Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TANGGUNG JAWAB PIDANA KORPORASI Dalam RUU KUHP

TANGGUNG JAWAB PIDANA KORPORASI Dalam RUU KUHP

Ratings: (0)|Views: 545|Likes:
Adanya korporasi yang melakukan kejahatan sekarang ini bukanlah hal yang langka1,
media massa seringkali memberitakan tentang tindak pidana yang dilakukan oleh
Korporasi baik di luar maupun di dalam negeri. Kejahatan yang dilakukan oleh Korporasi
ini ternyata tidak hanya terjadi pada masa-masa sekarang saja, tetapi sudah berlangsung
sejak lama. Hal ini dapat dilihat dari munculnya berbagai teori pertanggungjawaban
pidana Korporasi yang dilahirkan dalam rangka menghentikan atau menghukum
Korporasi yang melakukan tindak pidana, seperti teori identification doctrine,
aggregation doctrine yang lahir jauh pada awal abad ke-20. Selain itu, di Indonesia
sendiri, berbagai undang-undang yang mengatur korporasi juga telah lama ada, seperti
Undang-undang Lingkungan Hidup, Undang-undang Perpajakan, dll.
Adanya korporasi yang melakukan kejahatan sekarang ini bukanlah hal yang langka1,
media massa seringkali memberitakan tentang tindak pidana yang dilakukan oleh
Korporasi baik di luar maupun di dalam negeri. Kejahatan yang dilakukan oleh Korporasi
ini ternyata tidak hanya terjadi pada masa-masa sekarang saja, tetapi sudah berlangsung
sejak lama. Hal ini dapat dilihat dari munculnya berbagai teori pertanggungjawaban
pidana Korporasi yang dilahirkan dalam rangka menghentikan atau menghukum
Korporasi yang melakukan tindak pidana, seperti teori identification doctrine,
aggregation doctrine yang lahir jauh pada awal abad ke-20. Selain itu, di Indonesia
sendiri, berbagai undang-undang yang mengatur korporasi juga telah lama ada, seperti
Undang-undang Lingkungan Hidup, Undang-undang Perpajakan, dll.

More info:

Categories:Business/Law
Published by: Akhmad Fikri Yahmani on Jan 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/07/2013

pdf

text

original

 
Position Paper Advokasi RUU KUHP Seri # 6
TANGGUNG JAWABPIDANA KORPORASI
Dalam RUU KUHP
ELSAM 2005
 
Tanggung Jawab Pidana Korporasi Dalam RUU KUHP #6Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat, ELSAM1
Tanggung Jawab Pidana Korporasi Dalam RUU KUHP
Position Paper Advokasi RUU KUHP Seri # 6
Penulis
A.H. Semendawai
Tim kerja
A.H. SemendawaiBetty YolandaFajrimei A. GofarIfdhal KasimSyahrial M. WiryawanSupriyadi Widodo EddyonoWahyu WagimanZainal Abidin
Cetakan Pertama
 September 2005
Semua penerbitan ELSAM didedikasikan kepada para korban pelanggaran hak asasi manusia, selain sebagai bagian dari usaha pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.Buku ini diterbitkan dengan bantuan dana dari 
The Asia Foundation 
dan
USAID 
.Isi buku ini menjadi tanggung jawab dari ELSAM.
Penerbit
ELSAM - Lembaga Studi dan Advokasi MasyarakatJln. Siaga II No. 31, Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta 12510Telp : (021) 797 2662; 7919 2519; 7919 2564; Facs : (021) 7919 2519E-mail : elsam@nusa.or.od, advokasi@nusa.net.id; Web-site : www.elsam.or.id
 
Tanggung Jawab Pidana Korporasi Dalam RUU KUHP #6Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat, ELSAM2
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Pentingnya Pertanggungjawaban Pidana Korporasi
Adanya korporasi yang melakukan kejahatan sekarang ini bukanlah hal yang langka
1
,media massa seringkali memberitakan tentang tindak pidana yang dilakukan olehKorporasi baik di luar maupun di dalam negeri. Kejahatan yang dilakukan oleh Korporasiini ternyata tidak hanya terjadi pada masa-masa sekarang saja, tetapi sudah berlangsungsejak lama. Hal ini dapat dilihat dari munculnya berbagai teori pertanggungjawabanpidana Korporasi yang dilahirkan dalam rangka menghentikan atau menghukumKorporasi yang melakukan tindak pidana, seperti teori
identification doctrine,aggregation doctrine
yang lahir jauh pada awal abad ke-20. Selain itu, di Indonesiasendiri, berbagai undang-undang yang mengatur korporasi juga telah lama ada, sepertiUndang-undang Lingkungan Hidup, Undang-undang Perpajakan, dll.Namun, keberadaan berbagai teori dan peraturan perundang-undangan tersebut belummampu memberikan kepuasaan bagi pencari keadilan. Korporasi sebagai
non state actor 
 pun telah menikmati
impunity
, yaitu kekebalan hukum atas berbagai kejahatan yangmereka lakukan sehingga meskipun mereka melakukan kejahatan, dan tidak ada usahauntuk memprosesnya secara hukum dengan maksimal. Sebagai contoh, dalam kasuskejahatan di bidang lingkungan hidup. Merupakan hal yang lazim terjadi di Indonesiaapabila terjadi pencemaran lingkungan hidup yang diduga kuat ditimbulkan oleh berbagaikinerja Korporasi, pihak kepolisian tidak segera melakukan tindakan pengusutan.Biasanya yang akan berteriak keras atas pencemaran tersebut adalah korban atauorganisasi masyarakat yang memberi perhatian khusus terhadap lingkungan hidup.Dengan tidak adanya tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, maka pihak korbanatau masyarakat kemudian melakukan upaya hukum atas tindakan yang dilakukan olehKorporasi dengan mengajukan gugatan
class action
atau
legal standing
, namun upayahukum tersebut hanya terbatas pada gugatan secara perdata. Padahal, jika tuntutan pidanadi lakukan maka akan mempunyai kelebihan dibanding penyelesaian dalam prosesperdata, yakni:
Pertama
pertanggungjawaban pidana mempunyai prosedur perlindunganyang lebih kuat.
Kedua
, hukum pidana ditegakkan oleh aparat penegak hukum yang lebihmemiliki kekuatan dan
resources
dibandingkan dengan penggugat (perdata).
Ketiga
,hukuman pidana memberikan stigma dan pencelaan kepada pelaku.
Keempat 
, hukum
1
Berbagai kejahatan yang dicatat sering dilakukan oleh Korporasi, antara lain: kejahatan di bidangperpajakan, perusakan lingkungan hidup, pengambil-alihan hak orang lain secara paksa dan sewenang-wenang, hak atas kekayaan intelektual,
trafficking,
kecelakaan, dll.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->