Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dasar Perencanaan Pengajaran Pendidikan Agama Islam

Dasar Perencanaan Pengajaran Pendidikan Agama Islam

Ratings: (0)|Views: 521 |Likes:

More info:

Published by: Mulyawan Safwandy Nugraha on Jan 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/03/2013

pdf

text

original

 
 
Dasar Perencanaan Pengajaran Pendidikan Agama Islam
A. Perencanaan Pengajaran PAI
 
1. Pengertian Perencanaan Pengajaran PAI 
 Sebelum membahas lebih lanjut tentang apa itu perencanaan pengajaranPendidikan Agama Islam, terlebih dahulu perlu kita uraikan masing-masing pengertian tersebut, yaitu kata "perencanaan" dan "pengajaran".Istilah perencanaan sering juga disampaikan arti dengan kata persiapan.Sedangkan persiapan bisa pula disebut sebagai "Rencana Kerja". Suaturencana kerja biasanya dapat berupa rencana tertulis maupun tidaktertulis.Suatu rencana kerja yang tertulis dan resmi biasanya digunakan untukmenjalankan suatu pekerjaan, baik kerja perusahaan, pendidikan, sosialdan sejenisnya. Dalam bahasa Inggris kata "Perencanaan" identik denganistilah planning, yang merupakan penentuan terlebih dahulu apa yangakan dikerjakan. Penentuan ini juga merencanakan tindakan secaraeffectuvennes, dan tindakan secara efficiency, serta mempersiapan inputdan output.Dalam kitab Idarah karya As-Sayyid Mahmud Hawari, menyebutkandefenisi perencanaan adalah persiapan untuk mengelola usaha,menyediakan segala sesuatu yang berguna untuk jalannnya bahan baku,alat-alat, modal dan tenaga.Prayudi Atmosudirjo mengemukakan rumusan perencanaan sebagaipenentuan perumusan segala apa yang dituntut oleh situasi dan kondisipada badan usaha atau unitorganisasi yang kita pimpin. Sedang Louis Allen, mengemukakan pengertiannya perencanaan sebagai penentuanserangkaian tindakan untuk mencapai sesuatu hasil yang diinginkan(
planning is the determination of a course of action to achieve a desired result 
).
Dr, Muhammad Abdul Mu’in Khumais dari Kementrian
 Agama Islam Mesir,memberikan rumusan perencanaan sebagai penentuan bentuk pekerjaanyang akan dikerjakan dengan mengatur segala persiapan untukmenghadapi segala bentuk kegiatan yang akan datang.Berdasarkan dari beberapa pengertian perencanaan tersebut di atas,kiranya dapat dikatakan bahwa suatu tujuan akan berhasil dicapai bilaterdapat perencanaan-perencanaan secara tertulis. Paling tidak,perencanaan tertulis itu banyak membuahkan hasil dalam suatu tujuan.Begitu pula dalam hal pengajaran.Bila ingin mencapai hasil yang inginkan dengan pengajaran, yang harus
 
