Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP BILANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI MEDIA POHON BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK A DI TK AVICENNA SURABAYA

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP BILANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI MEDIA POHON BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK A DI TK AVICENNA SURABAYA

Ratings: (0)|Views: 511 |Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : WILIS TINAH, Muhammad Reza,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : WILIS TINAH, Muhammad Reza,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Jan 19, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/14/2014

pdf

text

original

 
 1
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP BILANGAN DENGAN MENGGUNAKANMETODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI MEDIA POHON BILANGAN PADAANAK KELOMPOK A DI TK AVICENNA SURABAYAWilis Tinah
Program Studi PG-PAUD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya
Muhammad Reza, S.Psi., Msi.
Program Studi PG-PAUD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya(e-mailmrezt@yahoo.co.uk )
Abstrak 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pemberian tugas melalui media pohonbilangan untuk meningkatkan kemampuan memahami konsep bilangan pada anak kelompok A di TK AvicennaSurabaya sekaligus mengetahui bagaimana peningkatannya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelasyang bersifat deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hasilnya adalah penerapan metodepemberian tugas melalui media pohon bilangan dilakukan di luar ruangan cukup efektif bagi anak danpeningkatannya mencapai 46%.
Kata Kunci:
Memahami Konsep Bilangan, Metode Pemberian Tugas, Media Pohon Bilangan.
 Abstract
This research was conducted in order to know the use of assignment method through numeral tree to improvechildren’ ability in understanding numeral concept at Group A Avicenna kindergarten Surabaya and how far isthe improvement. This research was designed as a classroom action research in the form of descriptive qualitativeresearch. The result showed that the use of assignment method through numeral tree which used outdoor waseffective enough for the childrens and had 46% improvement.
 Keywords
:
Understanding Numeral Concept, Giving Assignment, Numeral Tree Media
PENDAHULUAN
 
Perkembangan kognitif menggambarkan bagaimanapikiran anak berkembang dan berfungsi sehingga dapatberpikir (Suyanto, 2005: 53). Masih dalam buku yangsama Piaget mengemukakan bahwa perkembangankognitif setiap anak melalui empat tahapan, yaitu sensorimotor, pra operasional, operasional konkret, danoperasional formal. Pada masa pra operasionalkemampuan kognitif anak usia taman kanak-kanak mencakup beberapa hal yang diantaranya adalahkemampuan untuk memahami konsep bilangan danangka, mampu menghubungkan dan membandingkanobjek, peristiwa dan orang-orang berdasarkan hubungansebab akibat atau ukuran, bentuk dan jumlah, memahamibahwa simbol-simbol tertentu mengandung arti danbermakna (Papalia dan Olds dalam Jamaris, 2005: 181).Lingkup perkembangan kognitif yang harus dicapaioleh anak kelompok A salah satunya adalah dalambidang konsep bilangan, lambang bilangan, dan huruf, dimana dalam lingkup ini ada beberapa aspek yang harusdicapai oleh seorang anak, yaitu (1). mengetahui konsepbanyak dan sedikit, (2). membilang banyak benda satusampai sepuluh, (3). mengenal konsep bilangan, (4).mengenal lambang bilangan, dan (5) mengenal lambanghuruf (PermendiknaS 58, 2009: 10). Lebih lanjut Burndan Lorton (dalam Maryani, 2010: 4) juga menyatakanbahwa “kelompok matematika yang sudah dapatdiperkenalkan mulai dari usia tiga tahun adalah kelompok bilangan (aritmatika, berhitung), pola dan fungsinya,geometri, ukuran-ukuran, grafik, estimasi, probabilitasdan pemecahan masalah”. Akan tetapi hal ini tidak sejalan dengan kemampuan kognitif anak-anak kelompok A di TK Avicenna.Proses belajar mengajar di TK Avicenna dalam bidangpengembangan kognitif khususnya pada konsep bilanganmasih banyak kesulitan. Kesulitan-kesulitan yang dialamianak adalah seperti ketika anak diminta untuk menyebutkan bilangan-bilangan baik secara berurutan dariterkecil sampai terbesar, berurutan dari terbesar sampaiterkecil, maupun ketika anak diminta menyebutkanbilangan secara acak dengan menunjuk lambangbilangannya. Ketika anak diminta untuk menyebutkanbilangan sesuai lambangnya, anak-anak cenderung diam
 
