Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
031 HP PT Penanaman Modal Madani

031 HP PT Penanaman Modal Madani

Ratings:

4.88

(26)
|Views: 2,853 |Likes:
Published by Indoplaces

More info:

Published by: Indoplaces on Jun 21, 2007
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2010

pdf

text

original

 
 
RESUME HASIL PEMERIKSAANPT PERMODALAN NASIONAL MADANIDIJAKARTA, MEDAN, BANDUNG DAN DENPASAR 
Berdasarkan surat tugas BPK RI Nomor. 37/ST/VII-XV.3/6/2006 tanggal 21 Juni 2006, BPK RItelah memeriksa pendapatan usaha, penyaluran kredit program, penyaluran pembiayaan LembagaKeuangan Mikro dan Syariah serta tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK-RI pada PT Permodalan Nasional Madani yang selanjutnya disebut PT PNM tahun buku 2005 dan 2006 (semester I).Pemeriksaan dilakukan untuk menilai apakah entitas yang diaudit telah mematuhi persyaratankepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, khususnya dalam melakukan kegiatan-kegiatan yangmenjadi sasaran pemeriksaan, sistem pengendalian intern telah dirancang dan dilaksanakan secaramemadai untuk mencapai tujuan pengendalian.Kondisi dan perkembangan perusahaan adalah sebagai berikut:1.
 
Laporan keuangan PT PNM untuk tahun 2004 dan 2005 telah diperiksa KAP Aryanto Amir Jusuf &Mawar dengan opini “Wajar dengan paragraf penjelasan”.2.
 
Aset yang dikelola oleh PT PNM per 31 Desember 2004 dan 2005 adalah sebesar Rp2.016.738,50 juta dan Rp2.005.593,01 juta.3.
 
Laba (rugi) setelah pajak PT PNM tahun 2004 dan 2005 adalah sebesar Rp58.694,37 juta danRp40.573,23 juta.4.
 
Pendapatan PT PNM tahun 2004 dan 2005 adalah sebesar Rp178.967,57 juta dan Rp.176.906 juta.5.
 
Tingkat kinerja perusahaan yang dihitung berdasarkan SK Menteri BUMN No.KEP-100/MBU/2002tanggal 4 Juni 2002 adalah di tahun 2004 sebesar 105,11 dengan klasifikasi “Sehat” dan tahun 2005sebesar 103,95 dengan klasifikasi “Sehat”.Pokok-pokok hasil pemeriksaan adalah sebagai berikut:
1.
 
Pendapatan usaha
Realisasi pendapatan usaha tahun 2005 dan 2006 (semester I) masing-masing sebesar Rp176.906,76 juta dan Rp86.000,00 juta atau 94,42% dan 82,30% dari anggaran masing-masingsebesar Rp187.364,00 juta dan Rp104.500,00 juta.Pemeriksaan atas pendapatan usaha dilakukan secara uji petik yaitu tahun 2005 dan 2006(semester I) sebesar masing-masing sebesar Rp21.103,68 juta dan Rp10.569,06 juta atau 11,93% dan12,29% dari realisasi masing-masing sebesar Rp176.906,76 juta dan Rp86.000,00 juta.Pemeriksaan atas pendapatan usaha menghasilkan temuan pemeriksaan mengenai ketidaktaatan pada peraturan yang berlaku yaitu pemberian pinjaman Sub Ordinate Loan (SOL) sebesar Rp95.000,00 juta Kepada PT PNM Venture Capital berpotensi merugikan PT PNM sebesar Rp18.378,38 juta.
 
2.
 
Penyaluran Kredit Program
Realisasi penyaluran kredit program tahun 2005 dan 2006 (semester I) masing-masing sebesar Rp208.753,02 juta dan Rp87.639,94 juta atau 112,84% dan 100,16% dari anggaran masing-masingsebesar Rp185.000,00 juta dan Rp87.500,00 juta.Pemeriksaan atas penyaluran kredit program dilakukan secara uji petik yaitu tahun 2005 dan2006 (semester I) masing-masing sebesar Rp100.510,00 juta dan Rp11.590,00 juta atau 48,14%dan 13,22% dari realisasi masing-masing sebesar Rp208.753,02 juta dan Rp87.639,94 juta.Pemeriksaan atas penyaluran kredit program menghasilkan temuan pemeriksaan mengenaiketidaktaatan pada peraturan yang berlaku sebagai berikut:
 
 
2
a.
 
Pembiayaan kepada PT Bank Unibank Tbk tidak sesuai dengan ketentuan dan merugikan PTPNM sebesar Rp4.853,19 juta b.
 
Terdapat dana menganggur (idle) dalam pembiayaan Kredit Program pada BPD NTB yang tidak ditarik oleh PT PNM.
3.
 