ditentukan terlebih dahulu adalah langkah-langkah mengenai apa-apayang akan, untuk siapa, dan bagaimana sistem pengajaran yang baik. Akan tetapi, sebelum jauh berbicara mengenai pengajaran terlebih dahuluperlu diungkap apa itu pengajaran.Secara sederhana pengertian pengajaran dapat diartikan sebagaipengusahaan untuk menanamkan pengertian dan pengetahuan terhadappeserta didik supaya menjadi pandai. Jadi, pengertian pengajaran hampir sama dengan kata pendidikan.Dalam "perencanaan pembelajaran berdasarkan pendektan sistem",Oemar H Malik menjelaskan pengertian yang berbeda-beda antarapendidikan, pelatihan, dan pengajaran. Istilah-istilah tersebut masing-masing memiliki pengertian sendiri-sendiri, berbeda, tetapi berhubungansatu sama lain mempunyai kaitan yang sangat erat. Dalam kamus asing,kita mengenal istilah-istilah education, training instruction.Salah satu pendapat mengatakan bahwa, "
training is a kind to following a tightly fenced path, in order to reach a predetermind goal at the end of it.Education is to wonder freely in the fields to left and right his path preferably with a map 
".Pendidikan lebih menitikberatkan pada pembentukan dan pengembangankepribadian. Dengan demikian, pendidikan mengandung pengertian yanglebih luas, sedangkan latihan lebih menekankan kepada pembentukanketerampilan. Kedua istialah itu jelas berbeda. Namun demikian,pendidikan kepribadian saja jelas kurang lengkap. Para siswa perlu jugamemiliki keterampilan. Dengan keterampilan, siswa dapat bekerja,berproduksi dan menghasilkan hal-hal untuk memenuhi kebutuhan orangbanyak.Poerwadarminta dalam kamus umum bahasa Indonesia, menjelaskanbahwa pengajaran adalah cara (perbuatan dan sebagainya) mengajar atau mengajarkan. Dalam bahasa Inggris adalah "instruction" yang dalamhal ini berarti a goal directed teaching process which is more or lessplanned. Dalam pengajaran, perumusan tujuan adalah hal yang utamadan setiap proses pengajaran senantiasa diarahkan untuk mencapaitujuan yang telah ditetapkan. Untuk itu proses pengajaran harusdirencanakan.Berdasarkan pengertian-pengertian di atas tentang perencanaan danpengajaran, maka dapat kita gabungkan istilah tersebut menjadiperencanaan pengajaran. Dengan demikian, pengertian pererncanaanpengajaran adalah suatu antisipasi dan estimasi tentang apa yang akandilakukan dalam pengajaran, sehingga tercipta suatu situasi yangmemungkinkan terjadinya proses belajar mengajar yang dapat membantu
 
siswa untuk mencapai tujuan pengajaran yang telah dirumuskan olehguru.Dalam "pengantar dedaktik metodik", disebutkan bahwa perencanaanpengajaran adalah pemikiran tentang penerapan prinsip-prinsip umummengajar tersebut di dalam pelaksanaan tugas mengajar dalam suatusituasi interaksi pengajaran (interaksi guru-murid) tertentu yang khusus,baik yang berlangsung di dalam kelas maupun di luar kelas. Dan secarakhusus, rencana pengajaran Pendidikan Agama Islam merupakan suatubentuk model sistem perencanaan pengajaran yang bersifat sistematisyang akan digunakan sebagai kerangka kegiatan atau pedoman gurudalam melaksanakan pengajaran Pendidikan Agama Islam di kelas.Dengan demikian, kajian mengenai rencana pengajaran di bidangPendidikan Agama Islam merupakan suatu penelaahan terhadapkomponen-komponen kurikulum. Komponen-komponen tersebutmencakup tujuan, bahan, strategi, evaluasi dan sejenisnya yangterinteraksi menjadi suatu sistem.
2. Bentuk-Bentuk Pengajaran PAI 
 Seperti yang telah diuraikan di muka, bahwa perencanaan pengajarankhusus di bidang Pendidikan Agama Islam ditetapkan sekarang dandilaksanakan serta digunakan untuk waktu yang akan datang. Dalam ilmumanajemen, perencanaan tersebut memiliki bentuk-bentuk sebagaiberikut:a. Tujuan (objektif)Merupakan suatu sasaran dimana kegiatan itu diarahkan dan diusahakanuntuk sedapat mungkin dicapai dalam jangka waktu tertentu.b. Kebijakan (policy)Yaitu suatu pernyataan atau pengertian untuk menyalurkan pikiran dalammengambil keputusan terhadap tindakan-tindakan untuk mencapai tujuan.Karena kebijakan ini biasanya tidak tertulis, maka seringkali sulit untukdifahami oleh para peserta didik.c. StrategiMerupakan tindakan penyesuaian dari rerncana yang telah dibuat.Disebabkan oleh adanya berbagai macam reaksi. Oleh karena itu dalammembuat strategi haruslah memperhatikan beberapa faktor seperti:ketepatan waktu mengajar, ketepatan tindakan yang akan dilakukan dansebagainya.d. Prosedur Merupakan rangkaian tindakan yang akan dilaksanakan untuk waktumendatang. Ini lebih menitikberatkan pada suatu tindakan.e. AturanMeruapakan suatu tindakan yang spesifik dan merupakan bagian dariprosedur.f. Program

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->