Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Materi Enzim

Materi Enzim

Ratings: (0)|Views: 147 |Likes:
Published by Agung Jaya
Biokimia
Biokimia

More info:

Published by: Agung Jaya on Jan 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/22/2013

pdf

text

original

 
KONSEP ENZIM DAN KOENZIMA.Pendahuluan
Reaksi atau proses kimia yang berlangsung baik didalam tubuh kita untukmemperoleh energy dimungkinkan karena adanya katalis yang disebut enzim.Pengetahuan tentang katalis dirilis oleh Berzelius pada tahun 1837. Iamengusulkan nama “katalis” untuk zat-zat yang dapat mempercepat reaksitetapi zat itu sendiri tidak ikut bereaksi.Contoh proses reaksi dengan pertolongan enzim dikenal sejak dulu: pembuatananggur dengan cara fermentasi atau peragian dan pembuatan asam cukatermasuk proses kimia berdasarkan aktivitas enzim.Enzim dikenal untuk pertama kalinya sebagai protein oleh summer tahun 1926yang telah berhasil mengisolasi urease. Urease adalah enzim yang dapatmenguraikan urea menjadi CO2 dan NH3. Tahun kemudian, Northrop dan Kunitzdapat mengisolasi pepsin, tripsin, kimotripsin. Dengan demikian emzim ialahsuatu proteinEnzim mempunyai gugus protein dan bukan protein jadi termasuk golonganprotein majemuk. Enzim semacm ini (holoenzim) terdiri atas protein (apoenzim)dan suatu gugus bukan protein.Sebagai contoh: enzim katalase terdiri atas protein dan ferriprotorfirin. Ada jugaenzim yang terdiri atas protein dan logam, misalnya askorbat oksidase adalahprotein yang mengikat tembaga.Gugus bukan protein yang disebut kofaktor ada yang terikat kuat dengan proteindisebut gugus prostetik dan yang tidak begitu kuat ikatanya, yang dapatdipisahkan dengan dialysis disebut koenzim.Baik prostetik maupun koenzim merupakan bagian dari enzim yangmemungkinkan enzim bekerja terhadap substrat yaitu zat-zat yang diubah ataudireaksikan oleh enzim.
B.Pengertian enzim
Enzim merupakan biokatalis (katalisator yang disintesis oleh organismehidup), yang mengkatalis reaksi-reaksi kimiawi dalam tubuh makhlukhidup.
Enzim tidak hanya bekerja dalam tubuh, tapi juga bisa bekerja dalamtabung reaksi , asal kondisinya sesuai dnegan dalam tubuh.. Didalamtubuh, enzim berfungsi mengkatalis reaksi-reaksi perubahan makananmenjadi bentuk yang dapat dimanfaatkan oleh tubuh, baik sebagaienergi maupun unsur pembentuk tubuh.
Kekurangan enzim dapat menimbulkan penyakit tertentu.
C.Tiga sifat utama enzim
1.Kemampuan katalitiknya2.Spesifitasnya
 
3.Kemampuan untuk diatur (regulasi)
D.Bagian-bagian enzim
Seperti halnya protein lain, enzim memiliki BM antara 12.000 – 1 juta kd
Beberapa enzim tidak membutuhkan molekul kimiawi lain untuk aktifitasnya,beberapa membutuhkan kofaktor/koenzim
Kofaktor adalah ion-ion inorganik yang dibutuhkan enzim untuk melakukanfungsinya
Koenzim dalah molekul organic (komplek) yang dibutuhkan enzim untukmelakukan fungsinya
Koenzim dan kofaktor yang terikat sangat kuat bahkan terikat dengan ikatankovalen dengan enzim disebut gugus prostetik
Enzim aktif lengkap dengan semua komponennya disebut holoenzim
Bagian yang terdiri dari protein saja pada suatu enzim disebutapoenzim/apoprotein
Fungsi koenzim adalah sebagai karier sementara dari gugus fungsional yangberperan dalam reaksi ensimatis tersebut
E.Tata nama dan kekhasan enzim
Secara umum nama enzim disesuaikan dengan substratnya, denganpenambahan “ase” dibelakangnya substrat. Substrat adalah senyawa yangbereaksi dengan bantuan enzim.Contoh: enzim menguraikan urea dinamakan urease. Kelompok yangmempunyai fungsi sejenis diberi nama sesuai fungsinya, missal hidrolase adalahkelompok enzim yang mempunyai fungsi sebagai katalis dalam reaksi hidrolisis.Suatu enzim bekerja secara khas terhadap substrat tertentu. Kekhasan inilahyang merupakan cirri dari suatu enzim. Ini sangat berbeda dengan katalis lain(bukan enzim) yang dapat bekerja terhadap berbagai macam reaksi. Contohenzim urease hanya bekerja pada ure sebagai substratnya. Ada juga enzim yangbekerja terhadap lebih dari satu substrat namun enzim tersebut tetapmempunyai kekhasan tertentu, misalnya: enzim esterase dapat menghidrolisisbeberapa ester asam lemak, tetapi tidak dapat menghidrolisis substrat lain yangbukan ester.Suatu contoh tentang kekhasan ini misalnya enzim arginase bekerja terhadap L-arginin dan tidak terhadap D-arginin.Suatu enzim mempunyai kekhasan yang nisbi, apabila ia dapat bekerja terhadapbeberapa sustrat, misalnya esterase dan D-asam amino oksidase yang dapatbekerja D-asam amino dan L-asam amino tetapi beda kecepatanya. Karenakekhasan inilah, maka enzim dapat digunakan sebagai memisahkan komponenD dari L pada campuran rasemik.Kekhasan terhadap suatu reaksi disebut kekhasan reaksi. Suatu asam aminotertentu sebagai substrat dapat mengalami berbagai reaksi dengan berbagaienzim.
Contoh hal 143 Jadi kekhasan reaksi bukan disebabkan olej koenzim tetapi oleh
 
