Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Keanekaragaman Makhluk hidup

Keanekaragaman Makhluk hidup

Ratings: (0)|Views: 106 |Likes:
Published by Ariez

More info:

Published by: Ariez on Jan 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2013

pdf

text

original

 
Keanekaragaman Makhluk Hidup
 A. Pengklasifikasian Makhluk HidupMakhluk hidup di dunia ini sangat beragam. Hal ini mendorong para ahli mencari cara untuk mempelajarinya,yaitu dengan menggunakan suatu sistem tertentu yang disebut klasifikasi.Ilmu tentang pengelompokkan makhluk hidup ini disebut taksonomi. Dasar pengelompokkan makhluk hidup iniadalah adanya persamaan dan perbedaan ciri-ciri morfologi, anatomi, fisiologi, tingkah laku, dan lain-lain.1.
 
Tata Nama Makhluk HidupKlasifikasi dilakukan berdasarkan kesamaan morfologi, anatomi, fisiologi, dan cara perkembangbiakannya.Dengan klasifikasi akan terbentuk kelompok-kelompok makhluk hidup yang disebut takson. Setelahdiklasifikasikan, suatu makhluk hidup diberi nama berdasarkan kelompok yang dimilikinya. Sistem tata namayang dipakai saat ini adalah sistem tata nama biner yang disebut binomial nomenclature yang diperkenalkanoleh Carolus Linnaeus yang dijuluki Bapak Taksonomi.Pemberian nama ilmiah makhluk hidup menggunakan bahasa Latin, dan terdiri dari dua kata yangmenunjukkan nama genus dan spesies. Huruf pertama pada kata pertama ditulis kapital atau huruf besar, danpada kata kedua ditulis dengan huruf kecil. Kedua kata ini ditulis mir ing. Contohnya:
Oryza sativa 
(padi)dan
Gnetum gnemon 
(melinjo).Jika nama makhluk hidup lebih dari dua kata, maka kata kedua harus disatukan atau diberi tanda penghubungdan ditulis miring. Contohnya, kembang sepatu bisa ditulis Hibiscus rosasinensis atau Hibiscus rosa-sinensis.Berdasarkan taksonomi yang dikembangkan Linnaeus, dunia tumbuhan dan hewan dibagi menjadi beberapatakson, yaitu kingdom ( k erajaan), filum (keluarga besar), class (kelas), ordo (bangsa), family (suku), genus(marga), dan spesies (jenis). Urutan dari kingdom ke spesies berdasarkan persamaan ciri-ciri yang palingumum, kemudian makin ke bawah persamaan ciri-ciri makin khusus dan perbedaan makin kecil.1.
 
Klasifikasi Makhluk HidupPada 1969, ilmuwan Biologi R. H. Whittaker, membagi makhluk hidup menjadi lima kingdom, yaitu kingdommonera, protista, fungi, plantae, dan ani malia. Sistem ini banyak digunakan para ilmuwan biologi. Pembagianlima kingdom ini didasarkan pada susunan sel dan cara hidup dalam pemenuhan kebutuhan makanan.Klasifikasi tersebut adalah sebagai berikut.1.
 
