Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
32Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Revisi Pedoman Bahasa Jepang

Revisi Pedoman Bahasa Jepang

Ratings:

5.0

(3)
|Views: 10,044|Likes:
Published by Denok sisilia

More info:

Published by: Denok sisilia on Feb 10, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/13/2013

pdf

text

original

 
I. PENDAHULUAN
Kebijakan pemerintah menggunakan kurikulum berbasis kompetensi didasarkan pada PP Nomor 25 tahun 2000 tentangpembagian kewenangan pusat dan daerah. Pada PP ini, dalam bidang pendidikan dan kebudayaan, dinyatakan bahwa kewenanganpusat adalah dalam hal
 penetapan standar kompetensi peserta didik dan warga belajar serta pengaturan kurikulum nasional dan penilaian hasil belajar secara nasional serta pedoman pelaksanaannya, dan penetapan standar materi pelajaran pokok 
. Berdasarkanhal itu, Departemen Pendidikan Nasional melakukan penyusunan standar nasional untuk seluruh mata pelajaran di SMA, yangmencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok, dan indikator pencapaian.Sesuai dengan jiwa otonomi, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengembangkan silabus dan sistem penilaiannyaberdasarkan standar nasional. Bagian yang menjadi kewenangan daerah adalah dalam mengembangkan strategi pembelajaran yangmeliputi pembelajaran tatap muka dan pengalaman belajar serta instrumen penilaiannya. Meskipun demikian, tidak menutupkemungkinan bagi daerah untuk mengembangkan standar tersebut apabila dirasa kurang memadai, misalnya penambahan kompetensidasar atau indikator pencapaian.Pendidikan berbasis kompetensi adalah pendidikan yang menekankan pada kemampuan yang harus dimiliki oleh lulusan suatu jenjang pendidikan. Kompetensi lulusan suatu jenjang pendidikan, sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, mencakup komponenpengetahuan, keterampilan, kecakapan, kemandirian, kreativitas, kesehatan, akhlak, ketakwaan, dan kewarganegaraan.Menurut Wilson (2001) paradigma pendidikan berbasis kompetensi mencakup kurikulum, pedagogi, dan penilaian yangmenekankan pada standar atau hasil. Kurikulum berisi bahan ajar yang diberikan kepada peserta didik melalui proses pembelajaran.Proses pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan pedagogi yang mencakup strategi atau metode mengajar. Tingkatkeberhasilan belajar yang dicapai peserta didik dapat dilihat pada hasil belajar, yang mencakup ujian, tugas-tugas, dan pengamatan.Implikasi penerapan pendidikan berbasis kompetensi adalah perlunya pengembangan silabus dan sistem penilaian yangmenjadikan peserta didik mampu mendemonstrasikan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan standar yang ditetapkan denganmengintegrasikan
life skills
. Silabus adalah acuan untuk merencanakan dan melaksanakan program pembelajaran, sedangkan sistempenilaian mencakup indikator dan instrumen penilaiannya yang meliputi jenis tagihan, bentuk instrumen, dan contoh instrumen.
Pengembangan Silabus dan Sistem Penilaian Mata Pelajaran Bahasa Jepang 
 
 
Jenis tagihan adalah berbagai bentuk ulangan dan tugas-tugas yang harus dilakukan oleh peserta didik; sedangkan bentukinstrumen terkait dengan jawaban yang harus dikerjakan oleh peserta didik, baik dalam bentuk tes maupun nontes.
I.KARAKTERISTIK BAHASA JEPANG
1. HURUF ( MOJI )Bahasa Jepang memiliki 3 ragam huruf yaitu; huruf 
Hiragana
, huruf 
Katakana
dan huruf 
Kanji 
. Bahasa Jepang ditulis dengangabungan huruf Kanji dan huruf Hiragana. Kata-kata serapan yang berasal dari luar bahasa Jepang (nama, nama tempat,kata-kata asing) ditulis dengan huruf Katakana. Huruf Latin ( Romaji ) tidak umum dipergunakan dalam bahasa Jepang,kecuali digunakan dalam buku pelajaran bahasa Jepang yang sasarannya terbatas pada kemampuan percakapan sehari-hari,iklan, atau petunjuk jalan yang diperuntukkan untuk orang asing. 2.BUNYI BAHASA JEPANG ( NIHONGONO HATSUON )Bunyi bahasa Jepang berdasarkan pada bunyi vokal [a, i,u,e,o]. Satuan Bunyi bahasa Jepang disebut
“mora” 
. Satu bunyi(satu mora) meliputi Vokal atau gabungan konsonan dan vokal seperti;
a,i,u,e,o
atau
ka,ki,ku,ke,ko
dan sebagainya atau ada juga gabungan konsonan, semi vokal “y” dan vokal seperti;
kya,kyu,kyo,bya,byu.byo
atau konsonan rangkap seperti
kippu
,
raketto
,
chiketto
dan sebagainya. Terdapat pengecualian mora istimewa yaitu
n
, yang tidak diikuti dengan vokal dandiucapkan sebagai satu bunyi. Semua bunyi tersebut diucapkan sebagai satu bunyi yang panjangnya hampir sama.Vokal (Boin) terdiri dari
vokal pendek 
dan
vokal panjang
. Bunyi vokal panjang 2 kali bunyi vokal pendek.Contoh : obasan (tante) dan obaasan (nenek) ojisan (paman) dan ojiisan (kakek)
Pengembangan Silabus dan Sistem Penilaian Mata Pelajaran Bahasa Jepang 
 
 
3.AKSEN BAHASA JEPANGAksen bahasa jepang, bukanlah berupa kuat lemahnya nada tetapi tinggi rendahnya nada. Kata yang sama tetapi dengannada tinggi rendahnya nada yang berbeda bisa mempunyai arti yang lain.Contoh : ha shi ( jembatan ) dan ha shi ( sumpit )Ki ru ( memakai ) dan ki ru ( memotong )4.STRUKTUR BAHASA JEPANGa.Di dalam struktur bahasa Jepang, predikat terletak di akhir kalimat.Contoh : Watashi wa Bogor e ikimasu. ( Saya pergi ke Bogor.)b.Di belakang kata atau kalimat dipergunakan partikel/kata bantu ( Jooshi )Dan penggunaan partikel menunjukkan hubungan antara kata dengan kata dalam kalimat dan berfungsi menambahkanberbagai arti.Contoh : Chichi wa mainichi rokujihan ni asagohan o tabemasu. ( Setiap hari ayahku makan pagi pada pukul 6:30 )c.Kata yang menerangkan terletak di depan kata yang menerangkan.( Kebalikkan dari hukum DM bahasa Indonesia )Indonesia Daigaku ( Universitas Indonesia )Ookii kuruma (mobil besar)d.Terdapat konyugasi pada kata kerja ( Dooshi ), Kata Sifat (Keiyooshi) atau pada bentuk kalimat itu sendiri.Contoh : Kyoo wa sate o tabemasu. Kinoo wa gadogado o tabemashita.( Hari ini saya makan sate. Kemarin makan gado-gado.)Kyoowa mokuyoobidesu. Kinoowa suiyoobideshita.(Hari ini hari Kamis. Kemarin hari Rabu.)Kyoowa atsuidesu. Kinoomo atsukattadesu.(Hari ini panas. Kemarinpun pasa.)
Pengembangan Silabus dan Sistem Penilaian Mata Pelajaran Bahasa Jepang 
 

Activity (32)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Irka Ariaska liked this
Irka Ariaska liked this
Sasmitha Bloom liked this
Ayukie Farizqi liked this
Barly Semen liked this
Dedari Manis liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->