Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Untitled

Untitled

Ratings: (0)|Views: 115|Likes:
Published by Alim Sumarno

More info:

Published by: Alim Sumarno on Jan 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

 
 Pengembangan Media Audio Visual 
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIAPOKOK BAHASAN MENENTUKAN TOKOH DAN SIFAT TOKOH DALAM
 
CERITA RAKYATUNTUK KELAS V DI SD NAHDLATUL ULAMA 1 TRATE GRESIK Muhammad Arinalhaq
Program Studi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya
Abstrak 
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia diatur dalam Badan Standar Nasional Pendidikan mempunyai beberapa standar kompetensi. Salah satunya adalah mendengarkan dan memahami penjelasan nara sumber dan cerita rakyat secaralisan. Kompetensi dasar yang harus ditempuh oleh guru dan siswa adalah mengidentifikasi unsur-unsur ceritarakyat. Pada kondisi nyata yang terjadi di SD Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik siswa kelas V kesulitan dalammenentukan tokoh dan sifat tokoh dalam cerita rakyat sehingga diperlukan pengembangan media audio visualuntuk memecahkan masalah tersebut. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media audiovisual. Metodologi penelitian yang digunakan dalam pembuatan media audio visual adalah model pengembangan 4-D. Pada semester pertama merupakan rancangan proposal sedangkan pengumuplan datadilakukan pada semester kedua.
Kata Kunci:
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Pengembangan, Media Audio Visual.
PENDAHULUAN
(1)PermasalahanBahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu bangsa. Menurut Arifin & Tasai (1991:10),mengatakan, Bahasa Indonesia berfungsi sebagai: (1) bahasa resmi kenegaraan, (2) bahasa pengantar didalam dunia pendidikan, (3) alat penghubung padatingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, (4) alat pengembangankebudayaan, (5) ilmu pengetahuan, dan teknologi.Bahasa Indonesia merupakan salah satu Mata pelajaran yang diajarkan pada dunia pendidikan.Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia mempunyaistandar isi yang meliputi beberapa standar kompetensidan kompetensi dasar yang sudah diatur oleh BadanStandar Nasional Pendidikan (BSNP). Standar kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia secaraumum merupakan dasar untuk memahami danmerespon segala sesuatu yang berhubungan dengan penguasaan pengetahuan, keterampilan berbahasa,dan sikap positif. Menurut BSNP ada beberapa ruanglingkup Mata Pelajaran Bahasa Indonesia yangmencakup beberapa komponen kemampuan berbahasa dan bersastra, yakni: (1) mendengarkan, (2) berbicara, (3) membaca, dan (4) menulis.Pada silabus pembelajaran Mata Pelajaran BahasaIndonesia terdapat beberapa standar kompetensi.Salah satu standar kompetensi yang ada pada kelas VSD yakni mendengarkan dan memahami penjelasannara sumber dan cerita rakyat secara lisan.Kompetensi dasar yang harus dilakukan yaknimengidentifikasi unsur-unsur cerita rakyat denganindikator-indikator yang harus dicapai adalah (1)siswa dapat mendengarkan cerita rakyat, (2) siswadapat mencatat nama-nama tokoh dalam cerita, (4)siswa dapat menjelaskan sifat tokoh dengan tepat, dan(4) siswa dapat memberikan tanggapan mengenai isicerita yang didengar. Indikator-indikator tersebutmerupakan kondisi ideal yang harus dilakukan guru.Kondisi nyata yang ada berdasarkan observasiyang dilakukan di kelas V SD Nahdlatul Ulama 1Trate Gresik, yakni masih terdapat beberapa masalah pendidikan yang terjadi dalam proses pembelajarankhususnya pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia,yaitu siswa kesulitan dalam menentukan tokoh dansifat tokoh dalam cerita rakyat. Kemunculan masalahtersebut disebabkan adanya beberapa faktor-faktor,antara lain: (1) guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesiahanya menggunakan sumber belajar berupa BukuSekolah Elektronik (BSE), (2) guru hanya bisamenggunakan media microsoft office powerpointdalam menyampaikan materi, (3) media yangdigunakan dalam proses pembelajaran Mata PelajaranBahasa Indonesia kurang variatif saat proses belajar mengajar, (4) masih banyak siswa yang belum tahutentang materi cerita rakyat yang akan dibacakan.Kondisi tersebut diperkuat dengan wawancara padaguru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia bahwakarakteristik siswa kelas V SD Nahdlatul Ulama 1Trate Gresik yakni kebanyakan siswa mempunyaikemampuan akademik yang baik, aktif, kreatif dansuka belajar. Hanya saja untuk merangsang siswa1
 
