Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
hukum pegawai

hukum pegawai

Ratings: (0)|Views: 277|Likes:
Published by Vemmy KeyKey
makalah
makalah

More info:

Published by: Vemmy KeyKey on Jan 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/19/2013

pdf

text

original

 
MAKALAH Hukum Kepegawaian Tindakan Hukum Terhadap PNS yang TidakDisiplin
BAB I
 
PENDAHULUAN
 
A.
 
Latar Belakang
 Sudah pemandangan biasa melihat banyaknya PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang bolos kerja dantidak disiplin, tidak hanya di Kabupaten baru saja. Tapi juga hampir di seleruh Indonesia.Padahal, ancaman sudah ditebar, tapi apa hendak dikata sebagian PNS acuh dengan ancamanseperti itu. Ancaman tinggal ancaman, ratusan PNS tetap saja nekat bolos bahkan sebagian masihbanyak yang tidak perduli disaat jam kerja berkeliaran di pasar, ditoko dan di tempat-tempat lain.Padahal Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur negara mempunyai posisi sangat strategisdan peranan menentukan dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan. Sebagaiaparatur negara, PNS berkewajiban menyelenggarakan tugas pemerintahan dan pembangunandengan penuh kesetiaan dan ketaatan kepadaPancasila, Undang-undang Dasar 1945, negara dan pemerintah. Untuk itu, PNS sebagaipelaksana perundang-undangan wajib berusaha untuk taat pada setiap peraturan perundang-undangan di dalam melaksanakan tugas kedinasan. Pemberian tugas kedinasan kepada PNS padadasarnya merupakan kepercayaan dari atasan yang berwenang, dengan harapan bahwa tugas ituakandilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Oleh karenanya, setiap PNS wajib melaksanakan tugaskedinasan yang dipercayakan kepadanya dengan penuh pengabdian, kesadaran, dan tanggung jawab.
B.
 
Tujuan Penulisan
 Karya ilmiah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah HukumKepegawaian.
C.
 
Metode Penulisan
 
 
Pada penulisan Makalah ini metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dari bukuHukum kepegawaian, Google dengan keyword Kinerja PNS, dan PP Nomor 53 Tahun 2010Tentang Disiplin Pegawai Negri Sipil.
D.
 
Rumusan Masalah
 Bagaimana Kedisiplinan PNS Setelah Diterapkannya Peraturan Pemerintah No.53 Tahun 2010Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil?
BAB II
 
PEMBAHASAN
 
A.
 
Kinerja PNS
 Dalam usaha meningkatkan kinerja aparaturnya, pemerintah menetapkan program manajemenkepegawaian berbasis kinerja. Salah satu peraturan yang dikeluarkan pemerintah untuk tujuantersebut adalah Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor:PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama diLingkungan Instansi Pemerintah.Yang dimaksud dengan kinerja instansi pemerintah adalah gambaran mengenai tingkatpencapaian sasaran ataupun tujuan instansi pemerintah sebagai penjabaran dari visi, misi danrencana strategi instansi pemerintah yang mengindikasikan tingkat keberhasilan dan kegagalanpelaksanaan kegiatan-kegiatan sesuai dengan program dan kebijakan yang ditetapkan.Upaya lain yang diupayakan pemerintah dalam memperbaiki kinerja peningkatan profesionalitasaparaturnya adalah pendidikan dan pelatihan (Diklat) pegawai, penegakan disiplin PNS dansistem remunerasi di lingkungan kerja instansi pemerintah.Diklat dapat berupa diklat prajabatan dan diklat dalam jabatan antara lain diklat kepemimpinan,diklat fungsional dan diklat teknis.
 
Pemerintah yakin perbaikan kinerja pemerintah dapat terlaksana bila setiap instansi pemerintahmenegakkan disiplin PNS. Disiplin tersebut tidak terjadi hanya untuk sementara. Penerapanperaturan disiplin PNS harus tegas dan konsisten. Selain itu diharapkan PNS wajib menjaga danmengembangkan etika profesinya.Remunerasi adalah pemberian imbalan kerja yang dapat berupa gaji, honorarium, tunjangantetap, insentif, bonus atau prestasi, pesangon dan/ atau pensiun. Dengan remunerasi diharapkanadanya sistem penggajian pegawai yang adil dan layak. Besaran gaji pokok didasarkan padabobot jabatan. Penggajian PNS juga berdasar pada pola keseimbangan komposisi antara gajipokok dengan tunjangan dan keseimbangan skala gaji terendah dan tertinggi. Dengan remunerasipula, peningkatan kesejahteraan pegawai dikaitkan dengan kinerja individu dan kinerjaorganisasiHarus diakui upaya meningkatkan kinerja dan disiplin PNS tidak mudah. Faktornyamultikomleks, di antaranya sistem rekrutmennya masih sarat dengan KKN. Banyak yang tidak pantas menyandang status pegawai negeri sehingga mereka sulit di bina dan diarahkan.Diketahui bahwa tingkat kedisiplinan pegawai masih rendah. Hal ini terlihat dari fenomenamasih adanya pegawai yang berkeliaran di mall-mall atau pertokoan bahkan di pasar tradisionalpada saat jam kerja.Para pegawai dengan tanpa beban memanfaatkan waktu kerja untuk melakukan hal-hal lain diluar pekerjaannya, dan juga rendahnya semangat pegawai untuk menyelesaikan pekerjaan sesuaidengan target yang telah ditetapkan.Hal ini berakibat pada rendahnya kinerja yang dimiliki pegawai yang terlihat dari seringterjadinya keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan. Jadilah ia abdi masyarakat yang mintadilayani, bukannya bertugas melayani masyarakat.
B.
 
Kedisilinan PNS
 Sebuah korupsi dalam wujud mengurangi jam kerja yang telah ditentukan. Korupsi waktu justrulebih berbahaya jika dibandingkan dengan korupsi uang dan kinerja. Korupsi uang dan kinerjabisa digantikan.Korupsi uang bisa diganti dengan membayar kerugian negara, korupsi kinerja bisa digantidengan lembur tanpa upah. Namun korupsi waktu tidak dapat tergantikan oleh apa pun dan oleh

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->