Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
persamaan diferensial parsial dari persamaan linear dan kuasi orde pertama sampai materi persamaan Laplace

persamaan diferensial parsial dari persamaan linear dan kuasi orde pertama sampai materi persamaan Laplace

Ratings: (0)|Views: 2,517|Likes:
Published by ogijayaprana
persamaan diferensial parsial dari persamaan linear dan kuasi orde pertama sampai materi persamaan Laplace.
persamaan diferensial parsial dari persamaan linear dan kuasi orde pertama sampai materi persamaan Laplace.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: ogijayaprana on Jan 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/10/2013

pdf

text

original

 
PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL ORDE PERTAMABAB IIITEORI PERSAMAAN LINIER DAN KUASI LINIER ORDE PERTAMA
Pada bab ini akan kita pelajari persamaan kuasi linier (dan linier) orde pertama. Teori danmetode dari solusi masalah nilai awal untuk persamaan tersebut didapatkan sebagai suatuaplikasi langsung dari teori dan metode dalam kontruksi integral kurva dan permukaan darimedan vektor yang dijelaskan pada Bab II.Pada bagian 1, kita akan mendefinisikan apa yang dimaksud solusi dari persamaan ordepertama dan kita klasifikasi/kelompokan persamaan orde pertama berdasarkan kelinieritasannya.Pada bagian 2, kita definisikan integral umum dari persamaan kuasi linier orde pertama danmetode untuk mendapatkannya. Integral umum adalah rumus yang sering menghasilkan solusidari persamaan. Pada bagian 3, kita akan mendeskripsikan masalah nilai awal untuk persamaankuasi linier orde pertama dan mendapatkan kondisi dimana terdapat solusi unik/tunggal untuk masalah ini. Pada bagian 4, kita akan melihat bagaimana jika kondisi tidak dipenuhi yangkemudian biasanya tidak terdapat solusi untuk masalah ini, dan pada kasus khusus dimanaterdapat solusi, terdapat tak terhingga solusi yang ada. Pada bagian 5, kita mengaplikasikan teoriumum untuk mempelajari hukum konservasi yang merupakan persamaan kuasi linier ordepertama yang dibangkitkan pada berbagai bagian dari fisika. Solusi dari persamaan tersebutbiasanya mengembangkan diskontinuitas yang disebut shocks atau gelombang shock, yangdiketahui sebagai fenomena pada gas dinamik. Dua contoh yang ada adalah pada arus lalu lintasdan gas dinamik, didiskusikan secara detail pada bagian 6. Terakhir, pada bagian 7, kitaperlihatkan aplikasi penting dari persamaan linier orde pertama untuk peluang, secara spesifik untuk mempelajari proses stokastik. Kita diskusikan pada dua contoh yang detail, yaitu mengenaimasalah trunking sederhana pada jaringan telepon dan kontrol dari penyakit tropis. Berbagaicontoh lain juga dideskripsikan dalam soal-soal pada bagian ini.
 
1.
 
Persamaan Diferensial Parsial Orde Pertama
Sebuah persamaan diferensial parsial orde pertama dalam dua variabel independen x,y danz yang tidak diketahui adalah persamaan yang dapat dibentuk dalam(1.1)
(
)
 Fungsi

didefinisikan pada suatu domain di
.

digunakan sebagaikordinat untuk titik-titik di
. Solusi persamaan (1.1) di domain
adalah sebuah fungsi

yang terdefinisi dan
di
sehingga dua kondisi di bawah ini harus dipenuhi:i.
 
Untuk setiap

titik 

terdapat pada domain di fungsi
.
 
ii.
 
Ketika

disubstitusikan ke persamaan (1.1) menghasilkan sebuah persamaanidentitas di

untuk setiap

 
Persamaan diferensial parsial orde pertama dapat dikelompokan berdasarkan bentuk istimewa dari fungsi
. Pengelompokan persamaan diferensial parsial adalah sebagai berikut:1.
 
Persamaan kuasi linierBentuk persamaan kuasi linier adalah(1.2)



 Pada persamaan di atas, fungsi
adalah sebuah fungsi linier pada turunan
dan
 dengan koefisien

bergantung pada variabel independen

seperti pada variable
 yang tidak diketahui.2.
 
Persamaan hampir linierBentuk persamaan hampir linier adalah(1.3)



 Pada persamaan di atas, koefisien dari turunan
dan
adalah fungsi variabel independen

.3.
 
Persamaan linierBentuk persamaan linier adalah(1.4)



 Pada persamaan di atas, fungsi dari
adalah linier pada
dan
dengan semuakoefisien hanya bergantung kepada variabel independen
dan y.Apabila suatau persamaan tidak memenuhi bentuk di atas maka persamaan disebut persamaannon-linier.
 
Untuk lebih memahami ketiga bentuk pengelompokan yang telah dijelaskan, akandisajikan beberapa contoh bentuk persamaan serta pengelompokan sebagai berikut:1.
 
Persamaan diferensial parsial berikut(1.6)
memiliki koefisien
berupa fungsi

yang bergantung dengan variabel z. Persamaan(1.6) merupakan persamaan kuasi linier.2.
 
Persamaan diferensial parsial yang disebut
euler’s relation
berikut(1.7)



dapat kita tulis sebagai



sehingga memiliki bentuk fungsi F yang linierpada
dan
dengan koefisien-koefisien yang bergantung hanya pada variabel
dan
. Sehingga, persamaan (1.7) merupakan persamaan linier.3.
 
Persamaan diferensial parsial berikut(1.8)


 memiliki koefisien
dan
yang bergantung hanya pada variabel
dan
, serta fungsi diruas kanan hanya bergantung pada variabel
yaitu
. Sehingga, persamaan (1.8)merupakan persamaan hampir linier.4.
 
Persamaan diferensial parsial berikut(1.9)
 tidak memenuhi ketiga pengelompokan persamaan diferensial yang ada. Sehingga,persamaan (1.9) merupakan persamaan non-linier.Pada bab ini, kita mempelajari persamaan diferensial parsial kuasi linier orde pertama.Ingat bahwa persamaan linier dan hampir linier adalah kasus khusus dari persamaan kuasi linier.
Soal
1.1
 
Misalkan
 f 
merupakan fungsi C
1
pada R
2
dan perhatikan bahwa untuk beberapa bilanganbulat n
1,
 f 
memenuhi kondisi(1.12)
 

 Untuk semua t
R
1
dan semua (x,y)
R
2
. Maka fungsi tersebut dikatakan homogen padaderajat n.(a)
 
Berikan contoh fungsi yang homogen pada derajat 1, 2, dan 3

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Pein Akatsuki liked this
Arum Virgina liked this
Lopes Galang liked this
Jodi Sugiarto liked this
Kristina Paseru liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->