Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permenkes No. 755 Tahun 2011 - Penyelenggaraan Komite Medik Rumah Sakit

Permenkes No. 755 Tahun 2011 - Penyelenggaraan Komite Medik Rumah Sakit

Ratings: (0)|Views: 170 |Likes:
Published by Sigit Prabowo

More info:

Published by: Sigit Prabowo on Jan 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2013

pdf

text

original

 
 
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIANOMOR 755/MENKES/PER/IV/2011TENTANGPENYELENGGARAAN KOMITE MEDIK DI RUMAH SAKITDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa profesionalisme staf medis perlu ditingkatkanuntuk menjamin mutu pelayanan kesehatan danmelindungi keselamatan pasien;b. bahwa komite medik memiliki peran strategis dalammengendalikan kompetensi dan perilaku staf medis dirumah sakit serta dalam rangka pelaksanaan auditmedis;c. bahwa ketentuan yang mengatur komite medik saat iniperlu disesuaikan dengan semangat profesionalismesebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dibidang kesehatan dan perumahsakitan;d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c perlumenetapkan Peraturan Menteri Kesehatan tentangPenyelenggaraan Komite Medik di Rumah Sakit;Mengingat : 1. UndangUndang Nomor 29 Tahun 2004 tentang PraktikKedokteran (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2004 Nomor 116, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4431);2.
 
Undang–Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2004 Nomor 125, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang PerubahanKedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);3. Undang–Undang ...
 
 - 2 -3.
 
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentangKesehatan (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 5063);4.
 
Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentangRumah Sakit (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2009 Nomor 153, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 5072);5.
 
Keputusan Menteri Kesehatan Nomor1333/MENKES/SK/ XII/1999 tentang StandarPelayanan Rumah Sakit;6.
 
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor1045/MENKES/PER/XI/2006 tentang PedomanOrganisasi Rumah Sakit di Lingkungan DepartemenKesehatan;7.
 
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor512/MENKES/PER/IV/2007 tentang Izin Praktik danPelaksanaan Praktik Kedokteran;8.
 
Keputusan Menteri Kesehatan Nomor129/MENKES/SK/II/2008 tentang Standar PelayananMinimal Rumah Sakit;9.
 
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor147/MENKES/PER/I/2010 tentang Perizinan RumahSakit;10.
 
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor340/MENKES/PER/III/2010 tentang Klasifikasi RumahSakit;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan :
PERATURAN MENTERI KESEHATAN TENTANGPENYELENGGARAAN KOMITE MEDIK DI RUMAH SAKIT.
 BAB I ...
 
 - 3 -
BAB IKETENTUAN UMUM
Pasal 1Dalam Peraturan Menteri
 
Kesehatan
 
ini yang dimaksud dengan:1.
 
Komite medik adalah perangkat rumah sakit untuk menerapkan tatakelola klinis (
clinical governance 
) agar staf medis dirumah sakit terjagaprofesionalismenya melalui mekanisme kredensial, penjagaan mutuprofesi medis, dan pemeliharaan etika dan disiplin profesi medis.2.
 
Staf medis adalah dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dan dokter gigispesialis di rumah sakit.3.
 
Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yangmenyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurnayang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawatdarurat.4.
 
Peraturan internal rumah sakit
(hospital bylaws)
adalah aturan dasaryang mengatur tata cara penyelenggaraan rumah sakit meliputiperaturan internal korporasi dan peraturan internal staf medis.5.
 
Peraturan internal korporasi
(corporate bylaws)
adalah aturan yangmengatur agar tata kelola korporasi (
corporate governance 
) terselenggaradengan baik melalui pengaturan hubungan antara pemilik, pengelola,dan komite medik di rumah sakit.6.
 
Peraturan internal staf medis
(medical staff bylaws)
adalah aturan yangmengatur tata kelola klinis (
clinical governance 
) untuk menjagaprofesionalisme staf medis di rumah sakit.7.
 
Kewenangan klinis
(clinical privilege)
adalah hak khusus seorang stafmedis untuk melakukan sekelompok pelayanan medis tertentu dalamlingkungan rumah sakit untuk suatu periode tertentu yangdilaksanakan berdasarkan penugasan klinis (
clinical appointment 
).8.
 
Penugasan klinis (
clinical appointment 
) adalah penugasankepala/direktur rumah sakit kepada seorang staf medis untukmelakukan sekelompok pelayanan medis dirumah sakit tersebutberdasarkan daftar kewenangan klinis yang telah ditetapkan baginya.9.
 
Kredensial adalah proses evaluasi terhadap staf medis untukmenentukan kelayakan diberikan kewenangan klinis
(clinical privilege)
.10.
 
Rekredensial adalah proses reevaluasi terhadap staf medis yang telahmemiliki kewenangan klinis
(clinical privilege)
untuk menentukankelayakan pemberian kewenangan klinis tersebut.11. Audit medis ...

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->