 dan menunggu guru memberitahu kemudian merekamengikuti.Kesulitan-kesulitan yang dialami anak ini disebabkankarena keterbatasan media pendukung yang ada. Selainitu metode yang dilakukan oleh guru kelas jugacenderung masih bersifat ceramah sehingga anak kurangbegitu antusias dalam mendengarkan dan memahami apayang disampaikan oleh guru. Dalam menstimulasi ataumerangsang kecerdasan kognitif anak khususnya padakonsep bilangan harusnya dilakukan dengan metode yangmenyenangkan. Penguasaan kemampuan guru dalammengenali dan menggunakan aneka sumber belajar sertamengintegrasikannya ke dalam desain pembelajaran akanmeningkatkan kualitas proses dan hasil belajar danmembelajarkan peserta didik ketika mereka kelak melaksanakan tugasnya (Sitepu, 2008: 81-82).Pembelajaran di lembaga Taman Kanak-Kanak memiliki beragam metode yang dapat diterapkan, salahsatunya adalah metode pemberian tugas. Metodepemberian tugas dapat diartikan sebagai cara yangdilakukan dengan memberikan tugas-tugas tertentu sesuaidengan kemampuan yang akan diungkap (Yus, 2005: 57).Lebih lanjut dijelaskan bahwa metode pemberian tugasmerupakan tugas atau pekerjaan yang sengaja diberikankepada anak yang harus dilaksanakan dengan baik (Moeslichatoen,2004: 181). Lebih lanjut dalam bukuyang sama dijelaskan bahwa tugas yang diberikan kepadaanak dapat diberikan secara perseorangan atau kelompok.Seringkali anak tidak bergairah dalam mengerjakantugas dari guru, karena tugas dari guru yang berkaitandengan bilangan seringkali ditulis dalam buku tugas yangsudah tersedia dan anak-anak harus mengerjakannyadalam buku tersebut sambil duduk di kursi. Keadaan iniseringkali membuat anak dengan cepat mengumpulkantugasnya padahal belum selesai, sehingga tujuan daripembelajaran kurang dapat terpenuhi. Metode pemberiantugas sebenarnya bisa dilakukan dengan bantuan mediayang dapat menarik minat anak dalam mengerjakan tugas,misalnya untuk memahami konsep bilangan bisamenggunakan pohon bilangan dan kegiatan dilakukan diluar ruangan.Sadiman, dkk (2008: 6) mengemukakan istilah mediasebagai perantara yang mengantar informasi antarasumber dan penerima. Sedangkan media pohon bilanganadalah suatu media berbentuk pohon yang ditempelidengan angka-angka. Media pohon bilangan bisamenggunakan media asli ataupun tiruan dan kegiatannyabisa juga dilakukan di luar ruangan. Kegiatan yangdilakukan di luar ruangan apalagi dengan berlari,menempel, dan aktivitas motorik lainnya tentu akan dapatmenarik minat anak mengingat anak TK adalah anak yang tidak bisa duduk diam dalam waktu yang lama,kecuali terhadap hal-hal yang menyenangkan (Hartiti,2007: 16). Sehingga perlu adanya kegiatan yang menarik untuk mengajak anak kembali fokus dan memperhatikanapa yang dijelaskan oleh guru. Anak yang melakukanatau melaksanakan tugas dengan senang tidak akanmerasa dia sedang mengerjakan tugas.Dari latar belakang di atas maka rumusan masalahdari penelitian ini adalah:1.
 
Bagaimana penerapan metode pemberian tugasmelalui media pohon bilangan untuk meningkatkan kemampuan memahami konsepbilangan pada anak kelompok A di TK AvicennaSurabaya?2.
 
Bagaimana peningkatan kemampuan pada anak kelompok A di TK Avicenna Surabaya dalammemahami konsep bilangan dengan menggunakanmetode pemberian tugas melalui media pohonbilangan?Tujuan dari penelitian ini adalah :1.
 
Untuk mengetahui bagaimana penerapan metodepemberian tugas melalui media pohon bilanganuntuk meningkatkan kemampuan memahamikonsep bilangan pada anak kelompok A di TKAvicenna Surabaya.2.
 
Untuk mengetahui peningkatan kemampuan padaanak kelompok A di TK Avicenna Surabayadalam memahami konsep bilangan denganmenggunakan metode pemberian tugas melaluimedia pohon bilangan.Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah :1.
 
Manfaat teoritisSecara teori hasil penelitian ini diharapkan mampumemberikan kontribusi bagi perkembangan ilmupengetahuan maupun masyarakat pada umumnyamengenai penerapan metode pemberian tugasmelalui media pohon bilangan untuk meningkatkan kemampuan memahami konsepbilangan pada anak kelompok A.2.
 
Manfaat praktisa.
 
Bagi guruMemberikan masukan kepada Pendidik Anak Usia Dini (guru) dalam menerapkan metodepemberian tugas melalui media pohonbilangan untuk meningkatkan kemampuanmemahami konsep bilangan pada anak kelompok A.b.
 
Bagi sekolahMemberikan masukan bagi sekolah dalammemberikan variasi media pembelajaran, disamping itu lingkungan sekolah dapat lebihdimanfaatkan untuk pembelajaran.c.
 