Penelitian pengembangandalam proses belajar mengajar harus terlebih dahuludiberi stimulus, misalnya dengan menggunakan media baru yang dianggap dapat memotivasi siswa. Dari beberapa faktor yang mempengaruhi masalah yangtimbul, maka pengembang memberikan solusidiperlukan adanya variasi dalam pembelajaran denganmenggunakan media agar siswa tertarik untumengikuti proses belajar mengajar pada pelajaranBahasa Indonesia.Menurut Sadiman (2010:7), media adalah Segalasesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapatmerangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minatserta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi. Penggunaan media pembelajarandiharapkan bisa memperlancar proses belajar siswadalam pengajaran yang pada intinya dapatmemperoleh hasil belajar yang dicapai. Pada pengembangan ini pengembang memberikan solusi penggunaan media audio visual sebagai salah satumedia pengajaran yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar. Menurut Sanjaya (2011:172),media audio visual adalah jenis media yang selainmengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang bisa dilihat, misalnya rekaman video, berbagai ukuran film,
 slide
suara, dan lain sebagainya.Sesuai dengan karakteristik media audio visual dan juga standar kompetensi Mata Pelajaran BahasaIndonesia yang ada, penggunaan media audio visualdalam hal ini
 slide
suara (film bingkai bersuara)merupakan solusi untuk memecahkan masalah yangterjadi yakni siswa kesulitan dalam menentukan tokohdan sifat tokoh. Sehingga Dalam hal ini pemakaianmedia audio visual sebagai alat bantu proses belajar mengajar dirasakan semakin banyak manfaatnyadalam penyampaian materi pelajaran dan jugamemecahkan masalah yang terjadi pada MataPelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada pokok  bahasan menentukan tokoh dan sifat tokoh dalamcerita rakyat.Berdasarkan kesenjangan antara kondisi ideal dankondisi nyata maka diperlukan pengembangan mediaaudio visual pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesiakhususnya pokok bahasan menentukan tokoh dansifat tokoh dalam cerita rakyat yang merupakan salahsatu solusi agar dapat memudahkan proses belajar mengajar. Penggunaan media audio visual diharapkandapat memotivasi guru sebagai variasi sumber belajar dan siswa dalam pengguasaan materi.(2)Rumusan masalahMelihat kondisi ideal dan juga berdasarkankondisi nyata yang terjadi dilapangan makadibutuhkan pengembangan media mudio visual padaMata Pelajaran Bahasa Indonesia pokok bahasanmenentukan tokoh dan sifat tokoh dalam cerita rakyatsiswa kelas V SD Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik.(3)Tujuan PengembanganBerdasarkan rumusan masalah, maka tujuan pengembangan yang ingin dicapai adalah untuk menghasilkan media audio visual pada Mata PelajaranBahasa Indonesia tentang pokok bahasan menentukantokoh dan sifat tokoh dalam cerita rakyat siswa kelasV SD Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik.(4)Definisi IstilahSupaya tidak terjadi penafsiran yang salah pada pembaca, maka pengembang perlu memberikan beberapa definisi sebagai berikut:a.PengembanganPengembangan adalah proses penterjemahanspesifikasi desain ke dalam bentuk fisik (Seels &Richney, 1994:38). b.MediaMedia adalah segala sesuatu yang dapatdigunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirimke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatiansiswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi (Sadiman, 2010:7).c.Media audio visualMedia audio visual adalah jenis media yangselain mengandung unsur suara juga mengandungunsur gambar yang bisa dilihat, misalnya rekamanvideo, berbagai ukuran film,
 slide
suara, dan lainsebagainya (Sanjaya, 2011:172).d.Pembelajaran Bahasa IndonesiaPembelajaran Bahasa Indonesia diarahkanuntuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam Bahasa Indonesiadengan baik dan benar, baik secara lisan maupuntulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasilkarya kesastraan manusia Indonesia (BSNP,2006).e.Cerita RakyatCerita rakyat adalah cerita yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat ataudisuatu daerah tertentu (Nur’aini, 2008:79).f.SD (Sekolah Dasar)
 
