Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ANALISIS FAKTOR

ANALISIS FAKTOR

Ratings: (0)|Views: 471|Likes:
Published by FridRachman

More info:

Published by: FridRachman on Jan 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/11/2013

pdf

text

original

 
 1
ANALISIS FAKTORPengertian analisis faktor
Analisis faktor adalah sebuah teknik yang digunakan untuk mencari faktor-faktor yangmampu menjelaskan hubungan atau korelasi antara berbagai indikator independen yangdiobservas. Analisis faktor dapat pula dipandang sebagai perluasan dari tehnik analisiskomponen utama. Analisis faktor atau analisis komponen utama merupakan salah satu teknik analisis ketergantungan yang sangat populer dan telah dipergunakan secara luas dalam berbagaibidang ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, peneliti atau mahasiswa harus memperhatikanstruktur hubungan secara keseluruhan di antara variabel-variabel yang mencirikan obyek-obyek atau individu-individu atau variabel-variabel atau item-item atau dimensi-dimensi pengamatanyang akan membentuk faktor atau variabel laten atau kontruks
.
Menentukan Unit Analisis
 
Sampai saat ini, kita mendefinisikan analisis faktor hanya dalam hal mengidentifikasistruktur antara satu set variabel. Analisis faktor sebenarnya merupakan model yang lebih umumyang dapat mengidentifikasi struktur hubungan antar kedua variabel atau responden denganmemeriksa baik korelasi antara variabel atau korelasi antara responden.
 1.
 
Jika tujuan penelitian ini adalah untuk meringkas karakteristik, analisis faktor akanditerapkan pada matriks korelasi dari variabel. Jenis yang paling umum dari analisisfaktor, disebut sebagai Jika analisis faktor, menganalisis satu set variabel untuk mengidentifikasi dimensi yang laten (tidak mudah diamati).
2.
 
Analisis faktor juga dapat diterapkan pada matriks korelasi dari responden individuberdasarkan karakteristik mereka. Yang dimaksud dengan analisis faktor Q, metode inimenggabungkan atau mengembun banyak orang ke dalam kelompok jelas berbeda dalampopulasi yang lebih besar 1. Faktor Q pendekatan analisis tidak digunakan sering karenakesulitan computional. Sebaliknya, sebagian besar peneliti menggunakan beberapaanalisis kluster tipe responden individu kelompok 
 
 2
Mencapai Summarization Data Versus Pengurangan Data
Dalam meringkas data, analisis faktor berasal dimensi yang mendasari bahwa, ketikadiinterpretasikan dan dipahami, menggambarkan data dalam jumlah yang jauh lebih kecil darikonsep daripada individu aslinya variabel data pengurangan memperluas proses ini denganmenurunkan nilai empiris (skor faktor) untuk setiap dimensi (Faktor) dan kemudianmenggantikan nilai ini untuk nilai-nilai asli.
Data Summarization
 
Konsep dasar yang terlibat dalam summarization data melalui definisi struktur. Melaluisuatu struktur, peneliti dapat melihat sepasang variabel pada berbagai tingkat generalisasi,ranning dari tingkat yang paling rinci (variabel individu sendiri) ke tingkat yang lebih umum, dimana variabel individu dikelompokkan dan kemudian dilihat bukan karena apa yang merekawakili suatu individu, namun untuk apa yang mereka wakili secara kolektif dalammengekspresikan suatu konsep. Dalam analisis faktor, semua variabel secara bersamaandianggap tidak ada perbedaan untuk variabel dependen atau independen. Analisis faktor masihmenggunakan konsep variate, komposit linier dari variabel, tetapi dalam analisis faktor, paravariates (faktor) yang dibentuk untuk memaksimalkan penjelasan mereka dari himpunan variabelsecara keseluruhan, bukan untuk memprediksi variabel dependen. Tujuan dari summarizationdata adalah untuk mencapai pendefinisian sejumlah kecil faktor yang cukup mewakili sepasanagvariabel.
Data Reduksi
 Analisis faktor juga dapat digunakan untuk mencapai reduksi data dengan (1)mengidentifikasi variabel perwakilan dari satu set yang lebih besar dari variabel untuk digunakandalam analisis multivariat selanjutnya, atau (2) menciptakan yang sama sekali baru dari variabel, jauh lebih kecil jumlahnya, untuk sebagian atau sepenuhnya menggantikan set asli dari variabel.Dalam kedua kasus, tujuannya adalah untuk mempertahankan sifat dan karakter dari variabelasli, tetapi mengurangi jumlah mereka untuk menyederhanakan analisis multivariat selanjutnya.
Tujuan Analisis Faktor
Tujuan utama
 
analisis faktor adalah untuk menjelaskan struktur hubungan di antarabanyak variabel dalam bentuk faktor atau vaiabel laten atau variabel bentukan. Faktor yangterbentuk merupakan besaran acak (
random quantities
) yang sebelumnya tidak dapat diamati
 
 3
atau diukur atau ditentukan secara langsung. Selain tujuan utama analisis faktor, terdapat tujuanlainnya adalah:1.
 
Untuk mereduksi sejumlah variabel asal yang jumlahnya banyak menjadi sejumlahvariabel baru
 
yang jumlahnya lebih sedikit dari variabel asal, dan variabel baru
 
tersebutdinamakan faktor
 
atau variabel laten
 
atau konstruk 
 
atau variabel bentukan.2.
 
Untuk mengidentifikasi adanya hubungan antarvariabel penyusun faktor atau dimensidengan faktor yang terbentuk, dengan menggunakan pengujian koefisien korelasiantarfaktor dengan komponen pembentuknya. Analisis faktor ini disebut analisis faktorkofirmatori.3.
 
Untuk menguji valisitas dan reliabilitas instrumen dengan analisis faktor konfirmatori.4.
 
Validasi data untuk mengetahui apakah hasil analisis faktor
 
tersebut dapat digeralisasi
 
kedalam populasinya
,
sehingga setelah terbentuk faktor, maka peneliti sudah mempunyaisuatu hipotesis baru berdasarkan hasil analisis faktor
.
 
Analisis Faktor Ekspolatori atau Analisis Komponen Utama
Analisis faktor dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu: 1). Analisis faktorekspolatori dan 2). Analisis faktor konfirmatori. Seringkali analisis faktor ekspolatori
 
merupakan analisis awal untuk digunakan pada analisis lanjutan dari suatu rangkaiananalisis dalam suatu penelitian. Dalam melakukan reduksi data atau mengurangi jumlahvariabel, maka dilakuakan proses analisis faktor eksploratori atau analisis faktorekspolatori untuk membuat sebuah set variabel
 
baru, atau variabel komponen, atauvariabel laten, atau faktor
,
atau konstruk 
 
yang menggantikan sejumlah variabel asal, atauitem, atau demensi penyusunnya. Dengan demikian, variabel atau komponen atau faktoryang terbentuk haruslah ada datanya, yang berupa nilai skor faktor (SF) atau skorkomponen. Nilai skor
 
faktor (SF) dari variabel laten atau faktor yang terbentuk tergantung pada item atau sub-variabel penyusunnya, yang akan digunakan dalamanalisis lanjutan.Analisis lanjutan tersebut dapat berupai: uji t, uji F, atau ANOVA, analisisregresi, analisisfaktor lanjutan, analisis kluter. dan lainnya. Analisis lanjutan akanmempermudah interpretasi hasil analisis, sehingga didapatkan informasi yang realistik dan sangat berguna bagi data aslinya. Seperti contohnya dalam analisis regresi faktor atau

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->