Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
a

a

Ratings: (0)|Views: 7 |Likes:
Published by ershahasan
b
b

More info:

Published by: ershahasan on Jan 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2014

pdf

text

original

 
Formulasi ekstrak daun sukun dengan basis gel sebagai antiinflamasi(Marline Abdassah, Sri A. Sumiwi, Jemmy Hendrayana)199
FORMULASI EKSTRAK DAUN SUKUN (
 Artocarpusaltilis
(Parkins.) Fosberg) DENGAN BASIS GELSEBAGAI ANTIINFLAMASI
Marline Abdassah, Sri Adi Sumiwi, Jemmy HendrayanaFakultas Farmasi Universitas PadjadjaranKorespondensi: Dr. Marline Abdassah Apt.Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaranmabdasah@yahoo.com
ABSTRACT
Formulation anti-inflammatory gel from sukun leaves extract (
 Artocarpus altilis
(Parkins.)Fosberg) by various sukun leaves extract concentrate 4%, 8%, 12%, and 16% has beencarried out. The purpose is to find a stable formula of extract, efective and safe as gel anti-inflammatory. The evaluation included stability, organoleptic, pH , viscosity, consistency,safety test after 56 days storage, and anti-inflammatory activity has been investigated onmale white rats of Wistar strain. The activity test using the carrageenan inducement methodof the right paw of the rats and the materials test were given topically. The result showedafter physical and chemical stability observation , no changes occurred. In safety test,every forms has been guaranteedly safety since no skin irritation occur. Effectivity testshowed that every formula can produces anti-inflammatory activity. The best formula wasgiven anti-inflamatory, is gel with concentrate sukun leaves extract (
 Artocarpus altilis
 (Parkins.) Fosberg)of 16%, inflammation inhibition of 6.96%.
Keywords: Artocarpus altilis (Parkins.) Fosberg), Gel, anti-inflammatory 
ABSTRAK
Telah dilakukan penelitian mengenai formulasi gel antiinflamasi dari ekstrak daun sukun(
 Artocarpus altilis
(Parkins.) Fosberg) dengan menggunakan variasi konsentrasi ekstrak 4%,8%, 12%, dan 16%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula gel yang stabil, efektif dan aman dalam penggunaannya sebagai sediaan gel antiinflamasi. Pengujian meliputi ujistabilitas, yaitu pemeriksaan secara organoleptis, perubahan pH, viskositas, konsistensi, ujikeamanan
 
selama 56 hari penyimpanan, dan uji aktivitas antiinflamasi terhadap tikus putih jantan galur Wistar. Pengujian aktivitas antiinflamasi dilakukan dengan menggunakanmetode penginduksian karagenan pada telapak kaki kanan tikus dan bahan uji diberikansecara topikal. Hasil pengamatan stabilitas fisik dan kimia sediaan meliputi konsistensi,warna, dan bau menunjukkan bahwa selama 56 hari penyimpanan tidak terjadi perubahan.Sedangkan untuk nilai viskositas dan pH mengalami penurunan. Berdasarkan uji keamanan,setiap formula dinyatakan aman untuk digunakan karena tidak mengiritasi kulit. Hasilpengujian efektivitas menunjukkan bahwa semua formula dapat memberikan aktivitasantiinflamasi. Formula yang memberikan aktivitas antiinflamasi paling baik adalah formuladengan konsentrasi ekstrak daun sukun (
 Artocarpus altilis
(Parkins.) Fosberg) 16%, denganmemberikan efek inhibisi radang 6,96%.
Kata kunci : sukun, Artocarpus altilis (Parkins.) Fosberg, gel, antiinflamasi 
 
Jurnal Farmasi Indonesia Vol. 4 No. 4 Juli 2009: 199 -209200
PENDAHULUAN
Kesehatan merupakan hal yangsangat penting bagi setiap orang.Untuk menjaganya seringkalidigunakan obat-obatan modernataupun tradisional. Oleh karena itudilakukan penelitian guna menggalipotensi dari obat-obatan tradisionalpada tanaman obat yang berkualitasbaik.Salah satu tanaman obat yangmemiliki potensi bagi kesehatan yaitu
 Artocarpus altilis
atau lebih dikenaldengan sukun yang sudah banyakdigunakan dan dilaporkan memilikibanyak kegunaan karena kandungansenyawa-senyawa berkhasiat dalamtanaman tersebut seperti saponin,polifenol, tanin, asam hidrosianat,asetilkolin, riboflavin dan flavonoid (1,2). Khasiat yang bisa diambil daritanaman ini antara lain untukmengobati penyakit liver, hepatitis,sakit gigi, pembesaran limpa, jantung,ginjal, dan sebagai obat penyembuhpenyakit kulit, seperti gatal-gatal,bengkak, borok, dan infeksi kulitlainnya. Bagian bunga dapat digunakansebagai obat sakit gigi. Bahkan,masyarakat Ambon memanfaatkan kulitbatangnya untuk obat mencairkandarah bagi wanita yang baru 8-10 harimelahirkan. Di Trinidad dan Bahama,dekokta dari daun sukun dipercayadapat menurunkan tekanan darah danmenghilangkan asma. Kunyahan daunsukun muda dikatakan dapatmenetralkan racun dalam makanan (2,3). Khasiat lain yang bisa diambil daritanaman ini adalah untuk mengurangiudema karena dalam tanaman inimengandung flavonoid yang sangatefektif sebagai antiinflamasi. Hal inididukung dengan penelitian yangsudah dilakukan sebelumnya bahwaaktivitas antiinflamasi dari flavonoidyang berhasil diisolasi dari
 Artocarpuscommuni 
s dan
 ArtocarpusHeterophyllus
, secara invitro dapatmenghambat pelepasan mediator-mediator kimia dari sel mast, neutrofildan makrofag (4). Berdasarkan uraiandi atas, maka dilakukan penelitianterhadap aktivitas antiinflamasi dari geldengan ekstrak daun sukun.Inflamasi merupakan reaksi protektif vaskular dengan menghantarkancairan, produk darah dan nutrien ke jaringan interstisial ke daerah cedera.Proses ini menetralisasi danmengeliminasi patogen atau jaringanmati (nekrotik) dan memulai cara-caraperbaikan jaringan tubuh. Tanda-tandainflamasi meliputi sakit (
dolor 
), panas(
calor 
), merah (
rubor 
), bengkak (
tumor 
)dan hilangnya fungsi (
functio laesa)
.Bila inflamasi menjadi sistemik akanmuncul tanda dan gejala demam,leukositas, malaise, anoreksia, mual,muntah dan pembesaran kelenjar limfe(5).Obat-obat antiinflamasi adalahgolongan obat yang memiliki aktivitasmenekan atau mengurangiperadangan. Aktivitas ini dapat dicapaimelalui berbagai cara, yaitumenghambat pembentukan mediator radang prostaglandin, menghambatmigrasi sel-sel leukosit ke daerahradang, menghambat pelepasanprostaglandin dari sel-sel tempatpembentukannya (6).Ekstrak maupun dekokta dari daunsukun mempunyai rasa yang tidak enaksehingga akan sulit dalampenggunaannya secara per oral. Olehkarena itu akan dibuat suatu formulasisediaan transdermal berbentuk gel,sehingga akan lebih aman dan nyamandalam penggunaanya.Gel didefinisikan sebagai suatusistem setengah padat yang terdiri darisuatu dispersi yang tersusun baik daripartikel anorganik yang kecil ataumolekul organik yang besar dan salingdiresapi cairan (7). Gel memiliki sifat-sifat antara lain bersifat lunak, lembut,mudah dioleskan, dan tidakmeninggalkan lapisan berminyak padapermukaan kulit. Formula umumsediaan gel, terdiri dari bahan dasar gelyang merupakan makromolekul organik
 
