Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konsep Teori dan Model Keperawatan

Konsep Teori dan Model Keperawatan

Ratings: (0)|Views: 313|Likes:
Published by wivastika
Konsep Teori dan Model Keperawatan
Konsep Teori dan Model Keperawatan

More info:

Published by: wivastika on Jan 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/20/2013

pdf

text

original

 
Konsep Teori dan Model Keperawatan
1. Filosofi Florence NigtingaleFlorence merupakan salah satu pendiri yang meletakkan dasar-dasar teori keperawatan yangmelalui filosofi keperawatan yaitu dengan mengidentifikasi peran perawat dalam menemukankebutuhan dasar manusia pada klien serta pentingnya pengaruh lingkungan di dalam perawatanorang yang sakit yang dikenal dengan teori lingkungannya. Selain Florence juga membuatstandar pada pendidikan keperawatan serta standar pelaksanaan asuhan keperawatan yangefesien.Beliau juga membedakan praktek keperawatan dengan kedokteran dan perbedaanperawatan pada orang yang sakit dengan yang sehat.2. KebudayaanKebudayaan juga mempunyai pengaruh dalam perkembangan teori-teori keperawatandiantaranya dengan adanya pandangan bahwa dalam memberikan pelayanan keperawatan akanlebih baik dilakukan oleh wanita karena wanita mempunyai jiwa yang sesuai dengan kebutuhanperawat, akan tetapi perubahan identitas dalam proses telah berubah seiring denganperkembangan keperawatan sebagai profesi yang mandiri, demikian juga yang dahulu budayaperawat dibawah pengawasan langsung dokter, dengan berjalannya dan diakuinya keperawatansebagai profesi mandiri, maka hak dan otonomi keperawatan telah ada sehingga peran perawatdan dokter bukan di bawah pengawasan langsung akan tetapi sebagai mitra kerja yang sejajardalam menjalankan tugas sebagai tim kesehatan.3. Sistem PendidikanPada sistem pendidikan telah terjadi perubahan besar dalam perkembangan teori keperawatan.Dahulu pendidikan keperawatan belum mempunyai sistem dan kurikulum keperawatan yang jelas, akan tetapi sekarang keperawatan telah memiliki sistem pendidikan keperawatan yangterarah sesuai dengan kebutuhan rumah sakit sehingga teori-teori keperawatan juga berkembangdengan orientasi pada pelayanan keperawatan.4. Pengembangan Ilmu KeperawatanPengembangan ilmu keperawatan ditandai dengan adanya pengelompokan ilmu keperawatandasar menjadi ilmu keperawatan klinik dan ilmu keperawatan komunitas yang merupakancabang ilmu keperawatan yang terus berkembang dan tidak menutup kemungkinan pada tahun-tahun yang akan datang akan selalu ada cabang ilmu keperawatan yang khusus atausubspesialisasi yang diakui sebagai bagian ilmu keperawatan sehingga teori-teori keperawatandapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan atau lingkup bidang ilmu keperawatan.1E. SEJARAH KEPERAWATAN DALAM ISLAMBanyak perawat-
 perawat muslim tidak mengenal Rufaidah binti Sa’ad, banyak dari mereka yang
hanya mengenal tokoh keperawatan yang berasal dari dunia barat yaitu Florence Nighttingaleseorang tokoh keperawatan yang berasal dari Inggris. Sesungguhnya apabila kita ingin menelaahlebih jauh lagi ke belakang jauh sebelum agama Islam menyentuh dunia barat, dunia barat saatitu mengalami masa kegelapan dan kebodohan di karenakan pada waktu itu kebijakan dari pihak gereja yang lebih banyak menguntungkan mereka, tapi disisi lain di belahan dunia lainnya yaituJazirah Arab dimana Islam telah di ajarkan oleh Rasulullah ilmu pengetahuan mengalamikemajuan terutama dalam dunia keperawatan. Bukan berarti rasul menjadi seorang tabib tapidalam ajaran Islam yang beliau sampaikan mengandung ajaran dan nilai- nilai kesehatan sepertiperilaku hidup bersih dan sehat, pentingnya menjaga kebersihan diri ( Personal Hygiene ),menjaga kebersihan makanan, mencuci tangan, ibadah puasa, berwudhu dan lain sebagainya.
 
