Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Menyantuni Dhuafa

Menyantuni Dhuafa

Ratings: (0)|Views: 46 |Likes:

More info:

Published by: Ber Fikir Lah Positive on Jan 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2013

pdf

text

original

 
Menyantuni Dhuafa
Menyantuni DhuafaBahan AjarPERINTAHMENYANTUNI KAUM DUAFAStandar Kompetensi :14. Memahami ayat-ayat Al-Quran tentang perintah menyantuni kaum duafaKompetensi dasar :14.1 Membaca Quran surat Al-Isra ayat 26-27 dan Al-Baqarah ayat 17714.2 Menjelaskan arti quran surat Al-Isra 26-27 dan Al-Baqarah ayat 17714.3 menampilkan perilaku menyantuni kaum duafa seperti terkandung dalam surat Al-Isra ayat26-27 dan Al-Baqarah ayat 177Keterangan Gambar : Siswa SMAN 6 Yogyakarta praktik langsung menyantuni kaum duafa baik disekitar tempat tinggal siswa, maupun di lingkungan sekolah dengan memberikan bingkisansembako atau uang sebagai bentuk penanaman perilaku dan pembiasaan.KAJIAN FAKTAGelandangan dan Pengemis:Jakarta Tetap Jadi TumpuanSebuah tradisi yang sudah menjadi ritual wajib setiap tahun menjelang hari Raya Idul Fitri ataupopuler dengan istilah lebaran. Pemerintah Provinsi DKI jakarta tiba-tiba galak terhadapgelandangan dan pengemis yang dianggap sebagai penyandang masalah kesejahteraan sosial.Namun, setiap menjelang Ramadhan, gelandangan dan pengemis tetap saja berdatangan keJakarta, yang masih mereka anggap sebagai tumpuan harapan.Contohnya, Parti dan anaknya Martin yang masih berusia 4 tahun, yang merupakan satu dariribuan orang yang setiap hari mencari nafkah di jalanan Jakarta dengan jalan meminta-minta.Selain di Grogol, orang-orang seperti Parti dapat ditemui dipersimpangan lain seperti Senen,Cempaka Putih, Tomang, hingga Blok M.Sulitnya mencari nafkah di kampung menjadi alasan banyak orang untuk merantau ke Jakartameski mereka harus hidup dan bekerja apa saja seperti yang dialami Amin. Untuk mengejar uangRp50.000,00 perhari sebagai buruh galian, pria berumur 60 tahun ini meninggalkan rumahnya di
 
Jepara, Jawa Tengah, dan tidur di kolong jembatan layang Grogol. Padahal, besranya biayahidup di Jakarta membuatnya hanya bisa membawa puang sekitar Rp500.000,00, bahkanRp200.000,00 meski sudah bekerja dua minggu di Jakarta. Dalam satu bulan,Amin juga hampirtidak pernah bekerja penuh di Jakarta sebab cukup sulit mendapat proyek di Jakarta. Selainkarena Proyek yang terbatas, buruh galian juga banyak.Namun, kondisi itu tetap tidak menghalanginya datang ke Jakarta. Sebab, sepahit apapun bekerjadi Jakarta, tetap lebih baik dibandingkan dengan mengolah sawah seluas 750 meter persegimiliknya di Jepara. Sebab, setiap kali panen dan kondisi baik, pendapatan bersih yang didapatnyahanya Rp400.000,00 untuk 4 bulan. Jika tiba-tiba harga gabah anjlok atau harga pupuk melambung tinggi, serta tanaman terserang hama atau kurang air, pendapatan Amin bisa kurangdari itu atau bahkan nol.Sebenarnya pemerintah DKI sudah bekerjasama dengan panti sosial untuk mendidik penyandangmasalah kesejahteraan sosial. Setelah ditangkap dan diberi pendidikan ketrampilan di panti,diharapkan mereka tidak kembali lagi ke Jakarta. Semua biaya pendidikan ditanggungpemerintah DKI, meski demikian, ada juga penyandang masalah sosial yang sudah dididik, tetapikemudian tertangkap lagi oleh tramtib DKI Jakarta.Selama masalah kemiskinan tidak terpecahkan, Parti dan teman-temanya tetap akan datang keJakarta meski dengan resiko harus hidup di sembarang tempat. Dan, resiko itu bagi mereka tidak seberapa dibandingkan dengan kegelisahan perut yang menunggu diisi.( Disarikan dari artikel kolom Metropolitan, Kompas, Rabu 4 Oktober 20008TELAAHA. Surah Al Isra Ayat 26-271. Asbabun NuzulSurah Al Isra dikenal juga dengan nama Surah Bani Israil yang termasuk golongan suratMakiyah. Pada ayat 26-27 ini mempunyai asbanun nuzul yang diriwayatkan oleh At Thabraniyang bersumber dari Abu Sa`id Al Khudri dan dalam riwayat lain oleh Ibnu Marduwaih yangbersumber dari Ibnu Abbas bahwa ketika turun ayat ini, Rasulullah saw, memberikan tanah diFadak ( tanah yang diperoleh Rasulullah dari pembagian ganimah atau rampasan perang ) kepadaFatimah.2. Bacaan Surah Al Isra Ayat 26-7
                                  
 Artinya :(26)Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin danorang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secaraboros.(27)Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan ituadalah sangat ingkar kepada Tuhannya.(QS Al-Isra:26-27)KATA MUTIARATangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah3. Kandungan Ayata. Secara umum ayat tersebut berhubungan dengan hubungan antara manusia dalam hal
 
memanfaatkan dan menggunakan harta yang dimilikib. Orang yang diberi nafkah atau harta hendaklah memperhatikan dari oarng yang paling dekatseperti; keluarga atau kaum kerabat, orang-orang miskin, orang yang dalam perjalanan.c. Larangan untuk tidak berlaku boros dalam membelanjakan hartanya atau menghambur-hamburkan hartad. Perbuatan boros adalah sifat syaitaniyah yang harus ditinggalkan, dan syaitan itu adalahmakhluk yang selalu ingkar kepada Allah.4. PenjelasanPada ayat 26 menjelaskan kepada manusia bahwa orang yang mempunyai kelebihan harta punyakewajiban untu menyantuni atau menolong. Ditegaskan dalam ayat tersebut bahwa orang yangpaling berhak untuk segera mendapat santunan adalah dari oang yang paling dekat dalam sebuahkeluarga, yaitu;a. Keluarga dekat atau kaum kerabatnyab. Orang-orang miskinc. Orang yang kehabisan bekal dalam perjalananDalam ayat 26 tersebut dengan tegas melarang manusia untuk bersifat boros dan menghamburhamburkan harta untuk keperluan yang kurang bermanfaat. Sedangkan dalam ayat 27 Allahmengingatkan kepada manusia dengan memberikan tekanan bahwa perilaku boros adalahtermasuk saudara syaitan. Dan syaitan itu selalu ingkar kepada Allah swt. Daripada untuk menghaburkan harta masih banyak saudara kita yang memerlukan bantuan kita semua yangmemiliki harta lebih.Pemberian infak dari harta yang diperoleh haruslah dengan cara yang baik dan sesuai dengankadar ketentuan yang layak. Allah swt berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 267 sebagaiberikut :
                                                                   
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->