusnya berwarna merah menjadi berwarna seperti jerami.Gejala seranganya awal berupa bercak coklat kehitaman pada permukaan buah, kemudian menjadibusuk lunak (Irzayanti, 2008).
2.2
 Phytophthora palmivora
 
2.2.1 Klasifikasi
Phytophthora palmivora
yang menyerang tanaman kakao (
Theobroma cacao
)mempunyai klasifikasi yaitu Kingdom Stramenophiles, Kelas Oomycetes, Ordo Peronosporales, FamiliPythiaceae, Genus Phytophthora, Spesies
Phytophthora palmivora
(Pracaya, 2007).
2.2.2 Morfologi
 
Phytophthora palmivora
yang menyerang Buah Kakao (
Theobroma cacao
) ini mempunyaiukuran tubuh yang sangat kecil dan berwarna kelabu kehitaman pada buah kakao (
Theobroma cacao
)yang terserang penyakit jamur tersebut, serta memiliki kisaran inang yang luas dapat menyerang 138spesies tumbuhan yang termasuk ke dalam bermacam-macam family,
Phytophthora palmivora
merupakan marga yang memiliki sporangium yang jelas berbentuk seperti buah jeruk nipis dengantonjolan di ujungnya. Sporangium ini tidak tahan kering, jika ada air maka sporangium ini akanmelepaskan zoospora-nya. Zoospora berenang-renang kemudian membentuk kista pada permukaantanaman dan akhirnya berkecambah dengan menghasilkan hifa yang pipih yang masuk ke dalam jaringan inang. Pada perkecambahan secara tidak langsung diferensiasi zoospora terjadi di dalamsporangium (Anaf, 2009).
2.2.3 Gejala serangan
 Buah Kakao (
Theobroma cacao
) yang terserang tampak berbercak coklat kehitaman, dari ujungatau pangkal buah. Infeksi (
Phytophthora palmivora
) pada buah menunjukkan gejala bercak berwarnakelabu kehitaman. Biasanya bercak tersebut terdapat pada ujung buah. Bercak mengandung air yangkemudian berkembang sehingga menunjukkan warna hitam. Bagian buah menjadi busuk dan biji punturut membusuk. Kerusakan oleh
Phytophthora palmivora
dapat bervariasi mulai ringan, sedang

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Wahyu Widiyanto liked this
Heti Sartika liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->