Menurut Prof. Dr. Omar Hasan Kasule, Sr, 1998 dalam studi Paper Presented at the 3rd
International Nursing Conference “Empowerment and Health: An Agenda for Nurses in the 21stCentury” yang diselenggarakan di Brunei Darussalam
1-4 Nopember 1998, menggambarkanRufaidah adalah perawat profesional pertama dimasa sejarah islam. Beliau hidup di masa NabiMuhammad SAW di abad pertama Hijriah /abad ke-8 Sesudah Masehi, dan diilustrasikansebagai perawat teladan, baik dan bersifat empati. Rufaidah seorang pemimpin, organisatoris,mampu memobilisasi dan memotivasi orang lain.
Rufaidah binti Sa’ad memiliki nama lengkap Rufaidah binti Sa’ad Al Bani Aslam Al
-Khazrajyang tinggal di Madinah, dia lahir di Yathrib dan termasuk kaum Ansar yaitu suatu golonganyang pertama kali menganut Islam di Madinah. Ayahnya seorang dokter dan dia mempelajariilmu keperawatan saat membantu ayahnya. Dan saat kota Madinah berkembang Rufaidahmengabdikan dirinya merawat kaum muslimin yang sakit dan membangun tenda di luar MesjidNabawi saat dalam keadaan damai. Dan saat perang Badar, Uhud, Khandaq, dia menjadisukarelawan dan merawat korban yang terluka akibat perang. Dia juga mendirikan Rumah Sakitlapangan sehingga terkenal saat perang dan Rasulullah SAW pun memerintahkan agar parakorban yang terluka di bantu oleh dia.Dalam beberapa literatur sejarah islam mencatat beberapa nama yang bekerja bersama Rufaidahseperti : Ummu Ammara, Aminah, Ummu Ayman, Safiyat, Ummu Sulaiman, dan Hindun.3Beberapa wanita muslim yang terkenal sebagai perawat adalah :a.
Ku’ayibat,
 b. Aminah binti Abi Qays Al Ghifari,c. Ummu Atiyah Al Ansariyat, dand.
 Nusaibat binti Ka’ab Al Maziniyat.
 Sejarah Perkembangan Keperawatan Islam1. Masa penyebaran Islam/ The Islamic Period (570
 – 
632 M)Dokumen tentang keperawatan sebelum-islam (pre-islamic period) sebelum 570 M sangat sedikitditemukan. Perkembangan keperawatan di masa ini, sejalan dengan perang kaum muslimin/jihad(holy wars), memberikan gambaran tentang keperawatan dimasa ini. Sistem kedokteran masalalu yang lebih menjelaskan pengobatan dilakukan oleh dokter ke rumah pasien denganmemberikan resep, lebih dominan. Hanya sedikit sekali lilatur tentang perawat, namun dalamperiode ini dikenal seorang perawat yang bersama Nabi Muhammad SAW telah melakukan
 peran keperawatan yaitu Rufaidah binti Sa’ad/Rufaidah Al
-Asamiya (Tumulty 2001, Al Osimy,1994)2. MasaSetelah Nabi/Post
 – 
Prophetic Era (632
 – 
1000 M)Sejarah tentang keperawatan setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW jarang sekali (Al Simy,1994). Dokumen yang ada lebih didominasi oleh kedokteran dimasa itu. Dr Al-Razi yangdigambarkan sebagai seorang pendidik, dan menjadi pedoman yang juga menyediakan pelayanan
keperawatan. Dia menulis dua karangan tentang “The Reason W
hy Some Persons and the
Common People Leave a Physician Even if He Is Clever” dan “A Clever Physician Does NotHave the Power to Heal All Diseases, for That is Not Within the Realm of Possibility.” Di masaini ada perawat diberi nama “Al Asiyah” dari kata
Aasa yang berarti mengobati luka, dengantugas utama memberikan makanan, memberikan obat, dan rehidrasi.3. Masa Late to Middle Ages (1000
 – 
1500 M)Dimasa ini negara-negara Arab membangun RS dengan baik, dan mengenalkan perawatan orangsakit. Ada gambaran unik di RS yang tersebar dalam peradaban Islam dan banyak dianut RSmodern saat ini hingga sekarang, yaitu pemisahan antara ruang pasien laki-laki dan wanita, serta
 
