Keutamaan menyempurnakan rukun-rukun sembahyang
Bersabda Rasulullah s.a.w.:
“Barangsiapa menunaikan sembahyang pada waktunya dan melengkapkan wudhu’nya sertamenyempurnakan ruku’nya, sujudnya dan khusyu’nya, nescaya sembahyang itu akan terangkat(ke atas langit) dalam keadaan putih dan cemerlang. Ujar sembahyang itu: Semoga Allahmemelihara engkau, sebagaimana engkau memelihara aku. Barangsiapa menunaikansembahyang di luar waktunya dan tiada pula melengkapkan wudhu’nya serta tiadamenyempurnakan ruku’nya, sujudnya dan khusyu’nya, nescaya sembahyang itu akan terangkatdalam keadaan hitam legam. Ujar sembahyang itu: Semoga Allah menyia-nyiakan engkau,sebagaimana engkau menyia-nyiakan aku. Apabila ia telah sampai ke tempat yang ditetapkanoleh Allah, maka ia pun dilipat-lipat, sebagaimana dilipatkan baju-baju yang koyak, laludipukulkanlah sembahyang itu ke muka orang yang melakukannya.”
Keutamaan berjemaah
Bersabda Rasulullah s.a.w.:
“Sembahyang berjemaah itu melebihi sembahyang bersendiri dengan 27 darajat.”
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahawa Rasulullah pernah mengesan beberapa orang tidakikut serta dalam jemaah, lalu baginda berkata:
Saya hampir-hampir akan memerintahkanorang lain untuk mengimami orang ramai dalam sembahyang, kemudian saya pergimendapatkan orang-orang yang melewat-lewatkannya (sembahyang berjamaah), lalu sayamembakar rumah-rumah mereka
.Dalam sebuah Hadis Marfu’ yang diriwayatkan oleh Khalifah Usman r.a. dari Rasulullahbunyinya:
Barangsiapa yang mengerjakan sembahyang Isya’ berjemaah, maka ia seolah-olahmendirikan ibadat sepanjang malam itu
.Berkata Muhammad bin Wasi: Saya tiada menginginkan dunia melainkan pada tiga perkara saja:(1)
Seorang saudara yang apabila saya membuat bengkok (salah), dia akan meluruskan(membetulkan) saya.(2)
Makan dari rezeki yang halal.(3)
Sembahyang dalam berjemaah yang akan diangkat daripadaku semua kelalaianku dandituliskan bagiku pahala.Al-Hasan pula berkata:
Jangan kamu bersembahyang di belakang seorang yang tidak seringmendatangi para ulama
.Ibnu Abbas r.a. berkata:
Barangsiapa mendengar suara muazzin, sedangkan dia tiadamenjawabnya (menurut pergi sembahyang berjemaah), nyatalah ia tiada mencintai kebaikan,dan tentu sekali kebaikan juga tidak akan mencintainya
.
Keutamaan sujud
Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Tiada seorang Muslim pun yang bersujud kepada Allah sekali sujud saja, melainkan Allahmengangkatkan baginya satu darjat (pahala) dan menghapuskan satu keburukan (dosa).”
Dan sabdanya lagi:
Leave a Comment
I need permission to download this document..thanks..