Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Patofisiologi sel beta pankreas

Patofisiologi sel beta pankreas

Ratings: (0)|Views: 562 |Likes:
Published by Gabriela Insani Y.

More info:

Published by: Gabriela Insani Y. on Jan 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2014

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencingmanis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandaidengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguansistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampumemproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Diabetes tipe 2 merupakankombinasi dua keadaan yaitu resistensi insulin dan defek sel beta pankreas(Sudoyo et al., 2007)Resistensi insulin akan menyebabkan hiperglikemia dan hiperinsulinemia.Hiperglikemia yang terus menerus akan merangsang sel beta untuk menghasilkaninsulin dalam jumlah yang berlebihan sebagai kompensasi terhadap resistensiinsulin tersebut. Tetapi apabila sel beta tidak kuat mengimbangi proses ini makaakan terjadi gangguan toleransi glukosa yang apabila tidak diatasi makaselanjutnya akan terjadi diabetes melitus. Semua diabetes melitus tipe 2 didahuluioleh gangguan toleransi glukosa maka keadaan ini disebut juga denga prediabetes(Gustaviani, 2006).Prediabetes merupakan kondisi tingginya gula darah puasa (gula darah puasa 100-125mg/dL) atau gangguan toleransi glukosa (kadar gula darah 140-199mg/dL, 2 jam setelah pembebanan 75 g glukosa) (Sudoyo et al., 2007).Keadaan prediabetes ini merupakan suatu aba-aba untuk terjadinya diabetes di1
 
kemudian hari. (3) Berbeda dengan keadaan diabetes yang bersifat irreversible,keadaan prediabetes merupakan suatu titik yang dapat bergerak ke dua arah, yaituke arah normal atau ke arah diabetes (5). Modifikasi gaya hidup mencakupmenjaga pola makan yang baik, olah raga dan penurunan berat badan dapatmemperlambat perkembangan prediabetes menjadi DM. Bila kadar gula darahmencapai >200 mg/dL maka individu ini masuk dalam keadaan DM (Sudoyo etal., 2007) Berdasarkan pengamatan, individu dengan prediabetes dalam perkembangannya mempunyai 3 kemungkinan: sekitar 1/3 akan berkembangmenjadi diabetes tipe 2, 1/3 berikutnya akan tetap menjadi prediabetes sedangkan1/3 sisanya akan menjadi normoglikemi.Untuk mencegah kemungkinan berkembangnya prediabtes menjadi DMtipe 2, perlu adanya pemahaman terutama mengenai patofisiologi prediabetesserta defek dari sel beta pankreas.
1.2Rumusan Masalah
1.Bagaimana mekanisme terjadinya prediabetes ?2.Bagaimana mekanisme patofisiologis defek sel beta pankreas ?3.Bagaimana patofisiologis defek sel beta pankreas terhadap prediabetes ?
1.3Tujuan
1.Untuk mengetahui mekanisme terjadinya prediabetes.2
 
2.Untuk mengetahui mekanisme patofisiologis defek sel beta pankreas.3.Untuk mengetahui defek sel beta pankreas terhadap prediabetessecara patofisiologis.
1.4Manfaat
Menambah pemahaman tentang prediabetes dan defek sel beta pankreasserta memberikan informasi yang bermanfaat untuk dapat dikembangandalam pembahasan lebih lanjut. 3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->