Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENGGUNAAN MEDIA KARTU KATA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK TK AL-AZIEZ KELOMPOK B PABEAN CANTIAN SURABAYA

PENGGUNAAN MEDIA KARTU KATA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK TK AL-AZIEZ KELOMPOK B PABEAN CANTIAN SURABAYA

Ratings: (0)|Views: 2,975|Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : LILIK NUR JANNAH,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : LILIK NUR JANNAH,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Jan 22, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2014

pdf

text

original

 
6
PENGGUNAAN MEDIA KARTU KATA UNTUK MENINGKATKANKEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK TK AL-AZIEZKELOMPOK B PABEAN CANTIAN SURABAYALilik Nur JannahProdi PG PAUD FIP Universitas Negeri Surabaya
Abstrak
Pendidikan adalah usaha sadar manusia dalam mengembangkan kepribadian dan kebiasaan yangdilakukannya, salah satunya adalah kebiasaan membaca. Dari pengalaman dan pengamatan yangdidapat oleh peneliti pada anak TK Al- Aziez kelompok B Pabean Cantian Surabaya kemampuanmembaca permulaannya masih rendah dalam merangkai kata menjadi kalimat pendek saja masihmerasa kesulitan dikarenakan dalam mengajarkan membaca permulaan guru tidak menggunakanmedia, sehingga proses belajar menjadi membosankan..Tujuan penelitian untuk mengetahui sejauhmana penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan di TKAl-Aziez kelompok B Pabean Cantian Surabaya Jenis penelitian yang dipilih yaitu penelitiantindakan kelas (PTK). Dari hasil pengamatan dan penelitian yang dilaksanakan pada siklus Ipertemuan 1 nilai ketuntasan yang diperoleh hanya 54%, sedangkan pada pertemuan 2 mencapainilai 67%, namun pada siklus II pertemuan 1 mengalami perubahan hasil yaitu 71% dan padapertemuan 2 akhirnya mendapatkan nilai 83%. Simpulan yang didapat menunjukkan bahwapembelajaran dengan menggunakan media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan mambacapermulaan pada anak TK Al-Aziez kelompok B. Saran kepada para guru khususnya bagi gurutaman kanak–kanak yang ingin mengajarkan kemampuan membaca permulaan pada anahendaknya menggunakan media yang bervariasiKata Kunci
:
media kartu kata, membaca permulaan
Abstract
 Education is the human’s conscious effort in developing personality and their habits. One of their habits is reading. Based on the experience and observation of the research toward the B groupchildren at TK Al-Aziez Pabean Cantian Surabaya, their early reading skill is very low. Moreover,they get difficulties in arranging the words into a short sentence. It is because their teachers donot use media to teach their students in early reading skill. It causes their learning process becomea boring activity.This research aims to know the extent of using word cards to improve B groupchildren’s early reading skill at TK Al-Aziez Pabean Cantian Surabaya. This research is aclassroom action research. Based on the observation in the first cycle, the passing score is only54% in the first meeting, and it becomes 67% in the second meeting. In the second cycle, their result is 71% in the first meeting, and it becomes 83% in the second meeting. The conclusionshows that learning process by using word card can improve B group children’s early readingskill at TK Al-Aziez.. The suggestion given to the teachers, especially kindergarten teachers whowant to teach early reading skill to their children is that they should use various media.Keywords : word card, early reading skill.
PENDAHULUAN
`Pendidikan adalah usaha sadarmanusia dalam mengembangkankepribadian dan kebiasaan yangdilakukannya, salah satunya adalahkebiasaan membaca. Berbicara seringmerupakan proses belajar alami, sementaramembaca memerlukan usaha danpembelajaran tertentu. Dengan membacamanusia akan dapat menguasai segala ilmu,kunci utama untuk masuk pada ruang ilmudan pengetahuan tersebut tiada lain adalahdengan membaca. Membaca adalah salahsatu aktivitas yang paling penting dalamhidup dan dapat dikatakan bahwa semuaproses belajar didasarkan pada kemampuanmembaca (Masjidi 2007:1), agar anak senang membaca guru atau orang tua harusbisa memberi stimulasi dengan caramemberi kartu-kartu bergambar yangdibawahnya bertuliskan kata-kata yangsesuai dengan gambar yang dilihatnya,mengajak bermain dengan menggunakankartu kata, menciptakan lingkungan yangmenghadirkan banyak tulisan sehingga dapat
 
