eka-citta no. XXVIII/April/2008
2
COVER ISSUE
S
alah satu jenis ungkapan rasa
seni manusia yang paling
awal adalah simbol. Bentuk ini
telah dikenal oleh umat manusia beribu-ribu tahun sebelum tulisanditemukan, sehingga tidaklahmengherankan pemakaian sim-
bol pun telah menjadi bagian
yang tidak terpisahkan dari
peradaban manusia. Salah satu
bentuk penggunaan simbol yang paling penting diaplikasikan
dalam konteks religius. Semua
agama maupun kepercayaanmemiliki berbagai simbol yang
merepresentasikan ajaran, perlam-
bangan suatu peristiwa pentingmaupun sebagai tanda identitas
yang unik bagi agama tersebut.
Dalam pengertiannya yang palingdasar, simbol memiliki maknayang sama dengan lambang, yaitusesuatu seperti tanda (lukisan,
lencana, dsb.) yang menyatakan
suatu hal atau mengandung
maksud tertentu. Simbol pada
dasarnya adalah sarana yangmengandung suatu pernyataankhusus dimana makna tersebut berhubungan dengan karakteristik
visual dari tanda yang digunakan.Tanda yang digunakan dapat
terinspirasi oleh banyak hal,contohnya oleh peralatan buatanmanusia, alam, binatang maupun
tumbuhan.
Agama Buddha yang telaheksis selama kurang lebihdua ribu enam ratus tahunmemiliki beragam simbol yangmerepresentasikan daerah
berkembangnya simbol tersebut.
Pada bagian berikut, penulis
akan menyajikan pemaparan
singkat mengenai berbagai simbol
Buddhisme yang populer.
1.RodaBerjari-jariDelapan(
Dharmachakra
)
Dharmachakra
(Sansekerta) atau
Dhammacakka
(Pali) telahdigunakansecara luas
sejak lama diIndia. Bukti
arkeologinyaterutama sekali banyak ditemukan
pada masa pemerintahan RajaAsoka (304 – 232 SM) dimana
ukiran
Dharmacakra
terdapat di bawah patung empat ekor singa
yang menghadap empat penjuru(monumen singa dari Sarnath).
Dharmacakra
merupakan
lambang dari ajaran JalanMulia Berunsur Delapan (
Ariya Atthangika Magga
). Maknalambang tersebut dapat dijabarkan
lebih luas lagi seperti berikut :
•
Bentuk keseluruhannyamerupakan lingkaran yangmelambangkan kesempurnaan
Dharma.
•
Tiga buah lingkaran di pusatroda melambangkan Tiga Mestika
SimboldalamAgamaBuddha
Leave a Comment
thanks