Penyaluran pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro dan Syariah
Realisasi penyaluran pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro dan Syariah tahun 2005 dan 2006(semester I) masing-masing sebesar Rp227.929,50 juta dan Rp107.899,00 juta atau 111,19% dan84,96% dari anggaran masing-masing sebesar Rp205.000,00 juta dan Rp127.000,00 juta.Pemeriksaan atas penyaluran pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro dan Syariah dilakukansecara uji petik yaitu tahun 2005 dan 2006 (semester I) masing-masing sebesar Rp59.000,00 juta danRp8.400,00 juta atau 25,88% dan 7,78% dari realisasi masing-masing sebesar Rp227.929,50 juta danRp107.899,00 juta.Pemeriksaan atas penyaluran kredit program menghasilkan temuan pemeriksaan mengenaiketidaktaatan pada peraturan yang berlaku sebagai berikut:a.
 
Pembiayaan dana Surat Utang Pemerintah (SUP) kepada Koperasi Pegawai Kantor Pusat PT PosIndonesia (Koppos) sebesar Rp10.000.,00 juta tidak memperhatikan prinsip kehati-hatian. b.
 
Restrukturisasi Pembiayaan kepada Koppos sebesar Rp7.972,86 juta tidak sesuai ketentuanc.
 
Pemberian fasilitas tambahan pembiayaan dana Surat Utang Pemerintah kepada KoperasiPengangkutan Umum Binjai (KPUB) sebesar Rp4.785,00 juta tidak sesuai ketentuan dan berpotensi menimbulkan kerugian.d.
 
Penyelesaian pembiayaan bermasalah (macet) sebesar Rp4.232,67 juta kepada KPUB tidak sesuai ketentuan dan berlarut-larut.e.
 
Pembiayaan kepada Koperasi Serba Usaha Tri Anugrah Citra di PT PNM Cabang Menado macetdan berpotensi rugi minimal sebesar Rp1.174,56 juta.f.
 
Pembiayaan SUP Madani kepada Kopegtel Kandatel Bandung sebesar Rp10.000,00 juta belumsepenuhnya sesuai ketentuan.g.
 
Pemberian pembiayaan kepada Usaha Simpan Pinjam Koperasi Pengangkutan Umum Medan(KPUM) sebesar Rp6.600.,00 juta tidak sesuai ketentuan.h.
 
Pemberian fasilitas pembiayaan Pengusaha Kecil Mikro (PMK) Madani sebesar Rp5.000.,00 jutakepada Koperasi Karyawan Biofarma tidak sesuai ketentuan.i.
 
PT PNM Medan berpotensi menderita kerugian Rp191,55 juta dan tidak menerima penghasilan bunga sebesar Rp51,27 juta atas piutang macet Koperasi Serba Usaha Jaya Abadi. j.
 
Terdapat pembiayaan kepada Koperasi Seba Usaha (KSU) Permai Perdana – Induk KoperasiSimpan Pinjam (IKSP) sebesar Rp400,00 juta yang berpotensi macet.k.
 
Penetapan tingkat suku bunga SUP dalam perjanjian Pemerintah RI dengan PT PNM merugikanuntuk pembiayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).l.
 
Terdapat penyaluran pinjaman kepada usaha kecil dan mikro (
end user 
) yang tidak sesuai denganketentuan proporsi penyalurannya.m.
 
Terdapat Pembiayaan kepada beberapa debitur (
end user 
) melalui lembaga keuangan pelaksanatidak sesuai dengan ketentuan.n.
 
Cessie piutang yang dijadikan jaminan oleh lembaga keuangan pelaksana kepada PT PNM tidak sesuai ketentuan.o.
 
Pembiayaan kepada PNM BMT tidak sesuai ketentuan. p.
 
Pemberian fasilitas pembiayaan SUP syariah dari PT PNM kepada koperasi dan BPRS belummemenuhi ketentuan pembiayaan syariah. .
 
 
3
q.
 
Pemberian fasilitas pembiayaan PMK Madani kepada Kopkar Manunggal Karsa dan PD BPR Blubur Limbangan tidak memiliki jaminan yang cukup.r.
 
Terdapat tunggakan pokok sebesar Rp8.824,68 juta dan tunggakan margin sebesar Rp5.298,91 juta atas fasilitas pembiayaan kepada Koperasi Pasar Muka Amanah.
4.
 
Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK-RI.
Untuk lebih jelasnya temuan dan saran BPK RI dapat dibaca dalam hasil pemeriksaan
BADAN PEMERIKSA KEUANGANPenanggung Jawab,Drs Aloysius NugrohoNIP. 140058218

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->