7
memancing anak untuk menanyakan tentangtulisan yang dilihatnyaDari pengalaman dan pengamatan yangdidapat oleh peneliti di kelompok B TK Al-Aziez Pabean Cantian Surabaya yangmemiliki 24 anak didik, yang terdiri dari 14Laki-laki dan 10 Perempuan ternyataterdapat 20 anak yang kemampuan membacapermulaannya masih rendah, dikarenakandalam mengajarkan membaca permulaanguru tidak menggunakan media, anak hanyamelihat tulisan dari guru yang ada di papantulis saja sehingga proses belajar menjadimembosankan. Menurut Masidji (2007:19)yang terjadi selama ini dalam pengenalankosa kata pada anak-anak denganmenuliskan di papan tulis dan anak banyak yang tidak memperhatikan dan akhirnyakelas menjadi gaduh dan ramai, setelahdidengar berulang-ulang anak tetap lupa dandimungkinkan karena pembelajaran yangkurang menyenangkan bagi anak sehinggapenguasaan kosa kata anak sangat kurangPeran media dalam kegiatanpembelajaran anak usia dini sangatlahpenting mengingat pada usia diniperkembangan anak berada pada masaberfikir konkrit, karena itulah penelitimencoba menggunakan media kartu kataagar tujuan yang diinginkan dapat dicapai.Pembelajaran yang paling efektif padaanak usia dini adalah dengan bermain.Melalui bermain akan mengaktifkan semuakemampuan anak, termasuk kemampuanmembaca permulaannya, dengan bermainanak tidak merasa terbebani, dia merasanyaman dan rileks padahal sebenarnya diasedang belajar. Belajar sambil bermainBermain seraya belajar, itulah modelpembelajaran di Paud termasuk TK. Penelitiberharap dengan bantuan media kartu kataanak-anak dapat termotivasi dalammeningkatkan minat baca sejak usia dini,dan dapat meningkatkan kemampuandasarnya dalam bidang bahasa yang padaakhirnya diharapkan dapat berkomunikasidengan orang lain dengan baik dan benar.Menurut Masjidi (2007:25) bahasa adalahsuatu ungkapan kepada orang lain, bahasaini bisa melalui suara, kata-kata atau dalambentuk tindakan. Budaya membaca perludkembangkan sejak usia dini (pra sekolah).R.Masrib Sareb Putra (2008:3) mengatakanbudaya membaca perlu dikembangkanbukan hanya ketika anak memasuki usiasekolah melainkan juga sejak si jabangmasih dalam kandungan.Karena itulah peneliti berkeinginanagar budaya membaca mulai ditanamkansejak usia dini, peneliti juga inginmemberikan bekal pada anak-anak TK Al-Aziez Pabean Cantian Surabaya agar setelahtamat dari TK mereka tidak merasa kesulitandalam membaca di tingkat Sekolah Dasar,karena membaca di tingkat Sekolah Dasaradalah salah satu kompetensi yangditekankan.Berdasarkan uraian diatas makapeneliti mengangkat judul “PenggunaanMedia Kartu Kata Untuk MeningkatanKemampuan Membaca Permulaan padaanak TK AL-Aziez kelompok B PabeanCantian Surabaya”.Berdasarkan latar belakang yang telahpeneliti uraikan di atas, maka peneliti dapatmerumuskan masalah yang ada ialah:Apakah penggunaan media kartu kata dapatmeningkatkan kemampuan membacapermulaan di TK Al-Aziez kelompok BPabean Cantian SurabayaBerdasarkan penetapan rumusanmasalah yang telah ditulis di atas makapeneliti mempunyai tujuan untumengetahui sejauh mana penggunaan mediakartu kata dapat meningkatkan kemampuanmembaca permulaan di TK Al-Aziezkelompok B Pabean Cantian Surabaya.Salah satu bidang pengembangan dalamkemampuan dasar di Taman Kanak-kanak adalah pengembangan bahasa, menurutSuyanto (dalam Susanto, 2011:74)pembelajaran bahasa untuk anak usia dinidiarahkan pada kemampuan berkomunikasi,baik secara lisan maupun tertulis (simbolis).Untuk memahami bahasa simbolis anak perlu belajar membaca dan menulis.Sujiono (2009:185) mengatakan bahwakecerdasan linguistik adalah kecerdasandalam mengolah kata atau kemampuanmenggunakan kata secara efektif baik secaralisan maupun tertulis. Kecardasan inimemiliki empat ketrampilan yaitu:menyimak, membaca, menulis danberbicara. Montolulu (2005:6.4) mengatakanbahwa aspek pengembangan bahasa anausia 5-6 tahun adalah :Menirukan 2 – 4 urutan angka, kataMengikuti 2 – 5 perintah sekaligusMenggunakan dan dapat menjawabpertanyaan apa, mengapa, di mana,berapa ,
 
