Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENGGUNAAN METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA ANAK USIA 3-4 TAHUN PADA PLAY GROUP TUNAS BANGSA SOOKO MOJOKERTO

PENGGUNAAN METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA ANAK USIA 3-4 TAHUN PADA PLAY GROUP TUNAS BANGSA SOOKO MOJOKERTO

Ratings: (0)|Views: 1,454 |Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : ASRI RODIYAH,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : ASRI RODIYAH,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Jan 19, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2014

pdf

text

original

 
PENGGUNAAN METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA ANAKUSIA 3-4 TAHUN PADA
PLAY GROUP
TUNAS BANGSA SOOKO MOJOKERTOASRI RODIYAH, PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU - PENDIDIKAN ANAK USIADINI, FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYAAbstrak Metode bercerita merupakan metode untuk mengembangkan kemampuan berbahasaanak, sedangkan fungsi bercerita adalah membantu perkembangan kemampuan bahasa anak dengan menambah perbendaharaan kosakata, mengucapkan kata-kata, melatih merangkaikalimat yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Metode bercerita dipilih penulis karenametode bercerita memiliki keutamaan antara lain mengkomunikasikan nilai-nilai budaya,mengkomunikasikan nilai-nilai sosial, mengkomunikasikan nilai-nilai agama, membantumengembangkan fantasi anak, membantu mengembangkan kognitif anak dan membantumengembangkan bahasa anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh manapenggunaan metode bercerita dapat meningkatkan kemampuan kosakata anak pada Play GroupTunas Bangsa Sooko Mojokerto. Diharapkan kemampuan kosakata anak dapat berkembangdengan baik/ cepat sesuai usia anak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (ActionReseach) yang bertujuan untuk mendiskripsikan proses pelaksanaan penerapan metode berceritauntuk meningkatkan kosakata anak pada Play Group Tunas Bangsa Mojokerto, untuk mendeskripsikan keefektifan metode bercerita untuk meningkatkan kosakata anak pada PlayGroup Tunas Bangsa Mojokerto. Peneliti menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif.Penelitian PTK ini dilakukan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Daripenelitian ini ada peningkatan kemampuan kosakata pada anak. Peningkatan kemampuankosakata anak mulai dari siklus I sampai siklus II ini Nampak terlihat pada hasil prosentase padamasing-masing siklus sebesar 15,4% (80%-64,6%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapatdisimpulkan bahwa kemampuan kosakata dapat ditingkatkan melalui metode bercerita
 Abstract Storytelling method is a method to develope children
’s language skills which functionsto help improving children’s language skills by increasing vocabulary, pronouncing words,
 practicing arrange sentences in accordance with their development stage. The researcher chosestorytelling method has several important roles which are to communicate cultural values,communicate social and religious values, moreover this method is able to help childrendeveloping ther imagination, cognitive and language. This study aimed to find out how muchstoryelling method could enrich the vocabulary of children at play Group Tunas Bangsa Mojokerto. It was expected that this method could develop children language skills quickly inaccordance with their age. This research was a classroom action reseach that aimed to describethe implementation of the storytelling method to enrich the vocabulary of children at PlayGroup Tunas Bangsa Mojokerto, and to describe the effectiveness of storylling method to enrichthe vocabulary of children at the Play Group Tunas Bangsa Mojokerto. Researcher used descriptive qualitative data analysis technique. This class action research was conducted in twocycles and each cycles consisted of two meetings. From the result of the study, there was anenrichment of vocabulary skills of children. The enrichm
ent of children’s vocabulary skills
ranged from cycle I to cycle II could be seen on the percentage of each cycles which was15,4%(80%-64,6%). Based on the result of this research can be concluded that vocabularyskills can be enriched through storytelling method.
 