 Pengembangan Media Audio Visual 
Sekolah Dasar adalah jenjang paling dasar  pada pendidikan formal di Indonesia (Kemdiknas,2012)..
METODEA.Model Pengembangan
Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan media audio visual kali ini adalahmodel pengembangan 4-D. Berikut merupakan pengembangan model 4-D yang telah disederhanakanoleh pengembang, dijelaskan langkah-langkahnyasebagai berikut:
1.
Tahap Pendefinisian (
 Define
): analisis awal akhir,analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep, perumusan tujuan pembelajaran.
2.
Tahap Perencanaan (
 Design
): penyusunan tes, pemilihan media, pemilihan format, rancanganawal media.
3.
Tahap Pengembangan (
 Develop
): validasi ahli, uji pengembangan, pengemasan.Secara lebih jelasnya akan digambarkan pada
 flow chart 
 berikut:
B.Prosedur Pengembangan
Urutan pengembangan menurut model 4-D yangsudah disesuaikan dengan kebutuhan di lapanganadalah sebagai berikut:
1.
Tahap Pendefinisian (
 Define
)
Tahap ini meliputi 4 langkah pokok, yaitu: (1)analisis awal akhir, (2) analisis siswa, (3) analisistugas, (4) analisis konsep, dan (5) perumusantujuan pembelajaran.a.Analisis awal akhir Pengembang melakukan observasi kesekolah untuk mencari masalah yang terjadidalam proses belajar mengajar. Observasidilakukan di SD Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik dan menemukan masalah pada Mata PelajaranBahasa Indonesia yakni siswa tidak bisamenentukan tokoh dan sifat tokoh dalam ceritarakyat. Maka pengembang memberikan solusiagar diperlukan pengembangan media audiovisual sebagai alternatif untuk menyelesaikanmasalah tersebut. b.Analisis siswaPada tahap ini pengembang melakukanAnalisis siswa untuk mendapatkan gambarankarakteristik siswa, antara lain: usia siswa ,tingkat kemampuan atau perkembanganintelektualnya, keterampilan-keterampilanindividu atau sosial yang sudah dimiliki.Analisis ini yang nantinya dapat digunakan oleh pengembang untuk mengetahui apakah mediayang akan dikembangkan sesuai dengankarakteristik siswa.c.Analisis tugasTahap ini pengembang melakukan analisisuntuk memastikan ulasan yang menyeluruhtentang tugas dalam materi pembelajaran. Tugasyang harus diselesaikan siswa untuk mencapaikompetensi dasar adalah (1) dapatmendengarkan cerita rakyat yang dibacakan, (2)dapat mencatat nama-nama tokoh dalam cerita,(3) dapat menjelaskan sifat-sifat tokoh dengantepat, (4) memberikan tangapan mengenai isicerita rakyat yang didengar.d.Analisis konsepPengembang melakukan analisis-analisiskonsep yang meliputi (1) analisis standakompetensi dan kompetensi dasar yang bertujuan untuk menentukan jumlah dan jenis bahan ajar, (2) analisis sumber belajar, yaknidengan mengumpulkan dan mengidentifikasi3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->