terhadap siapapoen joega. Tjoerahkanlah segala tenaga dan fikiran dalam melaksanakan order harian ini, agar soepaja keselamatan Noesa dan Bangsa dapat benar-benar terdjamin. (5)Moedah-moedahan Tuhan tetap melindoengi dan memberkati perjoeangan kita jang soetji danmoelia ini. Amien !Upaya rekonsiliasi itu menunjukkan sikap kenegarawanan beliau yang patut kita suriteladani kiniditengah ketidakpastian yang terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai NegaraHukum akibat misalnya kegalauan pasca amandemen UUD 1945 [1999, 2000, 2001, 2002]sebagaimana dapat kita cermati antara lain dari munculnya Deklarasi Komite NasionalPenyelamat Pancasila dan UUD 1945 di Pelataran Tugu Proklamasi pada hari Saptu 11 Nopember 2006.Ketokohan beliau dapat dirunut antara lain dari Penetapan Presiden RI Panglima Tertinggi 5 Mei1947 tentang Pembentoekan Panitya oentoek mempersatoekan Tentara Rakyat Indonesia danLasjkar dalam satoe organisasi Tentara, Ketoea (Soekarno), Wakil Ketoea I (Wakil PresidenMoh. Hatta), Wakil Ketoea II (Menteri Pertahanan Amir Sjarifoeddin), Wakil Ketoea III(Panglima Besar Soedirman), Anggota (Kepala Staf Oemoem Markas Besar Tentara, Direktoer Djenderal Angkatan Darat, Panglima Angkatan Laoet, Direktoer Djenderal Angkatan Laoet),selanjutnya Penetapan Presiden RI, Panglima Tertinggi Angkatan Perang 3 Juni 1947 tentangPendirian Tentara Nasional Indonesia dengan Pucuk Pimpinan TNI, Ketua (Panglima Besar Angkatan Perang, Letnan Djenderal Soedirman), Anggota (Letnan Djenderal OeripSoemohardjo, Laksamana Moeda Nazir, Komodor Moeda S. Soeriadarma, Soetomo, Ir Sakirmandan Djoko Soejono).Pada tanggal 19 Desember 1948 pagi saat Aksi (Agresi) Militer Belanda diawali, bertempat diIstana Negara Jogjakarta, Panglima Besar Soedirman bertanya kepada Soekarno “Apakah ada pesan untuk TNI ?” dan dijawab “Belanda janganlah dihadapi secara frontal, tetapi harusdihadapi secara perang gerilya, perang rakyat. Jangan hadapi tentara Belanda di dalam kotakarena akan membawa korban rakyat banyak. Tetapi bawalah tentara Belanda ke desa-desa, kehutan-hutan, gunung-gunung, dan tentara Belanda sudah menjadi kelompok-kelompok kecil,seranglah dengan secara perang gerilya. Lakukan ini siang maupun malam, kita Insya Allah akanmenang, karena kita di pihak yang benar, dan Tuhan akan selalu menolong dan melindungi kitasemua. Tunjukkan kepada dunia luar bahwa Republik Indonesia masih tetap ada, bahwa TNI
Leave a Comment
teman-teman baca juga kisah mengenai pertempuran tiga hari yg nyaris membuat musnah tentar sekutu di link berikut: http://forget-hiro.blogspot.com/2010/... Tentang tewasnya jenderal Mallaby itu ternyata yang membunuh orang madura, silahkan kunjugi link berikut: http://forget-hiro.blogspot.com/2010/...