Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
destilasi

destilasi

Ratings: (0)|Views: 70 |Likes:
Published by Januar Sasmitra

More info:

Published by: Januar Sasmitra on Jan 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2013

pdf

text

original

 
destilasi
 
Oktober 25, 2011DestilasiDestilasi adalah suatu proses pemurnian yang didahului dengan penguapan senyawa cair dengancara memanaskannya, kemudian mengembunkan uap yang terbentuk. Prinsip dasar dari destilasiadalah perbedaan titik didih dari zat-zat cair dalam campuran zat cair tersebut sehingga zat(senyawa) yang memiliki titik didih terendah akan menguap lebih dahulu, kemudian apabiladidinginkan akan mengembun dan menetes sebagai zat murni (destilat). Macam-macam destilasiantara lain sbb:a. Destilasi sederhanaDestilasi sederhana adalah salah satu cara pemurnian zat cair yang tercemar oleh zat padat/zatcair lain dengan perbedaan titik didih cukup besar, sehingga zat pencemar/pengotor akantertinggal sebagai residu. Destilasi ini digunakan untuk memisahkan campuran cair-cair,misalnya air-alkohol, air-aseton, dll. Alat yang digunakan dalam proses destilasi ini antara lain,labu destilasi, penangas, termometer, pendingin/kondensor leibig, konektor/klem, statif, adaptor,penampung, pembakar, kaki tiga dan kasa.Cara melakukan destilasi sederhana:- Lihat pada handbook titik didih zat sampel yang anda peroleh.- Susun/set alat destilasi.- Masukan zat sampel pada labu destilasi (isi zat dalam labu paling banyak 2/3 bagian labu) lalumasukan batu didih. Isi kaleng penangas dengan zat penangas yang disesuaikan dengan titik didih sampel, juga masukan batu didih pada penangas tersebut. Alirkan air pendingin. Panaskanpenangas mula-mula dengan api kecil. Amati termometer, apabila ada cairan yang keluarsebelum mencapai titik didihnya, pisahkan cairan tersebut, sedangkan apabila termometermenunjukan titik didih sampel tahan supaya suhu tersebut konstan dan tampung destilat yangdihasilkan. Hentikan destilasi pada saat sampel hampir habis (jangan sampai kering) jika titik didih zat sampel lebih besar dari titik didih zat pencemar. Sedangkan jika titik didih zat sampellebih kecil dari titik didih zat pencemar, maka destilasi dihentikan pada saat suhu melebihi titik didihnya sebesar ± 50C. Pindahkan penangas. Tentukan indeks bias zat yang diperoleh danbandingkan dengan harga dari handbook.Gambar set alat destilasi sederhana:b. Destilasi bertingkat/fraksinasiDestilasi bertingkat adalah proses pemisahan destilasi ke dalam bagian-bagian dengan titik didihmakin lama makin tinggi yang selanjutnya pemisahan bagian-bagian ini dimaksudkan untuk destilasi ulang. Destilasi bertingkat merupakan proses pemurnian zat/senyawa cair dimana zatpencampurnya berupa senyawa cair yang titik didihnya rendah dan tidak berbeda jauh dengantitik didih senyawa yang akan dimurnikan. Dengan perkataan lain, destilasi ini bertujuan untuk memisahkan senyawa-senyawa dari suatu campuran yang komponen-komponennya memilikiperbedaan titik didih relatif kecil. Destilasi ini digunakan untuk memisahkan campuran aseton-metanol, karbon tetra klorida-toluen, dll. Pada proses destilasi bertingkat digunakan kolomfraksinasi yang dipasang pada labu destilasi. Tujuan dari penggunaan kolom ini adalah untuk memisahkan uap campuran senyawa cair yang titik didihnya hampir sama/tidak begitu berbeda.Sebab dengan adanya penghalang dalam kolom fraksinasi menyebabkan uap yang titik didihnya
 
