Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ekacitta 28 (Simbol Dalam Buddhisme) OKE

Ekacitta 28 (Simbol Dalam Buddhisme) OKE

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 3,341 |Likes:
Published by willyyandi
Buletin KAMADHIS UGM
Buletin KAMADHIS UGM

More info:

Published by: willyyandi on Feb 12, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2012

 
Namo Buddhaya,
 Namo Buddhaya,
Eka-citta edisi 28 ini mengalami
Eka-citta edisi 28 ini mengalami
sedikit transformasi baik dari segi
sedikit transformasi baik dari segi
layout maupun bentuk
siknya.
layout maupun bentuk 
siknya.
Pada edisi kali ini, Redaksi khusus
Pada edisi kali ini, Redaksi khusus
membahas tentang simbol dalam
membahas tentang simbol dalam
agama Buddha. Topik kali ini jarang
agama Buddha. Topik kali ini jarang
dibahas dan terkadang kurang di-
dibahas dan terkadang kurang di-
mengerti oleh umat Buddha sehing-
mengerti oleh umat Buddha sehing-
ga Redaksi mengangkat topik ini.
ga Redaksi mengangkat topik ini.
Dimulai dengan simbol yang
Dimulai dengan simbol yang
umum ditemui dalam agama Buddha,
umum ditemui dalam agama Buddha,
dilanjuti pembahasan tentang Pa-
dilanjuti pembahasan tentang Pa-
tung Buddha dan Bodhisatwa (calon
tung Buddha dan Bodhisatwa (calon
Buddha). Kemudian dalam rubrik
Buddha). Kemudian dalam rubrik 
Untaian Dharma, kita akan melihat
Untaian Dharma, kita akan melihat
tiga tradisi dalam Buddhisme yang
tiga tradisi dalam Buddhisme yang
berbeda namun berintikan sama.
 berbeda namun berintikan sama.
Selanjutnya Opini tentang “Ritu-
Selanjutnya Opini tentang “Ritu-
al Agama Buddha, Relevankah?”
al Agama Buddha, Relevankah?”
akan membuka paradigma berpikir
akan membuka paradigma berpikir 
Anda tentang ritual yang selama
Anda tentang ritual yang selama
ini dijalankan oleh Umat Buddha.
ini dijalankan oleh Umat Buddha.
Tak ketinggalan Rubrik Kontak
Tak ketinggalan Rubrik Kontak 
Dharma dan Pro
l yang menarik
Dharma dan Pro
l yang menarik 
akan menambah khazanah pemikiran
akan menambah khazanah pemikiran
Anda. Liputan yang menarik pun kami
Anda. Liputan yang menarik pun kami
tampilkan. Khusus Rubrik Resensi
tampilkan. Khusus Rubrik Resensi
kali ini, buku yang dibahas adalah
kali ini, buku yang dibahas adalah
buku terbitan KAMADHIS UGM
 buku terbitan KAMADHIS UGM
tentang meditasi yang layak Anda
tentang meditasi yang layak Anda
ketahui. Diakhiri Rubrik Serba-serbi
ketahui. Diakhiri Rubrik Serba-serbi
yang akan menyegarkan pikiran Anda.
yang akan menyegarkan pikiran Anda.
Selamat Membaca,
Selamat Membaca,
Redaksi
Redaksi
ALAM REDAKSI
 