8
bagaimana, dan sebagainya dengan kalimatyang lengkapMenceritakan kembali isi cerita yang sudahdiceritakan guruMemberikan keterangan/ informasi lengkaptentang suatu halMemberikan batasan beberapa kata/bendaBerbicara lancar dengan kalimat yangkompleksMemecahkan masalah dengan berdialogDalam Kamus Besar Bahasa Indonesia(1997) membaca adalah melihat sertamemahami isi dari apa yang tertulis (denganmelisankan atau dalam hati).. DalamPedoman Pembelajaran BidangPengembangan Bahasa di Taman Kanak-Kanak disebutkan bahwa membaca dapatditunjukkan dengan kegiatan yangmelibatkan unsur auditif (pendengaran) danvisual (penglihatan).Menurut Tzu (dalam Susanto, 2011:84)mengatakan bahwa pengertianmembaca adalah menerjemahkan simbol(huruf) ke dalam suara yang dikombinasikandengan kata-kata.Adapun menurut Hartati (dalamSusanto, 2011:84) membaca adalahkegiatan mental dan fisik untuk menemukanmakna dari tulisan walaupun dalam kegiatanini terjadi pengenalan huruf-huruf. .Menurut Steinberg (dalam Susanto,2011:83) membaca dini ialah membaca yangdiajarkan secara terprogram pada anak prasekolah .dalam konteks pribadi anak-anak dan bahan-bahan yang diberikanmelalui permainan dan kegiatan yangmenarik sebagai perantara pembelajaranDalam Buku Pedoman Pembelajaran BidangPengembangan Bahasa di Taman Kanak-Kanak 2010, secara umum, melalui kegiatanpersiapan membaca diharapkan peserta didik dapat membentuk perilaku membaca,mengembangkan beberapa kemampuansederhana dan ketrampilan pemahamanserta mengembangkan kesadaran huruf.Sudjana, Nana dan Rivai, Ahmad(2007:3) mengatakan bahwa mediapembelajaran yang biasa digunakan dalamproses belajar mengajar adalah : Pertama,media grafis seperti gambar, foto, grafis,bagan, poster, kartun dan lain-lain. Mediagrafis sering juga disebut media dua dimensikarna mempunyai ukuran panjang dan lebar.Kedua, media tiga dimensi yaitu dalambentuk model seperti model padat, modelpenampang, model susun dan lain – lain.Ketiga, media proyeksi seperti slide, film,OHP dan lain – lain. Keempat, penggunaanlingkungan sebagai media pembelajaran.Penggunaan media di atas tidak dilihat ataudinilai dari segi kecanggihan medianyatetapi dari fungsi dan penggunaannya dalammembantu mempertinggi proses belajarmengajar.Kartu kata adalah kartu yangberbentuk lembaran-lembaran persegipanjang atau bentuk yang lainnya (bentuk buah, binatang dan lain-lain) yangbertuliskan kata-kata yang mudah dicernaanak-anak terutama yang masih berusiabalita. Dengan menggunakan kartu katakegiatan pembelajaran di TK dapatdilakukan sambil bermain, karena denganbermain anak tidak merasa terbebani untuk belajar membaca seperti orang dewasa,dengan bermain anak menemukankebebasan untuk berekspresi danmengutarakan pendapatnya.Setelah anak memahami danmengerti tulisan dalam kartu kata denganukuran yang besar diharapkan mereka jugamemahami tulisan dalam bentuk teks book.
METODE PENELITIAN
Penelitian tindakan merupakan suatupencermatan terhadap kegiatan belajarberupa sebuah tindakan yang sengajadimunculkan dan terjadi dalam kelasbersama-sama.Tindakan tersebut diberikanoleh guru atau dengan arahan guru yangdilakukan oleh siswa (Arikunto, 2006:10).Dalam penelitian ini penelitimelakukan Penelitian Tindakan Kelasdengan jenis penelitian kualitatif daneksperimen. Dikatakan sebagai penelitiankualitatif, karena pada saat data dianalisisdigunakan pendekatan kualitatif tanpa adaperhitungan statistik. Dikatakan sebagaipenelitian eksperimen, karena penelitian inidiawali dengan adanya perencanaan, adanyaperlakuan terhadap subyek penelitian, danadanya evaluasi terhadap hasil yang dicapai.Sesuai dengan Jenis penelitian yangdipilih, yaitu penelitian tindakan makapeneliti menggunakan model penelitian daripenelitian tindakan Model Arikunto yaituseperti dikemukakan dalam skema berikutini

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->