sama akan sama-sama menguap atau senyawa yang titik didihnya rendah akan naik terus hinggaakhirnya mengembun dan turun sebagai destilat, sedangkan senyawa yang titik didihnya lebihtinggi, jika belum mencapai harga titik didihnya maka senyawa tersebut akan menetes kembalike dalam labu destilasi, yang akhirnya jika pemanasan dilanjutkan terus akan mencapai hargatitik didihnya. Senyawa tersebut akan menguap, mengembun dan turun/menetes sebagai destilat.Cara melakukan destilasi bertingkat:Susun/set alat destilasi bertingkat. Masukan zat sampel dan batu didih ke dalam labu dasar bulat.Setelah siap panaskan labu dengan melalui penangas sampai campuran mendidih. Aturpemanasan sehingga destilat yang keluar mendekati 2 mL (60 tetes) per menit. Pasang pada labudasar bulat 250 mL kolom fraksinasi Vigreux atau kolom lain yang sesuai. Tutup ujung ataskolom dengan termometer sedemikian rupa sehingga ujung termometer berada 5-10 mm dibawah pipa pengalir pada kolom fraksinasi. Hubungkan pipa pengalir pada kolom denganpendingin (panjangnya 60-70 cm) dan pasang seperti untuk melakukan destilasi sederhana.Siapkan 5 labu erlenmeyer yang bersih dan kering untuk menampung destilat. Gambar set alatdestilasi bertingkat:c. Destilasi uapUntuk memurnikan zat/senyawa cair yang tidak larut dalam air, dan titik didihnya cukup tinggi,sedangkan sebelum zat cair tersebut mencapai titik didihnya, zat cair sudah terurai, teroksidasiatau mengalami reaksi pengubahan (rearranagement), maka zat cair tersebut tidak dapatdimurnikan secara destilasi sederhana atau destilasi bertingkat, melainkan harus didestilasidengan destilasi uap.Destilasi uap adalah istilah yang secara umum digunakan untuk destilasi campuran air dengansenyawa yang tidak larut dalam air, dengan cara mengalirkan uap air ke dalam campuransehingga bagian yang dapat menguap berubah menjadi uap pada temperatur yang lebih rendahdari pada dengan pemanasan langsung. Untuk destilasi uap, labu yang berisi senyawa yang akandimurnikan dihubungkan dengan labu pembangkit uap (lihat gambar alat destilasi uap).Uap air yang dialirkan ke dalam labu yang berisi senyawa yang akan dimurnikan, dimaksudkanuntuk menurunkan titik didih senyawa tersebut, karena titik didih suatu campuran lebih rendahdari pada titik didih komponen-komponennya. Gambar set alat destilasi uap:Cara melakukan destilasi uap:Susunlah alat-alat destilasi uap seperti gambar di atas. Gunakan labu dasar rata 1 liter sebagaipembangkit uap dan labu dasar bulat 250 mL sebagai labu destilasi serta pendingin air(pendingin Leibig) yang panjangnya 60-70 cm. Yakinkan semua alat tertutup dan berhubungandengan erat. Masukan zat sampel ke dalam labu 250 mL. Jika sudah siap panaskan labupembangkit uap secara perlahan-lahan sampai mendidih kemudian gunakan api yang besarsehingga uapnya masuk ke dalam labu yang mengandung zat sampel. Hentikan destilasi jikasemua zat sampel telah terpisah dan tertampung dalam labu erlenmeyer sebagai penampungdestilat. Masukan destilat ke dalam corong pisah, selanjutnya pisahkan zat sampel dari cairanpengotornya.Perhatian:Dalam destilasi uap kadang-kadang digunakan zat-zat padat, oleh karena itu bahan mungkinmemadat dalam pendingin. Perhatikan secara hati-hati dan hindarkan pembentukan massa kristalyang akan menghambat tabung, kemudian hentikan sebentar pengaliran air melalui pendingindan keluarkan air yang ada dalam pendingin. Uap panas akan meleburkan kristal dan hambatan
 
akan hilang. Setelah hambatan hilang, segeralah alirkan kembali air ke dalam pendingin.Jika dalam destilasi uap dari labu yang mengandung zat tidak mau mengalir maka labu tersebutdapat dipanaskan dengan menggunakan api yang lebih kecil dari api pada pemanasan labupembangkit uap.
DESTILASI
Juni 27, 2011 oleh fatysahinknowledge 
A. Pengertian
 Destilasi adalah suatu proses pemisahan termal untuk memisahkan komponen-komponen yangmudah menguap dari suatu campuran cair dengan cara menguapkannya, yang diikuti dengankondensasi uap yang terbentuk dan menampung kondensat yang dihasilkan.Apabila yang didinginkan adalah bagian campuran yang tidak teruapkan dan bukan destilatnya,maka proses tersebut biasanya dinamakan pengentalan dengan evaporasi. Dalam hal ini seringkali bukan pemisahan yang sempurna yang dikehendaki, melainkan peningkatan konsentrasibahan-bahan yang terlarut dengan cara menguapkan sebagian dari pelarut. Sering kali destilasidigunakan semta-mata sebagai tahap awal dari suatu proses rektifikaasi. Dalam hal ini campurandipisahkan menjadi dua, yaitu bagian yang mudah menguap dan bagian yang sukar menguap.Kemudian masing-masing bagian diolah lebih lanjut dengan cara rektifikasi. Uap yangdikeluarkan dari campuran disebut sebagai uap bebas, kondensat yang jatuh sebagai destilat daribagian cairan yang tidak menguap sebagai residu. Biasanya destilat digunakan untuk menarik senyawa organic yang titik didihnya dibawah 250 0C, pendestilasian senyawa-senyawa yang titik didihnya tinggi dikuatirkan akan rusak oleh pemanasan sehingga tidak cocok untuk ditarik dengan teknik destilasi.
B. Prinsip dan Proses Kerja Destilasi
 1. Prinsip DestilasiPada prinsipnya pemisahan dalam suatu proses destilasi terjadi karena penguapan salah satukomponen dari campuran, artinya dengan cara mengubah bagian-bagian yang sama dari keadaancair menjadi berbentuk uap. Dengan demikian persyarannya adalah kemudahan menguap (volatilitas ) dari komponen yang akan dipisahkan berbeda satu dengan yang lainnya. Padacampuran bahan padat dalam cairan, persyaratan tersebut praktis selalu terpenuhi. Sebaliknya,pada larutan cairan dalam cairan biasanya tidak mungkin dicapai sempurna, karena semuakomponen pada titik didih campuran akan mempunyai tekanan uap yang besar. Destilat yangmurni praktis hanya dapat diperoleh jika cairan yang sukar menguap mempunyai tekanan uapyang kecil sekali sehingga dapat diabaikan.2. Proses DestilasiPenguapan dan destilasi umumnya merupakan proses pemisahan satu tahap. Proses ini dapatdilakukan secara tak kontinu atau kontinu, pada tekanan normal ataupun vakum. Pada destilasi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->