Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pendidikan muhammadiyah.docx

pendidikan muhammadiyah.docx

Ratings: (0)|Views: 67 |Likes:
Published by Syamsul Ma'arif

More info:

Published by: Syamsul Ma'arif on Jan 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/08/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN
Dimasa lalu muhammadiyah bekerja untuk kesejahteraan manusiayang diridhai Allah dalam bingkai kehidupan bangsa Indonesia di tengahpergaulan bangsa-bangsa di dunia sebagai bahan dasar perwujudanmasyarakat islam yang sebenar-benarnya. Ide kesatuan umat dan kemanusianKiai Ahmad Dahlan dan fungsi sosial tarjih seperti tertuang pada pokok pikiran pemebentukan majelis tarjih, merupakan landasan realisasi program-program ide-ide kebangsaan Muhammadiyah. Masyarakat islam yangsebenar-benarnya adalah suatu bentuk kehidupan masyarakat yang warganyamemeluk beragam agama di mana nilai-nilai islam seperti pemahamanmuhammadiyah menjadi dasar kehidupan bersama.Fokus ijtihad dan tajdid muhammadiyah masa Kiai Ahmad Dahlanialah realisasi ajaran ritual islam sebagai fungsi pemecahan permasalahankehidupan sosial, ekonomi, budaya ( pendidikan ), dan ilmu pengetahuanmenggunakan management modern. Pemikiran pendidikan yangdikemukakan K.H. Ahmad Dahlan adalah membawa pembaharuan dalambidang pembentukan lembaga pendidikan Islam yang menggabungkan sistempendidikan pesantren (sorogan/halaqah) dengan sistem pendidikan Belanda(sistem klasikal). Diharapkan dengan cara ini seorang tamatan madrasah atausekolah umum akan muncul pribadi-pribadi muslim yang utuh.Perkembangan Muhammadiyah dalam konteks pendidikannya baik Konsep dan integrasi yang dilakukan muhammadiyah dalam pendidikan akankita bahasa dalam makalah ini
 
2
BAB IIPEMBAHASANA.
 
Latar Belakang Lahirnya Pendidikan Muhammadiyah
Pada awal abad ke 20, lembaga-lembaga pendidikan yang terdapat diIndonesia dikelompokkan menjadi dua kelompok besar sistem pendidikanyaitu sistem pendidikan tradisional pribumi yang diselenggarakan dalampondok-pondok pesantren dengan kurikulum seadanya dan pendidikansekuler yang sepenuhnya dikelola oleh pemerintah kolonial yang di dalamnyatidak ada pelajaran agama. Itulah mengapa pada masa itu, realitas duniapendidikan di Indonesia ditandai oleh adanya dualitas sistem pendidikan,antara pendidikan Islam di pesantren yang memfokuskan pada pengetahuanagama semata dan pendidikan sekuler di sekolah Belanda yang melahirkanmanusia yang tidak paham agama
1
dengan ciri
 – 
ciri yang sangat menonjolkansifat intelektualistik, elistis, diskriminatif, serta sama sekali tidak memperhatikan dasar
 – 
dasar dan asas
 – 
asas moral keagamaan
2
.Di pondok-pondok Pesantren, seluruh pelajaran yang diberikankepada santri adalah pelajaran agama. Proses pendidikan pada sistem inidiselenggarakan secara tradisional, dan secara pribadi oleh para guru ataukyai dengan menggunakan metode sorogan (murid secara individualmenghadap kyai satu persatu dengan membawa kitab yang akan dibacanya,kyai membacakan pelajaran, kemudian menerjemahkan dan menerangkanmaksudnya) dan weton (metode pengajaran secara berkelompok denganmurid duduk bersimpuh mengelilingi kyai juga duduk bersimpuh dan sangkyai menerangkan pelajaran dan murid menyimak pada buku masing-masingatau dalam bahasa Arab disebut metode Halaqah) dalam pengajarannya.Dengan metode ini aktivitas belajar hanya bersifat pasif, membuat catatan
1
Nurhayati Djamas. 2009.
 Dinamika Pendidikan Islam di Indonesia Pasca Kemerdekaan
.Jakarta: Rajawali Pers. Hlm. 93
2
Ahmad Ardaby Darban dan Mustafa Kemal Pasha.
 Muhammadiyah sebagai gerakan Islam(dalam perspektif Historis dan Ideologis)
dalam Repository Universitas Sumatera Utara. 2011.http
:// 
repository.usu.ac.id
 
 
3
tanpa pertanyaan, dan membantah terhadap penjelasan sang kyai adalah halyang tabu. Selain itu metode ini hanya mementingkan kemampuan daya hafaldan membaca tanpa pengertian dan memperhitungkan daya nalar
3
. Adapunmateri pendidikan di lingkungan pesantren merupakan rujukan kitab kuningyang mengacu langsung pada pemikiran ulama atau mazhab tertentuDisamping itu, posisi guru atau kyai dalam sistem pendidikanpesantren tradisional yaitu menjadi penentu dan pengambil kebijakan utamadi lingkungan lembaga pendidikan pesantren di samping perannya sebagaiguru bagi santri, hubungan guru-murid atau kyai-santri di lingkunganpesantren. Hubungan kyai-santri ditandai oleh loyalitas dan ketaatan totaldalam bentuk sikap
tawadhu
dan menghindari
kualat 
akibat penyimpangandari ketaatan pada kyai.Dengan sistem pendidikan pondok pesantren yang telah dijabarkan diatas, pemikiran umat Islam pada masa itu terbelenggu oleh otoritas mazhabtertentu dan taqlid kepada para ulama sehingga ijtihad tidak dilakukan lagi
4
.Berdasarkan uraian di atas, dapat kita lihat bahwa terdapat perbedaanyang mencolok antara sistem pendidikan yang diterapkan di pondok-pondok pesantren di Indonesia dengan sekolah pada zaman Kolonial. Sistempendidikan pertama menghasilkan pelajar yang minder dan terisolasi darikehidupan modern, akan tetapi taat dalam menjalankan perintah agama,sedangkan sistem pendidikan yang kedua menghasilkan para pelajar yangdinamis dan kreatif serta penuh percaya diri, akan tetapi tidak tahu tentangagama, bahkan berpandangan negatif terhadap agama
5
.Dengan melihat berbagai macam persoalan yang telah dijabarkan diatas, kita dapat mengetahui bahwasannya kondisi umat Islam pada masa itu,terlebih sistem pendidikannya, sudah sangat ketinggalan zaman dancenderung menutup diri dari pengaruh dunia luar yang telah mengalamikemajuan dan modernisasi sehingga tidak mampu menghadapi berbagai
3
Fajar Miftahur Rohman.2012.
Pendidikan Muhammadiyah
.http://solomoncell.wordpresss.com
4
PP Muhammadiyah. http://www. Muhammadiyah.or.id
5
Fajar Miftahur Rohman,
Op. Cit 
.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->