• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
eka-citta no.XXIX/Desember/2008
 
EVOLUSI DANAGAMA BUDDHA
No.XXIX/Januari/2009


 
eka-citta no.XXIX/Desember/2008
2
 
 Namo Buddhaya, Eka-citta edisi 29 kali ini membahastentang evolusi dan kaitannya den-gan agama Buddha. Dimulai dengan penjelasan Teori Asal Usul Kehidu- pan, pembahasan kemudian dilanjut-kan dengan penjelasan dari sudut pan-dang agama Buddha. Dalam rubrik OPINI juga dihadirkan pembahasanmengenai evolusi ajaran Buddha. Rubrik KONTAK DHARMA padaedisi ini dijawab lebih mendetail.Tak ketinggalan Rubrik UNTAIANDHARMA akan menambah khaza-nah pemikiran Anda dengan topik  pembahasan salah satu ajaran Buddhayang paling penting yaitu perubahan(
anicca
). Rubrik PROFIL pada edisiini ditiadakan dan diganti denganRubrik CURHAT DEWAN PENGU-RUS yang isinya mengenai pengala-man Dewan Pengurus KAMADHISUGM. Resensi menampilkan bukuterbaru terbitan KAMADHIS UGMyaitu “Nibbana, Sebagai Sebuah Pen-galaman Hidup”. Tak ketinggalan Ru- brik LIPUTAN dan SERBA-SERBIakan menambah wawasan kita semua.Selamat Membaca,Redaksi
ALAM REDAKSI
Pelindung : Prof. Ir. Sudjarwadi M.Eng, Ph.DPembina : Romo UPA.N.K. Effendie T., Ir., S.U, MM.Penanggung Jawab : Ratna K. W.Pemimpin Umum : Ivana GozaliPemimpin Redaksi : BennySekBen : VenryanyEditor : FrendyStaf Redaksi : Harianto Lim, Ronald Satya S., Nora M.Ilustrator : VenryanyAlamat Redaksi : a.n. KAMADHIS UGMGelanggang Mahasiswa UGM Lt.2Bulaksumur, Yogyakarta 5528Telp. : 08804359456Email : eka_citta@yahoo.comRekening : a.n. Willy Yandi WijayaBCA KCU Serang 245008852Redaksi menerima naskah asli atau bukan yang disertai sumber, baik 
 
 berupa artikel, informasi, puisi,cerpen dan lainnya baik dalam bentuk  print-out atau data lainnya yang
 
dikirim ke lamat redaksi atau emaildengan disertai identitas lengkap.Redaksi berhak mengedit tanpa men-
 
gubah poko setiap naskah.Untuk pengembangan Eka-citta,dukungan dana para donatur dapatdikirim melalui:Rekening BCA, a.n. Willya YandiWijaya, a.c. 245008852. Jika telah
 
 berdana mohon konrmasi melalui
sms ke 08804359456.
COVER ISSUE. Teori Asal Usul Kehidupan 32.Teori Evolusi dalam Pandangan Religius danAgama Buddha PONO & KAMAD 6OPINIEvolusi Buddhisme 7KONTAK DHARMA 22UNTAIAN DHARMAAnicca, Keindahan Sebuah Perubahan 26CURHAT DEWAN PENGURUS 3Pengurus KAMADHIS UGM 2007-2008RESENSI Nibbana, Sebagai Sebuah PengalamanHidup 37LIPUTANBakti Sosial 38SERBA-SERBI 39
 D  A   F  T    A   R    I  S   I  
 
eka-citta no.XXIX/Desember/2008
3
 
COVER ISSUE 
TEORI ASAL-USUL KEHIDUPAN
D
ari manakah semua kehidupan di muka bumi ini berasalsesungguhnya? Pertanyaan inilah yang selalu mengusik pikirankita selama ini. Bagaimana di muka bumi ini makhluk hidupdapat tumbuh dan berkembang? Dari manakah sesungguhnya asal-usul mereka? Ada banyak teori mengenai asal-usul kehidupan, berikut beberapa teori tersebut :. Teori Abiogenesis
(Generao Spontanea)
Teori ini menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari bendatidak hidup. Pengemukanya adalah Aristoteles. Teori ini didapatdari pengamatan terhadap lingkungan di sekitarnya. Misalnya saja bahwa cacing berasal dari tanah.2. Teori BiogenesisTeori ini menyatakan bahwa makhluk hidup berasal darimakhluk hidup yang ada sebelumnya. Teori ini didukung oleh beberapa penelitian, misalnya saja percobaan Fransisco Redimenggunakan dua buah toples berisi daging, dari percobaan inidapat disimpulkan bahwa ulat yang ada pada daging di dalamtoples berasal dari lalat yang hinggap dan bertelur di atas daging.Kemudian ada percobaan Lazzaro Spallanzani menggunakan dua buah labu yang berisi kaldu nutrient yang dipanaskan, percobaanini disempurnakan oleh Louis Pasteur menggunakan labu leher angsa yang diisi kaldu nutrient yang dipanaskan, hasil percobaanmembuktikan ada mikroorganisme dari udara yang masuk kekaldu dan menyebabkan air kaldu menjadi keruh.3. Teori KosmozoaTeori ini menyatakan bahwa kehidupan berasal dari tempat laindi alam semesta, misalnya dari meteor yang jatuh. Salah satuteori menyebutkan asal-usul kehidupan mungkin berawal darimaterial organik yang dibawa meteorit yang jatuh ke Bumi. Baru- baru ini, para ilmuwan Badan Antariksa AS (NASA) di PusatAntariksa Johnson (JSC) menemukan material organik dalamsebuah meteorit purba yang mendukung teori tersebut. Radioisotopnya menunjukkan bahwa molekul organik yang terkandungdi dalamnya terbentuk pada suhu minus 260 derajat Celcius ataudekat titik nol absolut. Mungkin umurnya lebih tua dari matahari.Struktur material organik tersebut tidak dapat dilihat denganmata telanjang. Bentuknya mirip dengan bola kosong dengan permukaan kulit yang kaya akan karbon. Segumpal meteorit yang besarnya tidak lebih dari sebuah anggur mengandung lebih darisejuta material tersebut. Secara teori, struktur material organik tersebut mirip dinding sel. Ia membentuk lingkungan yang bisa melindungi senyawa organik lainnya yang memungkinkankehidupan sel pertama dapat berkembang.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...