Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Postmodern is Me

Postmodern is Me

Ratings: (0)|Views: 37 |Likes:
Published by FridRachman

More info:

Published by: FridRachman on Jan 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2013

pdf

text

original

 
1
 
POSTMODERNISMEJEAN-FRANCOIS LYOTARD
Pendahuluan
Istilah
 postmodernist 
, pertama kali dilontarkan oleh Arnold Toynbee pada tahun1939. Walaupun ada pendapat lain dari seorang pemikir postmodernisme, CharlesJencks, yang menegaskan bahwa lahirnya konsep postmodernisme adalah dari tulisanseorang Spanyol Frederico de Onis. Dalam tulisannya
 Antologia de la poesia espanola e
 
hispanoamericana
(1934), de Onis memperkenalkan istilah tersebut untuk menggambarkan reaksi dalam lingkup modernisme.Namun yang lebih sering dianggap sebagai pencetus istilah tersebut adalahArnold Toynbee, dengan bukunya yang terkenal berjudul
Study of History
. Toynbeeyakin benar bahwa sebuah era sejarah baru telah dimulai, meskipun ia sendiri berubahpikirannya mengenai awal munculnya, entah pada saat Perang Dunia I berlangsung atausemenjak tahun 1870-an. Meskipun para ahli saling berdebat mengenai siapakah yangpertama kali menggunakan istilah tersebut, namun terdapat kesepakatan bahwa istilahtersebut muncul pada tahun 1930-an.Jean-Francois Lyotard, dalam bukunya
The Postmodern Condition: A Report onKnowledge
(1979), adalah salah satu pemikir pertama yang menulis secara lengkapmengenai postmodernisme sebagai fenomena budaya yang lebih luas. Ia memandangpostmodernisme muncul sebelum dan setelah modernisme, dan merupakan sisi yangberlawanan dari modernisme.
Jean-Francois Lyotard
Jean Francois Lyotard lahir pada tahun 1924 di Versailles di sebuah kota kecil diparis bagian selatan. Jean-Pierre Lyotard adalah ayahnya dan ibunya bernamaMadeleine. Ia menikah dengan Andree May pada tahun 1948. Setelah berakhir Perang
Dunia ke II, ia belajar filsafat di Sorbonne dan mendapat gelar agre’gation de
philosophie tahun 1950.
 
2
 
Tahun 1950-1952 ia mengajar di sekolah menengah di kota Constantine diAljazair Timur. Kemudian ia menjadi profesor filsafat di Universitas Paris VIII (Saint-Denis). Jabatan ini dipegangnya sampai usia pensiunnya tahun 1989.Dari tahun 1956-1966, Lyotard menjadi anggota dewan redaksi jurnal sosialis
Socialisme au Berbarie
(Sosialisme atau Keadaan Barbar) istilah yang diambilnya dariMarx yang mengandaikan perlunya pilihan antara sosialisme atau keadaan barbar. Ia
 juga menjabat sebagai anggota dewan redaksi surat kabar sosialis
Pouvoir Ouvier 
”.
Lyotard menentang secara keras kebijakan pemerintah Prancis saat terjadinya Perang diAljazair, dan ikut dalam gerakan yang terjadi di Prancis tahun 1968.
Lyotard merupakan pemikir yang termasyhur, khususnya setelah menulis buku
ThePostmodern Condotion: A Report On Knowledge
, diterjemahkan Geoff Bennington andBrian Massumi (Manchester: Manchester University Press, 1984). Lyotardmenyebutnya sebagai gambaran umum dari pemikiran posmodern. Lyotard hendak menggambarkan perubahan status pengetahuan dalam masyarakat yang paling maju:masyarakat yang memasuki era pasca industri atau bisa di sebut era kapitalisme lanjut.
Ia menggunakan istilah “postmodern” untuk menggambarkan kondisi tersebut. Lyotard
mengkaitkan perubahan status pengetahuan dengan krisis narasi-narasi.Dalam
The Postmodern Explained to Children: Correpondence 1982-1985
(Sidney, Power Publications, 1992), ia membahas pemikiran postmodern dalam bidangestetika dan kaitan dengan seni
awant-garde.
Dalam buku ini Lyotard memulaipembahasan dengan menunjukkan keruntuhan bentuk-bentuk social yang seringdiasosiasikan dengan medornitas. Keruntuhan bentuk-bentuk social itu antara lain;semakin tak terbatasnya antara seni dan kehidupan sehari-sehari, ambruknya pembedaanhierarkis antara budaya popular dan elit, runtuhnya orisinalits dan pandangan penciptaseni sebagai orang yang memiliki kecerdasan, terjadinya pergeseran pencipta senisebagai orang yang memiliki kecerdasan, terjadinya pergeseran dari isi ke gaya, realitaske cipta, fragmentasi waktu jadi rangkaian era kini yang abadi.
Penolakan terhadap Grand Narasi
Bagi Lyotard penolakan posmodern terhapad narasi agung sebagai salah satu ciriutama dari postmodern, dan menjadi dasar baginya untuk melepaskan diri dari
Grand-
 
