Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tumor Ampulla Vater

Tumor Ampulla Vater

Ratings: (0)|Views: 1,455|Likes:
Published by Dudi

More info:

Published by: Dudi on Jan 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/09/2013

pdf

text

original

 
1
SUB DIVISI BEDAH DIGESTIF REFERATFAKULTAS KEDOKTERAN MARET 2010UNIVERSITAS HASANUDDIN
TUMOR AMPULLA VATER
Oleh:
Juliansyih Safitri S.C111 05 075Pembimbing:dr. Arie G.Supervisor:dr. Ibrahim Labeda, SpB-KBD
DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIKBAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS HASANUDDINMAKASSAR2010
 
 
2
TUMOR AMPULLA VATER
A.
 
Pendahuluan
Ampulla vater merupakan bagian penting pada traktus gastrointestinal. Yaitutempat di mana empedu, enzim pankreas dan isi lumen mengalir. Adanya komponenkarsinogenik dapat menjadi predisposisi terjadinya keganasan pada ampulla. Tumorampulla jarang terjadi dan prevalensinya yang rendah menjadikannya sulit untuk dipelajari. Sejak tahun 1980-an penggunaan endoskopi yang semakin luas, membuattumor ampulla semakin sering ditemukan. Tumor ampulla perlu dibedakan dengantumor pada kantung empedu. Gejala yang paling sering muncul akibat tumor iniadalah tanda-tanda obstruksi biliaris. Tumor pada kantung empedu dan saluranempedu umumnya asimptomatik pada awal perjalanan penyakit dan barubermanifestasi ketika tumor sudah pada stadium lanjut, sehingga kemungkinan untuk melakukan reseksi kuratif menurun. Sedangkan keganasan pada ampulla vater seringbermanifestasi pada stadium dini sehingga kemungkinan prognosis akan lebih baik.Penelitian terbaru yang dilakukan lebih difokuskan untuk menentukan penyebab danletak sumbatan serta menggambarkan luas tumor untuk kemungkinan dilakukanreseksi.
1,2,3
 Adenoma dilaporkan terjadi pada 0,04% sampai 0,62% pada penelitianpostmortem. Bukti kuat menunjukkan bahwa adenoma menjadi karsinoma sehinggaadenoma lalu dipertimbangkan sebagai prekanker dan biasanya muncul pada dekadeke-4 dan ke-5. Adenokarsinoma merupakan keganasan yang paling sering terjadipada tumor ampulla, tetapi secara keseluruhan masih jarang. Adenokarsinomaampulla vater relatif jarang. Yaitu sekitar 0,2% dari keganasan pada traktusgastrointestinal dan sekitar 7% dari karsinoma periampullar. Karsinoma ampulladitemukan pada 0,2% otopsi penelitian yang dilakukan oleh Knox dan Kingston.Keganasan yang terjadi kemungkinan disebabkan oleh produksi bahan karsinogenlokal yang terbentuk dari kombinasi antara empedu, cairan pankreas, dan bahan-bahan pada duodenum
1,2
 
 
3
Karsinoma pada ampulla vater adalah suatu tumor maligna yang timbul padabagian akhir saluran empedu, melewati dinding duodenum dan papilla ampulla.Duktus pankreatikus (Wirsung) dan saluran empedu menyatu dan keluar sebagai satu jalur pada ampulla ke duodenum. Epitel dari duktal pada area ini adalah kolumnardan menyerupai bagian bawah saluran empedu.
2
 Bedah reseksi yang bersifat kuratif merupakan satu-satunya pilihan untuk kelangsungan hidup yang lebih panjang. Dekompresi biliaris dengan pembedahanakan menghilangkan obstruksi pada daluran keluar gaster, dan kontrol nyeri akandapat meningkatkan kualitas hidup, tetapi tidak mempengaruhi angka kelangsunganhidup secara keseluruhan.
4
B.
 
Anatomi
Ampulla adalah suatu saluran berukuran paling kurang 1,5 cm. Pada sebagianbesar individu dibentuk dari persatuan segmen terminal dari pankreas dan
commonbile duct 
(duktus koledokus). Pada 42-67 % individu, ampulla merupakan akhir dari
common bile duct 
saja, sedangkan saluran dari pankreas memiliki saluran tersendirimasuk ke duodenum berdekatan dengan ampulla. Pada individu ini ampulla mungkinsulit ditentukan ataupun tidak ada. Ampulla terhubung dengan duodenum, biasanyapada bagian dinding posterior-medial, melewati mukosa, papila duodenum dandisebut dengan ampulla vater. Meskipun karsinoma dapat berkembang pada mukosaampulla ataupun permukaan duodenum pada papilla duodenum, pada umumnyamuncul di dekat pertemuan dari dua tipe mukosa pada orrificium ampulla. Hampirsemua kanker yang tumbuh pada area ini merupakan adenocarsinoma.
5,6
Papila duodenal memiliki komponen mayor dan minor. Papila mayor terdiridari ampulla vater, spinchter oddi dan papilla duodenal mayor. Ampulla vatermerupakan saluran utama dari duktus pankreatikus, yang terkadang sedikit berdilatasimembentuk suatu kamar kecil atau ampulla. Spinchter oddi meliputi serabut ototpolos yang mengelilingi bagian akhir dari saluran empedu, membentuk sphincter.Spinchter ini mengatur aliran dari pankreas dan empedu menuju duodenum. Papilladuodenal major merupakan terminal berbentuk tonjolan pada elemen ini, bersama-

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Fitri Ayu Nurani liked this
Yessi Mekarsari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->