Monera
 
Ciri-ciri monera a dalah uniseluler (bersel tunggal), sel prokariotik (tidak memiliki membran inti), dan memilikireproduksi secara aseksual.1) BakteriBakteri memiliki sel uniseluler dan prokariotik. Umumnya tidak memiliki klorofil, namun ada yang memilikiklorofil sehingga dapat mela-kukan fotosintesis. Ukuran bakteri sangat kecil, hanya beberapa mikron.a) Berdasarkan bentuknya, bakteri dibagi menjadi tiga macam, yaitu: (1) Kokus (bulat) Contoh:Staphylococcus aureus (penyebab radang paru-paru).(2) Basil (batang) Contoh: Bacillus anthracis (penyebabantraks) (3) Spiral (berbengkok-bengkok) Contoh: Treponema pallidum (penyebab sifilis)b) Jenis bakteri berdasarkan kebutuhan oksigen, antara lain: (1) Bakteri aerob adalah bakteri yangmembutuhkan oksigen untuk hidup, contohnya Nitrosomonas. (2) Bakt eri anaerob adalah bakteri yang tidak membutuhkan oksigen untuk hidup, contohnya Clostridium tetani. c) Jenis bakteri berdasarkan caramendapatkan makanan, antara lain: (1) Bakt eri heterotrof, makanan diperoleh dari organisme lain. (2)Bakteri saprofit, makanan diperoleh dari sisa-sisa organisme lain. Contoh: Escherichia. (3) Bakteri parasit,makanan diperoleh dari organisme yang ditumpanginya. Biasanya bakteri merugikan. Contoh: Mycobacteriumtuberculosis.(4) Bakteri autotrof, makanan diperoleh dengan membuat sendiri.(5) Bakteri fotoautotrof, bakteridalam membuat makanannya dengan bantuan energi cahaya matahari. Contoh: bakteri hijau-biru. (6) Bakterikemoautotrof, bakteri dalam membuat makanannya menggunakan energi kimia. Contoh: bakteri hidrogen.2) Ganggang hijau biru (Cyanobacteria)Cyanobacteria ti dak semuanya bersel satu (uniseluler). Cyanobacteria memiliki klorofil sehingga mampuberfotosintesis dan menghasilkan oksigen. Tempat hidup Cyanobacteria di danau, laut, sungai, rawa, batu,tanah, di air dengan suhu yang tinggi, maupun di air dengan tingkat keasaman tinggi (pH = 4). Contohnya,Spirulina (dapat digunakan sebagai sumber makanan yang kaya protein).b. Protista C iri-ciri protista a dalah eukariotik (mempunyai membraninti), uniseluler atau multiseluler (bersel banyak), dan autotrof atau heterotrof.1) Protista yang memliki ciri-ciri seperti hewan (Protozoa) Berikut ini yang termasuk protista yang memilikiciri seperti hewan (protozoa). Cermatilah. a) Rhizopoda Rhizopoda bergerak dan menangkapi makananmenggunakan kaki semu atau pseupodia. Rhizopoda hidup di laut, air tawar, tubuh he wan, atau manusia.Contoh: Entamoeba histolityca (penyebab disentri).b) Flagellata Flagellata bergerak menggunakan flagel atau bulu cambuk, hidup di laut, air tawar, tubuh hewan,atau manusia. Contoh: Trypanosoma evansi (penyebab penyakit surra pada hewan ternak).
 
c) Cilliata Cilliata hidup bebas di air tawar atau laut, bergerak menggunakan rambut getar silia. Contoh:Paramecium caudatum.d) Sporozoa Spor ozoa tidak memiliki alat gerak, dan semua jenis sporozoa hidup sebagai parasit. Contoh:Plasmodium (penyebab malaria).2) Protista yang memiliki ciri-ciri seperti tumbuhan (ganggang/ algae)Berikut ini adalah yang termasuk protista yang memiliki ciri-ciri seper ti tumbuhan (ganggang/algae).a) Euglenophyta Cirinya adalah uniseluler, tidak memiliki dinding sel, mempunyai klorofil sehingga mampuberfotosintesis, dan memiliki flagel. Contoh: Euglena.b) Pyrophyta S ebagian besar Pyrophyta adalah Dinoflagellata, hidup di air laut, tapi ada juga yang hidup di airtawar, uniseluler, memiliki dinding sel, dan mampu bergerak secara aktif. Contoh: Ceratium.3) Protista yang memiliki ciri-ciri seperti jamur (fungi)Berikut ini yang termasuk protista yang memiliki ciri-ciri seperti jamur (fungi).a) Myxomycota (jamur lendir) Dalam siklus hidupnya, Myxomycota menghasilkan sel-sel yanghidup bebas yang berbentuk seperti amoeboid. Bila kekurangan makanan, sel-sel bebas ini membentuk massayang berlendir. Selain itu, dapat pula membentuk spora bila keadaan kering. Contoh: Physarium.b) Oomycota (jamur air) Oomycota hidup bebas, makanan diperolehnya dari sisa-sisa tumbuhan di danau ataukolam, dan reproduksi secara seksual dan aseksual. Secara seksual menghasilkan hifa. Sedangkan, secaraaseksual menghasilkan zoospora, yaitu spora yang mempunyai dua flagel yang da pat tumbuh menjadi hifabaru. Contoh: Saprolegnia (menempel pada tubuh ikan sebagai parasit).c. Fungi Cir i-cirinya adalah eukariot, memiliki dinding sel, tidak memilikiklorofi l, uniseluler atau multiseluler, hidup heterotrof (saprofit, parasit, dan mutual).Fungi hidup di tempat-tempat lembap, air laut, air tawar, di tempat yang asam dan bersimbiosis denganganggang membentuk lumut kerak (l ichenes). Reproduksi secara aseksual menghasilkan spora, kuncup, danfragmentasi. Sedangkan, secara seksual dengan zigospora, askospora, dan basidiospora. Berikut ini yangtermasuk ke dalam fungi.1) Zigomycota Ciri-cirinya adalah:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->