Sampai saat ini masih banyak dikalangan cendekia yang berbeda pendapat tentang negeriasal Mistikus Agung Nusantara, Syekh Hamzah Fansuri yang memiliki peran sentral dalamKerajaan Aceh Darussalam. Terutama setelah muridnya Syekh Syamsuddin Al-Sumatranymenjadi Mufti dan Qadhi Malik al-Adil pada zaman pemerintahan Sultan Iskandar Muda dengangelar Syekul Islam. Prof. Naquib al-Attas, cendekiawan Nusantara yang mengadakan penelitianintent terhadap Hamzah Fansuripun masih mengalami kegamangan ketika menafsirkan bait-baitsyair beliau yang menunjuk negeri asalnya, yang sebagian besar menunjuk Negeri Siam(Thailand) karena salah menafsirkan bait syair Syekh Fansuri.Untuk mengetahui asal dan perjalanan Syekh Hamzah Fansuri, ada beberapa bait syair beliau yang harus dipecahkan dan diterjemahkan maknanya. Diantaranya adalah;
Hamzah ini asalnya
Fansuri //
Mendapat wujud di tanah
Shahrnawi //
Beroleh khilafat ilmu yang ’ali // Daripada ’Abd al-Qadir Jilani. Hamzah di
negeri Melayu //
Tempatnya
kapur di dalam kayu. Hamzah Fansuri
di dalam Mekkah // mencapai Tuhan di Baitul Ka’bah // dari
Barus
terlalu payah // akhirnya dijumpa di dalam rumah. Hamzah Fansuri
orang uryani //
seperti ismail menjadi qurbani //
bukan Ajami lagi Arabi //
senantiasa wasil dengan Yang Baqi
Dari beberapa syair di atas, ada beberapa kata yang mesti diterjemahkan dengan tepat dandihubungkan satu dengan lainnya, yaitu
Fansur, Tanah Shahrnawi, negeri Melayu, kafuur didalam kayu (kafur, champora, kaafuuro (arab), Barus, orang uryani dan bukan Ajami lagiArabi.Fansur – Barus – Kafuur di dalam kayu – negeri Melayu
Daerah Fansur-Baros yang asal adalah tempat yang dikaitkan dengan penghasil kayukamper sebagai penghasil kapur (kamfer atau al-kafur dalam bahasa Arab). Nama ini terdapatdalam banyak sumber asli Arab, Persia, dan Cina dalam berbagai buku perjalanan, botani,kedokteran, dan pengobatan.
Kapur
, yang dalam bahasa Latin disebut
camphora
, merupakan bagian dalam (inti) kayu kamfer yang padat berisi minyak yang harum. Masyarakat pra-Islamtelah mengenal kafur yang masyhur itu, hal ini dibuktikan dengan penemuan penggunaan katakafur yang disebut berkali-kali dalam syair-syair Arab sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW.
Di kalangan bangsa Yunani purba, Sumatera sudah dikenal dengan
Taprobana.
Nama
Taprobana Insula
telah dipakai oleh Claudius Ptolemeus, ahli geografi Yunani abad keduaMasehi, tepatnya tahun 165, ketika dia menguraikan daerah ini dalam karyanya
Geographike Hyphegesis
. Ptolemeus menulis bahwa di pulau Taprobana terdapat negeri yang menjadi jalan keTiongkok, sebuah bandar niaga bernama
Barousai
(Barus)
yang dikenal menghasilkan
wewangian dari kapur barus
. Disebutkan pula bahwa
kapur barus
yang diolah dari kayu kamfer dari kota itu telah dibawa ke Mesir untuk dipergunakan bagi pembalseman mayat pada zamankekuasaan Firaun sejak Ramses II atau sekitar 5000 tahun lalu. Naskah Yunani tahun 70,
Periplous tes Erythras Thalasses
, mengungkapkan bahwa Taprobana juga dijuluki
chryse nesos
,atau ‘pulau emas’. Sejak zaman purba para pedagang sekitar Laut Tengah sudah mendatangiSumatera mencari emas, kemenyan (
Styrax sumatrana
) dan kapur barus (
Dryobalanopsaromatica
) yang saat itu hanya ada di Sumatera. Para pedagang Nusantara sudah menjajakankomoditas mereka sampai ke Asia Barat dan Afrika Timur, tercantum pada naskah
Historia Naturalis
karya Plini abad pertama Masehi. Dalam kitab Yahudi,
Melakim
(Raja-raja), fasal 9,diterangkan bahwa Raja Solomon, raja Israil menerima 420 talenta emas dari Hiram, raja Tirusyang berada dibawah kekuasaannya. Emas didapatkan dari negeri
Ophir
. Al-Qur’an,
Surat Al- Anbiya’
81, menerangkan bahwa kapal-kapal Nabi Sulaiman a.s. berlayar ke “tanah yang Kami berkati atasnya” (
al-ardha l-lati barak-Na fiha
). Di manakah gerangan letak negeri Ophir yangdiberkati Allah ? Banyak ahli sejarah yang berpendapat bahwa negeri Ophir itu terletak diSumatera. Kota Tirus merupakan pusat pemasaran barang-barang dari Timur Jauh. Ptolemeus pun menulis
Geographike Hyphegesis
berdasarkan informasi dari seorang pedagang Tirus yang2
Leave a Comment
alhamdullah ini dpat mnambah wawasan sya.... syukran..
semua tulisan antum kok ga bs di donlod. tolong kirim dong ke email ana: udienhs@yahoo.com. ilmunya dibagi2 biar dpt amal jariah. syukran. Badar mahasiswa Master UM '07