Formulasi ekstrak daun sukun dengan basis gel sebagai antiinflamasi(Marline Abdassah, Sri A. Sumiwi, Jemmy Hendrayana)201
bersifat hidrokoloid atau bahananorganik submikroskopik yang bersifathidrofil (8).
METODE PENELITIANAlat
 Alat-alat yang digunakan dalampenelitian ini adalah maserator,
Rotary 
evaporator, timbangan analitis,pHmeter Metrohm 744, Viscotester Rion (VT-04 F), pletismometer, alatsuntik dan alat-alat gelas yang lazimdigunakan di Laboratorium Formulasidan Teknologi Sediaan Non-steril
Bahan
Bahan-bahan yang digunakan dalampenelitian ini adalah daun sukun(
 Artocarpus altilis
(Parkins.)
 
Fosberg,
 Aqupec HV-505 
, triethanolamin,gliserin, etanol 70%, metilparaben,propilparaben, aquadest, λ-karagenan,larutan NaCl 1%, PGA,luminal/fenobarbital.
Pengumpulan bahan dandeterminasi tumbuhan
Daun sukun (
 Artocarpus altilis
(Parkins.)
 
Fosberg) yang digunakandiperoleh dari salah satu pasar di kotaBandung, Jawa Barat. Tanamankemudian dideterminasi di HerbariumLaboratorium Taksonomi Tumbuhan,Jurusan Biologi, Fakultas MIPA,Universitas Padjadjaran.
Pengolahan dan ekstraksi bahan
 Daun sukun (
 Artocarpus altilis
(Parkins.)
 
Fosberg) yang akandigunakan dikeringkan dan dihaluskandengan alat penggiling hingga menjadiserbuk halus. Metode ekstraksi yangdigunakan adalah maserasi denganmenggunakan pelarut etanol 70%.Penggantian pelarut dalam suhu kamar dilakukan setiap 24 jam sebanyak tigakali. Serbuk simplisia daun sukundimasukkan ke dalam maserator kemudian ditambah pelarut etanol 70%sampai seluruh serbuk terendam dandidiamkan selama 24 jam sambil terusdiaduk-aduk. Setelah 24 jam maseratditampung dan dilakukan maserasiulang. Maserat yang diperolehdipekatkan dengan menggunakan
rotary evaporator 
pada tekanan rendahdan suhu 40° sampai terbentuk ekstrakkental. Ekstrak tersebut kemudiandituangkan ke dalam cawan penguapyang telah ditara, lalu diuapkan di ataswaterbath dan hasilnya ditimbang.
Skrining Fitokimia Ekstrak DaunSukun
 Skrining fitokimia dilakukan terhadapsenyawa-senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tannin,kuinon, polifenol, steroid dantriterpenoid, saponin, monoterpen danseskuiterpen.
Formulasi dan Pembuatan SediaanGel dari Ekstrak Daun Sukun
Formula basis sediaan gel yangdibuat disajikan dalam tabel 1,sedangkan formulasi gel antiinflamasidengan variasi Konsentrasi ekstrakdaun sukun 5%, 10%, 15% dan 20%untuk formula basis yang terpilih darivariasi konsentrasi aqupec, terterapada Tabel 2.Gel dibuat dengan cara Aqupecdikembangkan dalam aquadest sampaimengembang, kemudian digerussambil ditambahkan triethanolaminsedikit demi sedikit sampai terbentukmassa gel. Lalu ditambahkan gliserin.Metil paraben dan propil paraben yangsudah dilarutkan, ditambah etanolsedikit demi sedikit hingga tercampur.Sedikit demi sedikit ekstrak daun sukunyang telah diencerkan dengan alkoholditambahkan ke dalam basis gel,digerus sampai homogen.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->