PENDAHULUANLatar Belakang Masalah
Masa anak-anak adalah masayang penting untuk menyesuaikan diridengan lingkungan bagi perkembangandan pertumbuhan anak. Pada diri anak memiliki karakteristik yang unik. Karenapada diri anak mempunyai perbedaanantara anak yang satu dengan yang lain.Pendidikan anak usia dini merupakanproses pembelajaran dengan
menggunakan prinsisp “bermain sambil belajar atau belajar seraya bermain” yang
sesuai dengan karakteristik dan aspek perkembangan anak usia dini. Salah satumetode pembelajaran yang baik adalahmenggunakan metode bercerita.Menurut Musfiroh (2008 : 58)berpendapat bahwa bercerita dipangangsebagai salah satu metode pengembangankosakata anak yang atepat untuk diterapkan di Paud. Metode berceritasalah satunya untuk mengembangkankemampuan berbahasa anak, sedangkanfungsi bercerita juga adalah membantuperkembangan kemampuan bahasa anak dengan menambah perbendaharaankosakata, mengucapkan kata-kata,melatih merangkai kalimat yang sesuaidengan tahap perkembangannya.Pengaruh metode bercerita jugamerupakan suatu pemberian pengalamanbelajar.Berdasarkan observasi awal,kemampuan kosakata anak-anak usia 3-4tahun pada Play Group Tunas BangsaSooko Mojokerto belum mampu dalamkosakata. Dari 15 anak usia 3-4 tahun,60% (9 anak) belum mampu dalamkosakata dan 40% (6 anak) sudah mampudalam kosakata. Kondisi ini disebabkankarena kurangnya motivasi anak dalambelajar, pemilihan metode yang kurangsesuai dalam penyampaian pembelajarantentang kosakata anak, menggangguteman yang sedang mendengarkan/ memperhatikan dan dilihat dari tanda-tanda anak belum mampu dalam kosakatasalah satunya, bisa dilihat dalam perilakuanak waktu disuruh untuk menceritakankembali cerita yang telah disampaikanoleh guru tentang kosakata, dia hanyadiam saja dan waktu diminta maju kedepan dia tidak mau atau maju tapi diamsaja bahkan tidak menjawab, atau ketikadiminta menjawab dia menangis.Selama ini pembelajaran kosakatayang diajarkan dengan menggunakanmetode ceramah, metode bercakap-cakap,dan metode tanya jawab. Sementarapembelajaran kosakata jarang digunakanmelalui metode bercerita sehingga tidak begitu menarik bagi anak Play GroupTunas Bangsa Sooko Mojokerto. Selainitu media yang digunakan masihsederhana berupa gambar yang tidak berwarna dan berwarna tetapi gambarkurang menarik sehingga kurang menarik bagi anak. Cara guru menerangkanpembelajaran masih monoton. Intonasibahasa yang digunakan datar. Guru hanyaberdiri di depan kelas, kurangkomunikatif dengan anak dan caramenyampaikan kemampuan kosakatasulit dipahami oleh anak sehingga hasilpembelajaran yang diperoleh kurangoptimal. Dari sekian banyak metodepembelajaran yang sesuai untuk penelitihanya dengan menggunakan metodebercerita. Karena melalui metodebercerita guru dapat mengkomunukasikannilai-nilai budaya, nilai-nilai soSial, nilai-nilai agama, membantu mengembangkanfantasi anak, kognitif danmengembangkan bahasa anak melaluiperbendaraan kosakatanya.Berdasarkan observasipendahuluan yang dilakukan penulisterhadap pembelajaran penggunaanmetode bercerita di Play Group TunasBangsa Sooko Mojokerto untuk mengembangkan kemampuan kosakataanak, Karena kondisi di Play GroupTunas Bangsa Sooko Mojokertomengingat banyaknya metodepembelajaran yang dipakai penulis yaitudengan menggunakan metodedemonstrasi contohnya menyanyi,pemberian tugas contohnya mewarnai,bercakap-cakap contohnya tentang tema,sehingga dalam pencapaian kemampuankosakata anak sangat kurang, penulis
 
kurang efektif dalam metodepembelajaran yang selama ini dipakai saatkegiatan pembelajaran berlangsung dananak kurang fokus dalam kegiatanpembelajaran, maka penulismenggunakan metode pembelajaranbercerita karena melalui metode berceritaguru dapat menyampaikan pembelajaranyang dapat mengembangkan bahasa anak yang salah satunya menambah kosakataanak. Metode bercerita dipilih penuliskarena metode bercerita memilikikeutamaan antara lainmengkomunikasikan nilai-nilai budaya,mengkomunikasikan nilai-nilai sosial,mengkomunikasikan nilai-nilai agama,membantu mengembangkan fantasi anak,membantu mengembangkan kognitif anak dan membantu mengembangkan bahasaanak.
Perumusan Masalah
Rumusan masalah yang diambil adalah:1.
 
Bagaimanakah penggunaan metodebercerita dapat meningkatkankemampuan berbahasa anak?2.
 
Apakah kemampuan kosakata anak dapat meningkat melalui metodebercerita?
Tujuan
Tujuan penelitian ini untuk Berdasarkanmasalah yang telah diuraikan di atas,maka dalam penelitian ini penulisbertujuan untuk mengetahui penggunaanmetode bercerita dalam meningkatkankemampuan kosakata pada Play GroupTunas Bangsa Sooko Mojokerto.
Manfaat Penelitian
 1.
 
Bagi guru penelitian ini bisa menjadirujukan untuk penggunaan metodebercerita dengan meningkatkankemampuan berbahasa.2.
 
Bagi anak dapat meningkatkankemampuan berbahasa danmenambah kosakata anak dalambercerita.
Keterbatasan
Karena untuk membatasi penelitiandiperlukan batasan masalah1.
 
Penelitian ini hanya diperuntukkanpada anak Play Group Tunas BangsaSooko Mojokerto.2.
 
Peneliti hanya terbatas untuk mengetahui metode bercerita yangberkaitan dengan perkembanganbahasa anak.
Asumsi
Asumsi adalah suatu anggapandasar yang diyakini kebenarannya olehpeneliti yang dijadikan dasar untuk langkah penelitian. Dengan judulpenelitian Penggunaan Metode BerceritaUntuk Meningkatkan Kosakata Anak Pada Play Group Tunas Bangsa SookoMojokerto, maka dapat diasumsikansebagai berikut:1.
 
Pada dasarnya anak memilikipotensi kemampuan berceritauntuk di kembangkan.2.
 
Anak dengan menggunakan metodebercerita bisa menambah kosakataanak.3.
 
Kemampuan bercerita merupakankemampuan yang penting untuk dikembangkan.
KAJIAN PUSTAKA1.
 
Pengertian Metode Bercerita
Metode berarti cara. Metodemerupakan cara melakukan kegiatandengan menggunakan fakta ataukonsep-konsep secara sistematis.Pengertian metode adalah carapenyajian bahan / pengorganisasiankegiatan belajar mengajar. Pengertianlain dari metode adalah carapenyampean suatu bahanpengembangan / kemampuan tertentu(Depdikbud, 1998 : 14).Sedangkan cerita adalahpelajaran penuh makna yangmemegang peran penting dalamsosialisasi nilai-nilai baru pada anak.Menurut Piaget dalam (Tampubolon,1991 dalam Dhieni, dkk 2008 : 6.5)
“Sejak lahir hingga dewasa pikiran
anak berkembang melalui jenjang- jenjang priode sesuai dengantingkatan kematangan anak itu secara

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->