Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Inflasi Terhadap Upah Buruh (Rani & Yuli),,,

Pengaruh Inflasi Terhadap Upah Buruh (Rani & Yuli),,,

Ratings: (0)|Views: 714|Likes:
Published by Yulia Aswan
Jurnal Mengenai Pengaruh Inflasi terhadap Upah Buruh dalam Mata Kuliah Perekonomian Indonesia
Jurnal Mengenai Pengaruh Inflasi terhadap Upah Buruh dalam Mata Kuliah Perekonomian Indonesia

More info:

Published by: Yulia Aswan on Jan 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/10/2015

pdf

text

original

 
         P 
erekonomianIndonesia
1
PENGARUH INFLASI DI INDONESIA TERHADAP UPAH BURUHDI BANTEN
Disusun Oleh:
Yuli Yanti
/ 1111084000028 / 087871276574
Zul Kairani
/ 1111084000018 / 085782954209Mata Kuliah Perekonomian IndonesiaDosen Pembina Tony S. Chendrawan, SI., SE., MS.Ilmu Ekonomi dan Studi PembangunanUIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Thisstudyaims to detect inflation rate influence in Indonesia towards labour wages at banten during periodyear 2007-2011, by using quantitative watchfulness at processes by using simple regression and inferentialfrom result uji-f according to stimultan knowablethat according to stimultan or together so variableindependent (wage) not influential according to significant towards variable dependent (Inflation), but inwhen does inflation rise but company not raise labour wages, so that till now in indonesia frequently happendemo labourer demands wage increase, because they felt wage that got ill assorted with energy that taked.Keywords: Inflation, Wages
1.PENDAHULUAN
1.1.Latar BelakangKrisis Ekonomi yang melanda dunia juga berakibat pada Indonesia, yang telah menyebabkan kerusakanyang cukup signifikan terhadap sendi-sendi perekonomian nasional. Karena gagal mengatasi krisismoneter dalam jangka waktu yang pendek, bahkancenderung berlarut-larut menyebabkan kenaikantingkat harga terjadi secara umum dan semakin berlarut-larut.akibatnya, angka inflasi nasionalmelonjak cukup tajam. Lonjakan yang cukup tajamterhadap angka inflasi nasional yang tanpa diimbangioleh peningkatan pendapatannominal masyarakat,telah menyebabkan pendapatan riil rakyat semakinmerosot. Juga, pendapatan perkapita penduduk merosotrelatif sangat cepat. Hal ini telah menyebabkansemakin beratnya beban hidup masyarakat, khususnya pada masyarakat strata ekonomi bawah. Masalah iniakan terus menjadi perhatian pemerintah dan tujuan jangka panjang pemerintah adalah menjaga agar tingkatinflasi yang berlaku berada pada tingkat yang sangatrendah. Tingkat inflasi nol persen bukanlah tujuanutama kebijakan pemerintah karena hal itu sukar untuk dicapai yang paling penting untuk diusahakan adalahmenjaga agar tingkat inflasi tetap rendah, adakalanyatingkat inflasi meningkat dengan tiba-tiba atau wujudsebagai akibat suatu peristiwa tertentu yang berlakudiluar ekspektasi pemeritah, misalnya efek dari pengurangan nilai uang atau depresiasi nilai uang yangsangat besar atau ketidakstabilan politik. Menghadapimasalah inflasi yang bertambah cepat ini pemerintahakan menyusun langkah-langkah yang bertujuan agar kestabilan harga-harga dapat diwujudkan kembali.BPS RI menyelenggarakan Survei UpahBuruh (SUB) yang berstatus dibawah mandor sejak awal dekade 1980-an melalui pendekatan perusahaandan dilaksanakan empat kali dalam setahun di seluruhIndonesia. Survei ini mengumpulkan berbagai
 