apoenzimF.Fungsi dan cara kerja enzim
Fungsi suatu enzim adalah sebagai katalis untuk proses biokimia yang terjadidalam sel maupun di luar sel. Suatu enzim dapat mempercepat 10
8
sampai 10
11
kali lebih cepat daripada apabila reaksi tersebut dilakukan tanpa katalis. Jadienzim dapat:
Berfungsi sebagai katalis yang sangat efisien
Mempunyai derajat kekhasan yang tinggi
Dapat menurunkan energy aktivasi suatu reaksi kimiaReaksi kimia ada yang membutuhkan energy (endergonik), meghasilkanenergy dan mengeluarkan energy (ekssergonik), misalnya: gambar 6-2:diagram energy reaksi kimia tanpa katalis dan dengan katalis.
Kompleks enzim-Substrat
Enzim mempunyai kekhasan yang hanya bekerja pada satu reaksi saja. Untukdapat bekerja terhadap suatu zat atau substrat harus ada hubungan atau kontakantara enzim dengan substrat. Suatu enzim mempunyai ukuran lebih besardaripada substratnya. Oleh karena itu tidak seluruh bagian enzim dapatberhubungan dengan subtratnya. Hubungan antara substat dengan enzim hanyaterjadi pada bagian atau tempat tertentu saja dinamakan bagian aktif (
activesite
)Hubungan hanya mungkin terjadi apabila bagian aktif mempunyai ruang yangtepat dapat menampung substrat. Apabila substrat mempunyai bentuk yangkonformasi lain, maka tidak dapat ditampung pada bagian aktif suatu enzim,maka enzim tidak dapat berfungsi terhadap substrat.
Ini penjelasan mengapaenzim mempunyai kekhasan terhadap sunstrat tertentu.Persamaan Michaelis-Menten
Pada konsentrasi tinggi, kecepatan reaksi tidak dipengaruhi lagi olehpertambahan konsentrasi. Ini menunjukkan bahwa enzim seolah-olah “jenuh”dengan substrat, artinya tidak dapat lagi menampung substrat. Michaelis danMenten berkesimpulan bahwa kecepatan reaksi tergantung pada konsentrasikompleks enzim-substrat (ES), sebab apabila tergantung pada konsentasisubstrat (S), maka penambahan konsentrasi substrat akan menghasilkanpertambahan kecepatan reaksi (bila gigambarkan menjadi garis lurus)Contoh: pada percobaan hidrolisis sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa olehenzim, ternyata pada konsentrasi sukrosa rendah, kecepatan reaksi tergantungpada konsentrasi sukrosa. Namun pada konsentrasi tinggi, kecepatan reaksinyatidak tergantung pada pada konsentrasi sukrosa.
G.Karakteristik sisi aktif enzim
Merupakan bagian kecil dari enzim (mengapa enzim harus memiliki ukuranbesar?
Sisi aktif merupakan suatu cekukan yang bersifat 3 dimensi yangmemberikan lingkungan mikro yang sesuai untuk terjadinya suatu reaksikimia

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->