 Narative
(Narasi Agung, Narasi besar, Meta Narasi). Baginya Ilmu Pengetahuan
 
3
 
pramodern dan modern mempunyai bentuk kesatuan (unity) yang didasarkan padaceritacerita besar (
Grand-Naratives
) yang menjadi kerangka untuk menjelaskanberbagai permasalahan penelitian dalam skala mikro bahkan terpencil sekalipun. CeritaBesar itu menjadi kerangka penelitian ilmiah dan sekaligus sebagai justifikasikeilmiahan.
Grand-Naratives
(Meta-narasi) adalah teori-teori atau konstruksi duniayang mencakup segala hal dan menetapkan kriteria kebenaran dan objektifias ilmupengetahuan. Dengan konsekuensi bahwa narasi-narasi lain diluar narasi besar dianggapsebagai narasi nonilmiyah.Inti pandangan Lyotard perihal postmodernism dikarakterisasikan dengankeunggulan narasi besar. Namun, kebanyakan proyek dari narasi besar gagal. Diamencontohkan Nasionalisme Nazi dan Komunisme yang telah runtuh, Lyotard merasa
kini saatnya menciptakan ”perang atas perspektif totalistik semacam itu. Penjelasan
pemahaman Lyotard tentang narasi besar berdasarkan idenya mengenai hubunganantara narasi dan sains, tetapi keduanya dianggap seperti aliran Wittgenstein sebagai
”permainan bahasa”. Hubungan sosial dipahami seperti permainan yang memerlukan
bahasa untuk bisa ambil bagian.
”Permainan bahasa adalah relasi minimum yangdiperlukan bagi keberadaan masyarakat”.
 Narasi dan sains adalah bentuk ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan secara luasdidefinisikan untuk memasukkan pernyataan-pernyataan denotatif seperti know how,knowing how to live, how to listen, dan lain-lain. Melalui narasi aturan aturan pragmatisyang merupakan ikatan yang menjaga kebersamaan masyarakat disebarkan. Ikatantersebut diciptakan tidak hanya oleh makna narasi tetapi juga dengan aksipendeklamasian mereka. Legitimasi atas narasi semacam itu bukan berasal dari sumbereksternal, tetapi berasal dari kenyataan sederhana bahwa mereka melakukan apa yangmesti dilakukan.Sains sebaliknya hanya menerima pernyataan-pernyataan denotatif. Dalam arti
kata, ia hanya ”nilai kebenaran” yang menentukan
acceptability pernyataan-pernyataansains. Tidak sama dengan narasi, sains bukan sebuah arah dan komponen bagian ikatansosial. Bahkan ada perbedaan di sana-sini antara narasi dan sains, tidak bisa dipungkiri,bahwa keduanya adalah permainan bahasa, dan salah satunya memerlukan yang lain.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->