         P 
erekonomianIndonesia
2
informasi tentang upah secara rinci di beberapalapangan usaha, yaitu pertambangan non-migas,industri pengolahan, perhotelan, lapangan usaha perdagangan dan lapangan usaha pertanian (peternakan& perikanan).Buruh dapat dikatakan sebagai mereka yang bekerjauntuk memperoleh upah atau gaji, seperti KaryawanBadan Pusatproduksi yaitu karyawan yang terlibatsecara langsung dalam proses produksi diantaranyaoperator, pemeliharaan, pengolahan, perakitan, pengepakan, penggudangan, laboratorium, pesuruh di bagian produksi, dsb.
Status Karyawan
1.Harian lepas adalah status karyawan yangdibayar berdasarkan jumlah hari kerjanya.Umumnya upah mereka tidak dapatdipisahkan antara gaji/upah pokok dantunjangan lainnya.Kontrak adalah statuskaryawan yang dibayar berdasarkan kontrak kerja.2.Borongan adalah status karyawan yangdibayar langsung oleh perusahaan berdasarkanhasil kerja yang dihitung per satuan hasil,tidak termasuk karyawan borongan yang bekerja di rumah sendiri secara makloon.3.Harian tetap adalah status karyawan yangdibayar berdasarkan jumlah hari kerjanya.Biasanya upah mereka terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap yang mungkin dapatdipisahkan sehingga kalau karyawan/pekerjaabsen, bisa dihitung potongan upahnya sesuaiaturan yang berlaku.4.Bulanan adalah status karyawan yangmenerima upah/gaji pokok secara tetap setiap periode pembayaran (umumnya bulanankecuali tunjangan-tunjangan dan perangsanglainnya yang tergantung jumlah hari atau jamkerja karyawan yang bersangkutan). Bilakaryawan bulanan dibayar 2 kali atau lebihdalam sebulan tetap dimasukkan sebagaikaryawan bulanan.Berikut adalah data mengenai tingkat inflasi dantingkat upah buruh di Provinsi Banten dari tahun 2007-2011:TahunInflasiUpah Buruh20076.59746.500200811.06837.00020092.78917.50020106.96955.30020113.791.000.000Sumber: Data dari BPS setelah diolahPada analisis upah buruh di Provinsi Bantenmenunjukan bahwa setiap tahunnya terjadi kenaikanyang relativesama namun daerah kota yangmenunjukan tingkat upah minimum regional tertinggiadalah pada kota tangerang selatan yang merupakankota yang relative pembentukannya baru. Tinggirendahnya upah buruh sangat menentukankesejahteraan buruh, semakin tinggi upahyangditerima semakin tinggi tingkat kesejahteraan buruh.Upah buruh yang rendah justru cenderungmenunjukkan bahwa tidak mempunyai kemampuanuntuk bersaing dan menghambat tercapainyakesejahteraan bagi rakyat. Upah yang tinggi membuatdaya beli masyarakat meningkat yang dapatmendorong tumbuhnya sektor industry.Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umumkesejahteraan buruh dari tahun ketahun menunjukkan peningkatan. Hal ini ditunjukkan oleh dua indicator yaitu:a.Nilai rata-rata kenaikkan upah buruh tiaptahun lebih besar dibanding dengan nilaiStatistikinflasiKesejahteraan masyarakat menjadi lebih rendahakibat terjadinya inflasi semakin tinggi inflasisemakin semakin besar penurunan kesejahteraanmasyarakat, karena daya beli masyarakat berkurang sebesar nilai inflasi. Oleh karena itudalam rangka meningkatkan kesejahteraanmasyarakat, pemerintah selain meningkatkan gaji pegawai juga menekan laju inflasi. Pengaruhinflasi terhadap kesejahteraan masyarakat dapatdieleminir apabila kenaikkan gaji pegawailebih besar dari inflasi. Dengan nilai rata-rata kenaikkanupah buruh yang lebih besar dari inflasi yangterjadi pada tahun yang sama menunjukkan bahwakesejahteraan buruh meningkat walau peningkatannya tidak sebesar kenaikkan upah yangditerima karena harus dikurangi dengan besarnyainflasi. b. Nilai rata-rata indeks upah buruh lebih besar dibanding indeks harga kunsumen.Indek harga konsumen menggambarkan tingkatkenaikkan harga barang kebutuhan masyarakat,terutama kebutuhan barang-barang kebutuhan pokok. Naiknya harga barang yang dibutuhkanmasyarakat menyebabkan kesejahteraanmasyarakat menurun, semakin tinggi indeks hargakonsumen berarti harga barang yang dibutuhkanmasyarakat semakin mahal sehingga masyarakattidak mampu menjangkau. Semakin rendahnyadaya beli masyarakat atau semakin tidak mampunya masyarakat untuk mengkonsumsi barang menunjukkan rendahnya kesejahteraanmasyarakat. Kenaikkan harga barang tersebut tidak  berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakatapabila pendapatan masyarakat naik lebih tinggidibanding dengan kenaikkan harga barang. Hasilanalisis menunjukkan bahwa indeks upah buruhselalu lebih tinggi dibanding dengan indeks harga
 
