Cara mendapatkan
NEWSLETTER
PMP AIDS: Kirimkan identitas serta nama media Anda, akan kami kirimkan secara gratis. Informasi yang kamimuat di
NEWSLETTER
dapat dikutip atau disiarkan tanpa ijin asal menyebut sumber. Apabila anda memiliki informasi tentang HIV/AIDS yang layakauntuk disebarkan kepada masyarakat luas, silakan kirim dan akan kami muat. Anda dapat menghubungi kami ke alamat: LP3Y Jl.Kaliurang Km 13,7Ngemplak, Sleman, Yogyakarta 55584 atau via telepon dan faksimili No. (0274)896016, email: lp3y@idola.net.id dan situs http://www.lp3y.org
Penanggung Jawab : Ashadi Siregar Pimpro/Pemimpin Redaksi : Slamet Riyadi Sabrawi Staf Redaksi : Ismay Prihastuti, Laily Rahmawati, Masduki, Th. Puspitawati, Rondang Pasaribu Sekretaris Redaksi : W. Nurcahyo
L P 3 Y d a n F o r d F o u n d a t i o n
Edisi 62 Juni 2003
ISSN 0853-7402
1
D a f t a r I s i
●
Pengantar Redaksi................1
●
Kalender..............................2
XXXXXXXXXXXXXXX
●
Dapur Info............................3
- Mudah-mudahan Pesawat itu Jatuh- Catatan dari Seminar Pekerja Migran .....
●
Analisis Info.........................7
Presenter Berita Perempuan : Otoritatif .....
●
Sumber Info.........................9
Bisnis Versus HIV/AIDS
●
Spesial Info........................11
Reporter Televisi, Mengapa Harus Cantik?
●
Info Buku...........................13
- Menelusuri Relasi Bahasa Gender- Berdamai Dengan Suara Hati
●
Profil..................................16
TAMPAK
sejumlah orang berumur di atas tiga puluh-an tahun dengan pakaian warna gelap memasuki ruangpelatihan. Siapakah mereka?Itulah sosok wartawan senior
Media Indonesia
. Sebanyak 26 peserta yang terdiri dari 23laki-laki dan hanya 3 orang perempuan mengikuti WorkshopRedaktur yang diselenggarakan pada 19-28 Mei lalu. Merekamenginap di Hotel Mutiara, jalan Malioboro Yogyakarta.Adapun tujuan workshop tingkat redaktur inidiselenggarakan selain agar peserta punya pemahaman yanglebih tajam tentang peta persaingan bisnis, juga punyapemahaman lebih tajam tentang visi danmisi harian
Media Indonesia
. Sehinggamuara dari kegiatan itu diharapkanpeserta dapat mengimplementasikansikap
Media Indonesia
terhadapfenomena yang terjadi di ruang publik,baik melalui politik pemberitaan sehari-hari maupun melalui editorial.Selama sepuluh hari mengikutiworkshop, bagi mereka memang sesuatuyang “luar biasa”, tidak seperti biasanya.Beberapa peserta mengatakan palinglama mereka mengikuti pelatihan-pelatihan sebelumnya hanya 5 harisampai satu minggu. Workshop kali inimemang luar biasa, apalagi dengan jadwalyang padat seperti tertera dalam panduan.Persoalan lain di luar substansi workshop ini terdengarrasa rindu mereka terhadap keluarga. Salah satu peserta yangkebetulan perempuan dan punya dua anak usia balita,persoalan waktu ini menjadi hal yang tidak mudah. Untukmenanggulangi rasa rindu terhadap anak-anaknya, hampirtiap hari ia menelpon anaknya. “Saya tidak tenangmeninggalkan mereka terlalu lama” katanya. Itulah ungkapanhati salah seorang ibu pekerja. Dia harus mampu menguasaiatau mengatasi dua dunia, dunia pekerjaannya dan duniaanak-anaknya di rumah. Tapi apakah itu juga terjadi pada pekerja laki-laki, atauitukah tuntutan perempuan bekerja disektor publik?Terlepas dari persoalan itu, ada satuhal yang patut dicontoh selama workshopberlangsung. Meski waktu yangdikeluhkan terlalu lama bagi mereka,namun sikap profesional dengan tetapdisiplin dalam hal waktu dan pengerjaantugas patut ditiru. Meski ada beberapapeserta yang sempat “down” karenaterlalu lelah, workshop redaktur kali inirelatif berjalan lancar dan sesuai rencana.Semoga wartawan yunior dalam hal inibisa mencontoh seniornya.
(May)
Leave a Comment