Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hiv

Hiv

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 4,056|Likes:
Published by Mustafid Amna Umary

More info:

Published by: Mustafid Amna Umary on Feb 10, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as ODT or read online from Scribd
See More
See less

11/14/2010

original

 
VI. PMS DAN HIV/AIDS
Apa yang dimaksud dengan Penyakit Menular Seksual (PMS) ?
PMS adalah penyakit yang dapat ditularkan dari seseorang kepada orang lain melalui hubunganseksual. Seseorang berisiko tinggi terkena PMS bila melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan baik melalui vagina, oral maupun anal. Bila tidak diobati dengan benar, penyakit inidapat berakibat serius bagi kesehatan reproduksi, seperti terjadinya kemandulan, kebutaan pada bayiyang baru lahir bahkan kematian.
Apa saja tanda dan gejala PMS?
Karena bentuk dan letak alat kelamin laki-laki berada di luar tubuh, gejala PMS lebih mudah dikenali,dilihat dan dirasakan. Tanda-tanda PMS pada laki-laki antara lain:
 berupa bintil-bintil berisi cairan,
lecet atau borok pada penis/alat kelamin,
luka tidak sakit;
keras dan berwarna merah pada alat kelamin,
adanya kutil atau tumbuh daging seperti jengger ayam,
rasa gatal yang hebat sepanjang alat kelamin,
rasa sakit yang hebat pada saat kencing,
kencing nanah atau darah yang berbau busuk,
 bengkak panas dan nyeri pada pangkal paha yang kemudian berubah menjadi borok.Pada perempuan sebagian besar tanpa gejala sehingga sering kali tidak disadari. Jika ada gejala, biasanya berupa antara lain:
rasa sakit atau nyeri pada saat kencing atau berhubungan seksual,
rasa nyeri pada perut bagian bawah,
 pengeluaran lendir pada vagina/alat kelamin,
>keputihan berwarna putih susu, bergumpal dan disertai rasa gatal dan kemerahan pada alatkelamin atau sekitarnya,
keputihan yang berbusa, kehijauan, berbau busuk, dan gatal,
timbul bercak-bercak darah setelah berhubungan seksual,
 bintil-bintil berisi cairan,
lecet atau borok pada alat kelamin.Bagaimana remaja bisa terhindar dari PMS?Bagi remaja yang belum menikah, cara yang paling ampuh adalah tidak melakukan hubungan seksual,saling setia bagi pasangan yang sudah menikah, hindari hubungan seksual yang tidak aman atau beresiko, selalu menggunakan kondom untuk mencegah penularan PMS, selalu menjaga kebersihanalat kelamin.
Apa saja jenis PMS?
Ada banyak macam penyakit yang bisa digolongkan sebagai PMS. Di Indonesia yang banyak 
 
ditemukan saat ini adalah gonore (GO), sifilis (raja singa), herpes kelamin, klamidia, trikomoniasis,kandidiasis vagina, kutil kelamin.
Apakah PMS dapat diobati?
Kebanyakan PMS dapat diobati, namun ada beberapa yang tidak bisa diobati secara tuntas sepertiHIV/AIDS dan herpes kelamin. Jika kita terkena PMS, satu-stunya cara adalah berobat ke dokter atautenaga kesehatan., jangan mengobati diri sendiri. Selain itu, pasangan kita juga harus diobati agar tidak saling menularkan kembali penyakit tersebut.
>Mitos-mitos seputar PMS
Perlu diketahui bahwa PMS tidak dapat dicegah hanya dengan memilih pasangan yang kelihatan bersih penampilannya, mencuci alat kelamin setelah berhubungan seksual, minum jamu-jamuan, minumantibiotik sebelum dan sesudah berhubungan seks.
Apakah HIV/AIDS itu?
AIDS singkatan dari
 Aquired Immuno Deficiency Syndrome
. Penyakit ini adalah kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh. Penyebabnya adalah virus HIV. HIV sendiriadalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus.
Apakah HIV/AIDS termasuk PMS?
Ya, karena salah satu cara penularannya adalah melalui hubungan seksual. Selain itu HIV dapatmenular melalui pemakaian jarum suntik bekas orang yang terinfeksi virus HIV, menerim tranfusidarah yang tercemar HIV atau dari ibu hamil yang terinfeksi virus HIV kepada bayi yangdikandungannya. Di Indonesia penularan HIV/AIDS paling banyak melalui hubungan seksual yangtidak aman serta jarum suntik (bagi pecandu narkoba).
Tanda-tanda dan gejala HIV/AIDS
Sesudah terjadi infeksi virus HIV, awalnya tidak memperlihatkan gejala-gejala khusus. Beru beberapaminggu sesudah itu orang yang terinfeksi sering menderita penyakit ringan sehari-hari seperti flu ataudiare. Pada periode 3-4 tahun kemudian penderita tidak memperlihatkan gejala khas atau disebutsebagai periode tanpa gejala, pada saat ini penderita merasa sehat dan dari luar juga tampak sehat.Sesudahnya, tahun ke 5 atau 6 mulai timbul diare berulang, penurunan berat badan secara mendadak,sering sariawan dimulut, dan terjadi pembengkakan di kelenjar getah bening dan pada akhirnya bisaterjadi berbagai macam penyakit infeksi, kanker dan bahkan kematian.
Bagaimana bisa terhindar dari HIV/AIDS?
Lebih aman berhubungan seks dengan pasangan tetap (tidak berganti-ganti pasangan seksual). Hindari

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->