         P 
erekonomianIndonesia
3
konsumen, sehingga buruh masih mampu membeli barang kebutuhan hidupnya karena upahnya naik lebih tinggidibanding dengan kenaikkan harga barang, bahkan daya belinya meningkat olehkarenannya kesejahteraan buruh lebih baik.Meningkatnya kesejahteraan buruh bukan berarti jumlah masyarakat miskin berkurang, walau upah buruh merupakan indikator kemiskinan tetapi masih banyak indikator lain yang menjadi ukuran untuk mengukur kemiskinan masyarakat. Analisis di atasterbatas pada menjelaskan bahwa kesejateraan buruhterus bertambah apabila dibandingkan kesejahteraantahun-tahun sebelumnya. Indikator lain untuk mengetahui apakah jumlah masyarakat miskin berkurang atau sebaliknya adalah angka pengangguran,walau kesejahteraan buruh naik seiring dengan naiknyaupah buruh apabila pertumbuhan lapangan kerja tidak sebanding dengan naiknya masyarakat pencari kerjamaka jumlah masyarakat miskin akan meningkatkarena pekerja harus menanggung beban masyarakatyang belum bekerja sehingga membuat masyarakattidak miskin menjadi miskin karena meningkatnya beban (biaya) hidup yang harus ditanggung.Selain kurang tersediannya kesempatan kerja bagi pencari kerja, meningkatnya jumlah masyarakat miskin juga didorong oleh pemutusan hubungan kerja (PHK).Penerunan aktivitas produksi sektor usaha yangmenyebabkan di”rumah”kannya atau diputusnyahubungan kerja sejumlah buruh merupakan stimulir yang semakin mempercepat jumlah masyarakat miskin.Oleh karena itu permasalahan utama sebenarnya bukan pada kenikkan upah buruh tetapi yang lebih pentingadalah kelangsungan pekerjaan bagi masyarakat yangsudah bekerja serta terciptanya lapangan kerjabaruuntuk menampung masyarakat pencari kerja.1.2Identifikasi MasalahBerdasarkan fenomena-fenomena diatas makadapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut:1.Bagaimana gambaran Inflasi di Indonesia?2.Bagaimana gambaran mengenai tingkat UpahDiBanten?3.Bagaimana hubungan antara Inflasi denganTingkat Upah di Indonesia?1.3TujuanAdapun tujuan dari penelitian ini adalah:1.Untuk mengetahui gambaran Inflasi diIndonesia.2.Untuk mengetahui gambaran Tingkat Upah DiBanten.3.Untuk mengetahui hubungan antara Inflasidengan Tingkat Upah di Indonesia.
2.KAJIAN PUSTAKA
Kurva Phillips menggambarkan ciri perhubungan diantara tingkat kenaikan upah dengantingkat pengangguran, atau di antara tingkat hargadengan tingkat pengangguran. Nama kurva tersebutdiambil dari orang yang mula-mula sekali membuatstudi dalam aspek tersebut. Dalam tahun 1958 A.W.Phillips, yang pada waktu itu menjadi Profesor diLondon School of Economics, menerbitkan satu studimengenai ciri-ciri perubahan tingkat upah di Inggris.Studi tersebut meneliti sifat hubungan diantara tingkat pengangguran dan kenaikan tingkat upah. Kesimpulandari studi tersebut adalah : terdapat suatu sifathubungan yang negatif (berbalikan) diantara kenaikantingkat upah dengan tingkat pengangguran. Pada ketikatingkat pengangguran tinggi, persentasi kenaikantingkat upah adalah rendah dan apabila tingkat pengangguran rendah, persentasi kenaikan tingkat upahadalah tinggi.Inflasi adalah kenaikan harga barangbarangyang bersifat umum dan terusmenerus.Pada dasarnya terdapat 3 (tiga) teori tentang inflasi,yaitu :A.TeoriKuantitasTeoriyang menganalisis peranan dari Jumlah uang beredar, dan ekspektasi masyarakatmengenaikemungkinan kenaikan harga (peranan psikologis).Jumlahuangberedar. Menurut teori ini, pertambahanvolume uang yang beredar sangat dominan terhadapkemungkinan timbulnya inflasi. Kenaikan harga yangtidak dibarengi dengan pertambahan jumlah uang beredar sifatnya hanya sementara. Dengan demikianmenurut teori ini, apabila jumlah uang tidak ditambah,kenaikan harga akan berhenti dengan sendirinya.Ekspektasi. Berdasarkan teori ini, walaupun jumlahuang bertambah tetapi masyarakat belum mendugaadanya kenaikan, maka pertambahan uang beredar hanya akan menambah simpanan atau uang kas karena belum dibelanjakan. Dengan demikian harga barang- barang tidak naik. Jika masyarakat menduga bahwa besok dalam waktu dekat harga barang akan naik,masyarakat cenderung membelanjakan uangnya karenakhawatir akan penurunan nilai uang, sehingga akanmemicu inflasi.B.TeoriInflasiKeynessMenurut Keynes, inflasi pada dasarnya disebabkanoleh ketidakseimbangan antara permintaan masyarakat(demand) terhadap barang-barang dagangan (stock),dimanapermintaan lebih banyak dibandingkan dengan barang yang tersedia, sehingga terdapat gap yangdisebutinflationatygap.C.TeoriStrukturalTeori ini berlandaskan kepada struktur perekonomiandari suatu negara (umumnya negaraberkembang).Menurut teori ini, inflasi disebabkan oleh :

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
Ita added this note
judulnya pengaruh inflasi terhadap upah, tapi di pembahasan kenapa justru inflasi jadi variabel dependent?
1 thousand reads
1 hundred reads
Arwani All liked this
Yulia Aswan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->