ALAM REDAKSI 
Pelindung : Prof. Ir. Sudjarwadi M.Eng, Ph.DPembina : Romo UPA.N.K. Effendie T., Ir., S.U,MM.Penanggung Jawab : HariantoPemimpin Umum : Ronald Satya SuryaPemimpin Redaksi : Willy Yandi WijayaSekBen : BennyEditor : FrendyStaf Redaksi : Budi P., Nawasari, Ratna K., Yesicca W.Ilustrator : VenryanySirkulator : ArvinAlamat Redaksi : a.n. KAMADHIS UGMGelanggang Mahasiswa UGM Lt.2Bulaksumur, Yogyakarta 55281Telp. : 081804359456Email : eka_citta@yahoo.comRekening : a.n. Willy Yandi WijayaBCA KCU Serang 2450081852
Redaksi menerima naskah asli atau
Redaksi menerima naskah asli atau
bukan yang disertai sumber, baik
 bukan yang disertai sumber, baik 
berupa artikel, informasi, puisi,
 berupa artikel, informasi, puisi,
cerpen dan lainnya baik dalam bentuk
cerpen dan lainnya baik dalam bentuk 
print-out atau data lainnya yang
 print-out atau data lainnya yang
dikirim ke lamat redaksi atau email
dikirim ke lamat redaksi atau email
dengan disertai identitas lengkap.
dengan disertai identitas lengkap.
Redaksi berhak mengedit tanpa men-
Redaksi berhak mengedit tanpa men-
gubah poko setiap naskah.
gubah poko setiap naskah.
Untuk pengembangan Eka-citta,
Untuk pengembangan Eka-citta,
dukungan dana para donatur dapat
dukungan dana para donatur dapat
dikirim melalui:
dikirim melalui:
Rekening BCA, a.n. Willya Yandi
Rekening BCA, a.n. Willya Yandi
Wijaya, a.c. 2450081852. Jika telah
Wijaya, a.c. 2450081852. Jika telah
berdana mohon kon
rmasi melalui
 berdana mohon kon
rmasi melalui
sms ke 081804359456.
sms ke 081804359456.
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI 
COVER ISSUE1. Simbol Dalam Agama Buddha 22. Rupang Sang Buddha 33. Berbagai Jenis Patung Dalam Buddhisme 10UNTAIAN DHARMATheravada, Mahayana dan Tantrayana,Keindahan dalam Perbedaan 19 OPINIRitual dalam Agama Buddha, relevankah? 28KONTAK DHARMA 31PROFIL 33PONO & KAMAD 35LIPUTANDies Natalis ke-17 KAMADHIS UGM 36Makrab KAMADHIS UGM 37Latihan Meditasi Rutin 39Musyawarah Anggota I 39RESENSIBuku Nasihat Praktis bagi Meditator 41SERBA-SERBI 42LAPORAN KEUANGAN 44
 
eka-citta no. XXVIII/April/2008
 
2
cover issue
cover issue
S
alah satu jenis ungkapan rasaseni manusia yang palingawal adalah simbol. Bentuk initelah dikenal oleh umat manusia beribu-ribu tahun sebelum tulisanditemukan, sehingga tidaklahmengherankan pemakaian sim- bol pun telah menjadi bagianyang tidak terpisahkan dari peradaban manusia. Salah satu bentuk penggunaan simbol yang paling penting diaplikasikandalam konteks religius. Semuaagama maupun kepercayaanmemiliki berbagai simbol yangmerepresentasikan ajaran, perlam- bangan suatu peristiwa pentingmaupun sebagai tanda identitasyang unik bagi agama tersebut.Dalam pengertiannya yang palingdasar, simbol memiliki maknayang sama dengan lambang, yaitusesuatu seperti tanda (lukisan,lencana, dsb.) yang menyatakansuatu hal atau mengandungmaksud tertentu. Simbol padadasarnya adalah sarana yangmengandung suatu pernyataankhusus dimana makna tersebut berhubungan dengan karakteristik visual dari tanda yang digunakan.Tanda yang digunakan dapatterinspirasi oleh banyak hal,contohnya oleh peralatan buatanmanusia, alam, binatang maupuntumbuhan.Agama Buddha yang telaheksis selama kurang lebihdua ribu enam ratus tahunmemiliki beragam simbol yangmerepresentasikan daerah berkembangnya simbol tersebut.Pada bagian berikut, penulisakan menyajikan pemaparansingkat mengenai berbagai simbolBuddhisme yang populer.
1. Roda Berjari-jari Delapan(
 Dharmachakra
)
 Dharmachakra
 (Sansekerta) atau
 Dhammacakka
 (Pali) telahdigunakansecara luassejak lama diIndia. Buktiarkeologinyaterutama sekali banyak ditemukan pada masa pemerintahan RajaAsoka (304 – 232 SM) dimanaukiran
 Dharmacakra
terdapat di bawah patung empat ekor singayang menghadap empat penjuru(monumen singa dari Sarnath).
 Dharmacakra
merupakanlambang dari ajaran JalanMulia Berunsur Delapan (
 Ariya Atthangika Magga
). Maknalambang tersebut dapat dijabarkanlebih luas lagi seperti berikut :
Bentuk keseluruhannyamerupakan lingkaran yangmelambangkan kesempurnaanDharma.
Tiga buah lingkaran di pusatroda melambangkan Tiga Mestika
Simbol dalam Agama Buddha

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ady Kondo liked this
Meis Loupatty liked this
David Angjaya liked this
Ronal Pasaribu liked this
Iwan Halim liked this
novellia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->