Pengimplementasian VoIP di Perusahaan
Sebelum penemuan teknologi VoIP, perusahaan umumnya mempunyai line-linetelepon untuk layanan voice real-time dan layanan faksimili serta jaringan data yang berbasiskan
dial-up
,
X.25
,
frame relay (FR)
,
ATM
,
IP
atau yang paling umum digunakandi perusahaan adalah Ethernet-based LAN.Perusahaan kecil, medium dan besar bisa didefinisikan sebagai berikut:-Small Office Home Office (SOHO) biasanya menggunakan line telepon lebihkecil dari delapan dan port untuk LAN lebih kecil dari 16 port (small LAN).Perusahaan kecil (small-sized enterprises) biasanya menggunkan line teleponlebih kecil dari 16 dan port untuk LAN lebih kecil dari 32 port (small LAN).Perusahaan kecil ini biasanya terhubung dengan satu atau empat lokasi yang berbeda.-Perusahaan menengah (medium-sized enterprises) biasanya menggunakansepuluh line telepon, sebuah router dan port LAN sekitar 32 sampai 64 port(multiple Ethernet switch-based LAN) untuk setiap lokasi. Biasanya di setiaplokasi terdapat kantor-kantor kecil.-Perusahaan besar (large national enterprises) biasanya menggunakan sepulusampai seratus line telepon dan menggunakan multiple large Ethernet switch danRouter di setiap lokasi. Biasanya di setiap lokasi terdapat 10 kantor.Pengenalan VoIP di perusahaan tidak hanya akan mengarah ke konvergensi dari jaringan-jaringan yang terpisah menjadi satu infrastruktur jaringan yang hanyamenggunakan satu protocol (misalnya IP) tetapi juga memberikan kesempatan terbuka bagi perusahaan untuk memberikan beberapa layanan yang dapat meningkatkan produktivitas dengan berbasiskan teknologi IP kepada pegawai dan pelanggan perusahaan. Layanan baru ini mencakup faksimili yang berbasiskan IP, layanan“
conference
”, unified messaging
(1)
, layanan
find-me/follow-me
, Web-based call/contactcenter, e-commerce dan layanan costumer-care serta mendukung
telecommuting.
Meskipun penghematan dalam biaya operasional dan infrastruktur adalah faktor utama yang memotivasi pengimplementasian VoIP di perusahaan, terdapat beberapafaktor lain yang juga mempengaruhi yaitu :a.Penggunaan layanan dan platform manajemen jaringan yang seragam(misalnya, hanya IP saja) dalam perusahaan. b.Fleksibel dalam pembuatan layanan dan proses pemeliharaan. (misalnyadengan menggunakan aplikasi Web-based)c.Kemudahan dalam menambah, memindahkan, dan mengubah manajementerminal di dalam perusahaan.Jaringan IP korporat atau intranet harus direkayasa dengan tepat sehingga pengimplentasiannya memenuhi atau melampui delay transmisi paket, loss paket dan batas delay transmisi paket. Hal ini akan menjamin terpenuhinya level kualitas,reliabilitas dan availabilitas layanan VoIP dimana saja di dalam perusahaan.
IP-BASED ENDPOINTS: DESKTOP AND CONFERENCE PHONE
IP Phone adalah :- Telepon seperti POTS atau ISDN yang berbasiskan PC-Pengolahan sinyal digital yang cerdas-Sistem operasi dan jaringan real-time.
Add a Comment