Bagi anak Memudahkan untuk anak dalam menerimapelajaran khususnya pelajaran memahami
 
 3konsep bilangan karena media dan metodeyang digunakan lebih menyenangkan untuk anak.
METODE
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitiantindakan kelas yang bersifat kualitatif deskriptif dengansampel anak-anak kelompok A di TK Avicenna Surabayaberjumlah 24 anak dengan rincian 16 anak laki-laki dan 8anak perempuan. Lokasi penelitian di TK Avicenna yangberalamat di Jl. Kalijudan IX/30. Penelitian dilakukanselama dua siklus, di mana setiap siklus terdapat dua kalipertemuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa penelitiandilakukan sebanyak 4 kali dengan bantuan teman sejawat.Penelitian dilakukan dengan cara mengamati aktivitasguru selama pemberian tindakan dan kemampuanmemahami konsep bilangan yang dimiliki oleh anak baik sebelum maupun sesudah pemberian tindakan yangdidasarkan pada lembar pengamatan yang berisi indikator-indikator pengamatan yang telah disusun sebelumnya.Pengamatan terhadap aktivitas guru maupun kemampuanmemahami konsep bilangan yang dimilki oleh anak dilakukan pada setiap pertemuan di tiap siklus dilakukanagar hasil yang didapat akan lebih akurat dan stabil,mengingat anak-anak mudah bosan dan mudahmengalihkan perhatian.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus, dimana pada setiap siklus terdapat 2 kali pertemuan.Sebelum tindakan dilakukan terlebih dahulu diadakanpengamatan pra siklus.
Pra Siklus
Kegiatan atau pengamatan pada pra siklusmenghasilkan suatu data yang menunjukkan kemampuanawal dari seorang anak. Dalam hal ini kemampuan yangdiamati berkaitan dengan kemampuan anak kelompok Adalam memahami konsep bilangan. Berikut ini adalahindikator yang berkaitan dengan kemampuan memahamikonsep bilangan pada anak kelompok A di TK AvicennaSurabaya:a.
 
Anak dapat mengenal lambang angka 1-10b.
 
Anak dapat menyebutkan lambang angka 1-10secara berurutan dari yang terkecil sampai yangterbesar.c.
 
Anak dapat menyebutkan lambang angka 1-10secara berurutan dari yang terbesar sampai yangterkecil.d.
 
Anak dapat menyebutkan lambang angka 1-10secara acak Pemberian skor-skor atau penilaian untuk anak dalammemahami konsep bilangan dibagi menjadi empatkategori dari angka 1 sampai angka 4 yang didasarkanpada pendapat Sugiyono (2009: 141). Skor-skor penilaiantersebut dapat dijelaskan atau dikategorikan sebagaimanaberikut :Sangat Baik : 4Cukup Baik : 3Kurang Baik : 2Sangat Tidak Baik : 1Skor 1 bermakna bahwa anak masih belum mampumelakukan indikator (*), skor 2 adalah anak yang mampumelakukan indikator namun masih perlu bantuan (**),skor 3 untuk anak yang sudah dapat melakukan indikatorsecara mandiri (***), dan skor 4 untuk anak yang sudahsangat mampu dalam melakukan indikator (****).TabelPersentase kemampuan memahami konsep bilangan
NoIndikator Skor A %
1.Anak dapat mengenallambang angka 1-1012346135025%54%21%0%2.Anak dapat menyebutkanlambang angka 1-10 secaraberurutan dari yang terkecilsampai yang terbesar.12349132038%54%8%0%3.Anak dapat menyebutkanlambang angka 1-10 secaraberurutan dari yang terbesarsampai yang terkecil.12341761071%25%4%0%4.Anak dapat menyebutkanlambang angka 1-10 secaraacak 123413101054%42%4%0%
Siklus 1
Tindakan
 
pada siklus 1 dilakukan sebanyak dua kalipertemuan, yaitu antara pukul 07.00-09.30. pertemuanpertama dilakukan pada tanggal 11 Juni 2012 danpertemuan kedua dilakukan pada tanggal 12 Juni 2012.Pada pembelajaran ini pengembangan perangkatpembelajaran yang digunakan untuk menunjangkeberhasilan kegiatan belajar mengajar adalah RencanaKegiatan Harian (RKH) yang disusun secara sistematisoleh peneliti. RKH yang disusun berisi tentang perincianmateri pembelajaran tentang bilangan-bilangan besertalambangnya yang harus diketahui oleh anak. Materipelajaran dikemas dalam tugas-tugas yang harusdiselesaikan oleh anak, akan tetapi tugas yang harusdiselesaikan dibantu dengan media pohon bilangan yangdilengkapi dengan kartu bilangan hitam putih untuk pertemuan pertama dan kartu bilangan beraneka warnauntuk pertemuan kedua. Pohon bilangan yang digunakan

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->