perawat wanita merawat pasien wanita dan perawat laki-laki, hanya merawat pasien laki-laki(Donahue, 1985, Al Osimy, 2004)4. Masa Modern (1500
 – 
 
sekarang) Early Leaders in Nursing’s Development
 Masa ini ditandai dengan banyaknya ekspatriat asing (perawat asing dari Eropa, Amerika danAustralia, India, Philipina) yang masuk dan bekerja di RS di negara-negara Timur Tengah.Bahkan dokumen tentang keperawatan di Arab, sampai tahun 1950 jarang sekali, namun di tahun1890 seorang misionaris Amerika, dokter dan perawat dari Amerika telah masuk Bahrain danRiyadh untuk merawat Raja Saudi King Saud. (Amreding, 2003)Dimasa ini ada seorang perawat Timur Tengah bernama Lutfiyyah Al-Khateeb, seorang perawatbidan Saudi pertama yang mendapatkan Diploma Keperawatan di Kairo dan kembali kenegaranya, dan di tahun 1960 dia membangun Institusi Keperawatan di Arab Saudi.3F. PANDANGAN BEBERAPA AHLI TENTANG MODEL KONSEP DAN TEORIKEPERAWATAN1. Siti RufaidahKegiatan pelayanan keperawatan berkualiatas telah dimulai sejak seorang perawat muslimpertama yaitu Siti Rufaidah pada jaman Nabi Muhammad S.A.W, yang selalu berusahamemberikan pelayanan terbaiknya bagi yang membutuhkan tanpa membedakan apakah kliennya
kaya atau miskin. Ada pula yang mengenal sebagai Rufaidah binti Sa’ad/Rufaidah Al
-Asalmiyadimana dalam beberapa catatan publikasi menyebutkan Rufaidah Al-Asalmiya, yang memulaipraktek keperawatan dimasa Nabi Muhammad SAW adalah perawat pertama muslim Sementarasejarah perawat di Eropa dan Amerika mengenal Florence Nightingale sebagai peloporkeperawatan modern, Negara di timur tengah memberikan status ini kepada Rufaidah, seorangperawat muslim (Jan, 1996). Talenta perjuangan dan kepahlawanan Rufaidah secara verbalditeruskan turun temurun dari generasi ke generasi di perawat Islam khususnya di Arab Saudidan diteruskan ke generasi modern perawat di Saudi dan Timur.Rufaidah melatih pula beberapa kelompok wanita untuk menjadi perawat, dan dalam perangKhaibar mereka meminta ijin Nabi Muhammad SAW, untuk ikut di garis belakang pertempuranuntuk merawat mereka yang terluka, dan Nabi mengijinkannya. Tugas ini digambarkan muliauntuk Rufaidah, dan merupakan pengakuan awal untuk pekerjaaannya di bidang keperawatandan medis.Konstribusi Rufaidah tidak hanya merawat mereka yang terluka akibat perang. Namun jugaterlibat dalam aktifitas sosial di komuniti. Dia memberikan perhatian kepada setiap muslim,miskin, anak yatim, atau penderita cacat mental. Dia merawat anak yatim dan memberikan bekalpendidikan. Rufaidah digambarkan memiliki kepribadian yang luhur dan empati sehinggamemberikan pelayanan keperawatan yang diberikan kepada pasiennya dengan baik pula.Sentuhan sisi kemanusiaan adalah hal yang penting bagi perawat, sehingga perkembangan sisiteknologi dan sisi kemanusiaan (human touch) mesti seimbang.32. Florence Nightingale (Teori Nightingale)Nightingale membuat sebuah teori yang dikenal sebagai teori keperawatan modern (modernnursing). Titik berat teori ini adalah pada aspek lingkungan. Nightingale meyakini bahwa kondisilingkungan yang sehat penting untuk penanganan perawatan yang layak. Komponen lingkunganyang berpengaruh pada kesehatan, antara lain:a. Udara segar

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->