Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
tari tradisional

tari tradisional

Ratings: (0)|Views: 64|Likes:
Published by inongrini

More info:

Published by: inongrini on Jan 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2013

pdf

text

original

 
about dance | tarian tradisional Indonesia
Copyright mega09610250 gha_chibul@webmail.umm.ac.idhttp://mega09610250.student.umm.ac.id/2010/02/05/tarian-tradisional-indonesia/
tarian tradisional Indonesia
Tarian TradisionaLKebudayaan Indonesia dapat didefinisikan sebagai seluruh kebudayaanlokal yang telah ada sebelum bentuknya nasional Indonesia pada tahun1945. Seluruh kebudayaan lokal yang berasal dari kebudayaan beranekaragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral daripadakebudayaan Indonesia.Banyak Tarian yang berasal dari Indonesia, sebagai bangsa indonesiaTarian Tradisional adalah salah satu Budaya bangsa Untuk itu alangkahbaiknya apabila Tarian tradisional dapat Terus di Lestarikan sampaikapanpun.Berikut adalah beberapa tarian tradisional yang ada di Indonesia : JawaReoGReog (Ponorogo)Spoiler untuk ReoG Ponorogo :
Reog adalah salah satu kesenian budaya yangberasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal
page 1 / 6
 
about dance | tarian tradisional Indonesia
Copyright mega09610250 gha_chibul@webmail.umm.ac.idhttp://mega09610250.student.umm.ac.id/2010/02/05/tarian-tradisional-indonesia/
Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok Warok danGemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat Reog dipertunjukkan [1] . Reogadalah salah satu bukti budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kentaldengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat 
Sejarah Reog Ponorogo
Pada dasarnya ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakattentang asal-usul Reog dan Warok [2], namun salah satu cerita yang paling terkenaladalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan padamasa Bra Kertabumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. KiAgeng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak rekan Cina rajanya dalampemerintahan dan prilaku raja yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaanKerajaan Majapahit akan berakhir. Ia lalu meninggalkan sang raja dan mendirikanperguruan dimana ia mengajar anak-anak muda seni bela diri, ilmu kekebalan diri,dan ilmu kesempurnaan dengan harapan bahwa anak-anak muda ini akan menjadibibit dari kebangkitan lagi kerajaan Majapahit kelak. Sadar bahwa pasukannyaterlalu kecil untuk melawan pasukan kerajaan maka pesan politis Ki Ageng Kutudisampaikan melalui pertunjukan seni Reog, yang merupakan "sindiran" kepadaRaja Bra Kertabumi dan kerajaannya. Pagelaran Reog menjadi cara Ki Ageng Kutumembangun perlawanan masyarakat lokal menggunakan kepopuleran Reog.Dalam pertunjukan Reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenalsebagai "Singa Barong", raja hutan, yang menjadi simbol untuk Kertabumi, dandiatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa yangmenyimbolkan pengaruh kuat para rekan Cinanya yang mengatur dari atas segalagerak-geriknya. Jatilan, yang diperankan oleh kelompok penari gemblak yangmenunggangi kuda-kudaan menjadi simbol kekuatan pasukan Kerajaan Majapahityang menjadi perbandingan kontras dengan kekuatan warok, yang berada dibaliktopeng badut merah yang menjadi simbol untuk Ki Ageng Kutu, sendirian danmenopang berat topeng singabarong yang mencapai lebih dari 50kg hanya denganmenggunakan giginya [3]. Populernya Reog Ki Ageng Kutu akhirnya menyebabkanKertabumi mengambil tindakan dan menyerang perguruannya, pemberontakanoleh warok dengan cepat diatasi, dan perguruan dilarang untuk melanjutkanpengajaran akan warok. Namun murid-murid Ki Ageng kutu tetap melanjutkannyasecara diam-diam. Walaupun begitu, kesenian Reognya sendiri masihdiperbolehkan untuk dipentaskan karena sudah menjadi pertunjukan populerdiantara masyarakat, namun jalan ceritanya memiliki alur baru dimanaditambahkan karakter-karakter dari cerita rakyat Ponorogo yaitu Kelono
page 2 / 6
 
about dance | tarian tradisional Indonesia
Copyright mega09610250 gha_chibul@webmail.umm.ac.idhttp://mega09610250.student.umm.ac.id/2010/02/05/tarian-tradisional-indonesia/
Sewondono, Dewi Songgolangit, and Sri Genthayu.Versi resmi alur cerita Reog Ponorogo kini adalah cerita tentang Raja Ponorogoyang berniat melamar putri Kediri, Dewi Ragil Kuning, namun ditengah perjalanan iadicegat oleh Raja Singabarong dari Kediri. Pasukan Raja Singabarong terdiri darimerak dan singa, sedangkan dari pihak Kerajaan Ponorogo Raja Kelono danWakilnya Bujanganom, dikawal oleh warok (pria berpakaian hitam-hitam dalamtariannya), dan warok ini memiliki ilmu hitam mematikan. Seluruh tariannyamerupakan tarian perang antara Kerajaan Kediri dan Kerajaan Ponorogo, danmengadu ilmu hitam antara keduanya, para penari dalam keadaan 'kerasukan' saatmementaskan tariannya [4] .Hingga kini masyarakat Ponorogo hanya mengikuti apa yang menjadi warisanleluhur mereka sebagai pewarisan budaya yang sangat kaya. Dalampengalamannya Seni Reog merupakan cipta kreasi manusia yang terbentuk adanyaaliran kepercayaan yang ada secara turun temurun dan terjaga. Upacaranya punmenggunakan syarat-syarat yang tidak mudah bagi orang awam untukmemenuhinya tanpa adanya garis keturunan yang jelas. mereka menganut garisketurunan Parental dan hukum adat yang masih berlaku.
Pementasan Seni Reog
Reog modern biasanya dipentaskan dalam beberapa peristiwa seperti pernikahan,khitanan dan hari-hari besar Nasional. Seni Reog Ponorogo terdiri dari beberaparangkaian 2 sampai 3 tarian pembukaan. Tarian pertama biasanya dibawakan oleh6-8 pria gagah berani dengan pakaian serba hitam, dengan muka dipoles warnamerah. Para penari ini menggambarkan sosok singa yang pemberani. Berikutnyaadalah tarian yang dibawakan oleh 6-8 gadis yang menaiki kuda. Pada reogtradisionil, penari ini biasanya diperankan oleh penari laki-laki yang berpakaianwanita. Tarian ini dinamakan tari jaran kepang, yang harus dibedakan dengan senitari lain yaitu tari kuda lumping. Tarian pembukaan lainnya jika ada biasanyaberupa tarian oleh anak kecil yang membawakan adegan lucu.
page 3 / 6

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->