Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PROFIL KEMAMPUAN NUMBER SENSE SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI BILANGAN BULAT

PROFIL KEMAMPUAN NUMBER SENSE SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI BILANGAN BULAT

Ratings: (0)|Views: 261 |Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : ENDANG EKAWATI,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : ENDANG EKAWATI,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Jan 30, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/06/2014

pdf

text

original

 
PROFIL KEMAMPUAN
 NUMBER SENSE
SISWA KELAS VIISEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DALAM MEMECAHKANMASALAH MATEMATIKA PADA MATERI BILANGAN BULAT
 Endang Ekawati
Jurusan Matematika, Fmipa, Unesandankeka@gmail.com
ABSTRAK
 Number sense
adalah kepekaan terhadapbilangan, hubungan antar bilangan serta operasibilangan yang berguna untuk memecahkan masalahsecara fleksibel yang tidak terikat oleh proseduratau algoritma tradisional. Siswa dengan
number sense
yang baik akan mampu memanfaatkanpengetahuannya tentang bilangan dalam pemecahanmasalah matematika. Oleh karena itu, tinjauanmengenai kemampuan
number sense
siswa perludilakukan untuk melihat sejauh mana siswa dapatmenggunakan kemampuan
number sense
nya dalamsituasi masalah. Berdasarkan latar belakangtersebut, penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan
number sense
 siswa kelas VII SMPN 1 Mojokerto dalammemecahkan masalah matematika pada materibilangan bulat.Teknik pengumpulan data dalam penelitian iniadalah tes tertulis dan wawancara. Tes tertulisdiberikan kepada 30 siswa kelas VII-C SMPN 1Mojokerto. Wawancara dilakukan kepada 3 subjek penelitian, yaitu masing-masing 1 subjek darikelompok tinggi, sedang, dan rendah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa semuasubjek tidak memiliki kepekaan yang baik mengenai bilangan, hubungan antar bilangan,operasi bilangan, hubungan antar operasi bilangan,beserta sifat-sifatnya sehingga semua subjek tidak fleksibel dalam menggunakan pemahaman merekamengenai konsep bilangan bulat beserta operasinyadan berfokus pada penggunaan perhitunganprosedural yang mereka terima di sekolah ketikamemecahkan masalah.
Kata Kunci:
number sense
, pemecahan masalah,fleksibel
PENDAHULUAN
Segala bentuk aktivitas yang dilakukanmanusia dalam kehidupannya sehari-hari selalumelibatkan bilangan dan perhitungannya. Olehkarena itu penguasaan bilangan yang baik diperlukan oleh manusia untuk membantu berbagaiaktivitasnya. Pengertian penguasaan bilanganbukanlah sekedar mengenal dan terampil berhitung,namun lebih dari itu.Menurut Way dalam artikelnya (dalamhttp://nrich.maths.org/2477)yaitu:
The term "number sense" is a relativelynew one in mathematics education. It isdifficult to define precisely, but broadlyspeaking, it refers to "a well organised conceptual framework of number informationthat enables a person to understand numbersand number relationships and to solvemathematical problems that are not bound bytraditional algorithms" (Bobis, 1996).
Dari penjelasan tersebut,
number sense
 memberikan peranan penting dalam pemecahanmasalah matematika. Seseorang dengan
number sense
yang baik akan dapat menggunakanpemahamannya mengenai bilangan untuk memecahkan masalah matematika yang tidak dibatasi oleh algoritma atau prosedur tradisional.Reys, dkk. (1994) mengungkapkan bahwa
number sense
mengacu pada suatu rasa intuitif untuk penaksiran bilangan, kemampuan untuk menghitung dengan teliti dan efisien, untuk mendeteksi kesalahan dan untuk mengenali hasilyang layak dalam suatu perhitungan. Oleh karenaitu, orang-orang dengan penguasaan bilangan yangbaik bisa memahami bilangan dan menggunakansecara efektif dalam kehidupan sehari-hari.Jadi dapat disimpulkan bahwa
number sense
 adalah kepekaan terhadap bilangan yang bergunauntuk memecahkan masalah yang tidak terikat olehprosedur atau algoritma tradisional. Seseorangdengan
number sense
yang baik pada akhirnya akanmampu memanfaatkan pengetahuannya tentangbilangan pada berbagai bidang dan berbagai situasi
 
dalam kehidupannya, terutama dalam pemecahanmasalah matematika.Saleh (2009) mengungkapkan bahwa salahsatu peran penting
number sense
ditunjukkan dalampemecahan masalah yaitu memberikanketerampilan untuk memecahkan suatupermasalahan. Dalam hal ini, siswa akan memilikikemampuan untuk memahami hubungan antara intipermasalahan dan perhitungan yang harusdilakukan, mengenali dan menggunakan berbagaimacam cara dan strategi untuk memecahkanmasalah, menggunakan representasi bilangan yangefisien dan fleksibel, memperkirakan berbagaikemungkinan jawaban atas suatu masalah,memutuskan apakah jawaban yang diperoleh sesuaidengan masalah yang dihadapi, dan mengecek ulang hasil pekerjaan dan jawaban yang dihasilkan.Berdasarkan pendapat tersebut,
number sense
memberikan peran yang besar dan kompleks bagiseseorang dalam memecahkan masalah yangdihadapi. Seseorang dengan
number sense
yangbaik akan dapat memecahkan masalah yangdihadapinya dengan baik dan efisien pula. Dalammemecahkan masalah, seseorang dengan
number sense
yang baik dapat menggunakan representasibilangan yang fleksibel dan tidak bergantung padaalgoritma biasa.Pilmer (2008) mengungkapkan bahwakemampuan
number sense
setiap siswa berbedakarena
number sense
berkembang seiringpengalaman dan pengetahuan siswa yangdidapatkan dari pendidikan formal maupuninformal. Pada dasarnya kemampuan
number sense
 merupakan kemampuan yang bisa dilatih padasetiap anak. Seorang anak tidak terlahir denganmembawa kemampuan
number sense,
tetapi parapendidik yang harus menggali dan diharapkan bisameningkatkan kemampuan
number sense
siswaselama proses pembelajaran, terutama kemampuan
number sense
mereka dalam memecahkan masalahmatematika.Berdasarkan observasi dan dialog denganbeberapa guru Sekolah Menengah Pertama (SMP),sebagian besar siswa yang mengalami kesulitandalam memahami materi-materi matematika diSekolah Menengah adalah dikarenakan kurangnyapemahaman mereka terhadap konsep dasar bilanganbeserta operasinya, khususnya bilangan bulat.Berdasarkan latar belakang di atas, penelititertarik untuk melakukan penelitian mengenaikemampuan
number sense
siswa dalammemecahkan masalah matematika yang berjudul
Profil Kemampuan
 Number sense
Siswa KelasVII Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalamMemecahkan Masalah Matematika Pada Materi
Bilangan Bulat”.
 
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan
number sense
 siswa SMP dalam memecahkan masalahmatematika pada materi bilangan bulat. Diharapkanpenelitian ini dapat memberikan informasi ataugambaran mengenai kemampuan siswa dalammenggunakan pengetahuannya mengenai bilanganbulat dalam pemecahan masalah secara fleksibelsehingga guru dapat meningkatkan kualitaspembelajaran di sekolah dalam upayameningkatkan
number sense
siswa.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sehingga menghasilkan data deskriptif berupagambaran tentang profil
number sense
siswa dalammemecahkan masalah matematika oleh siswa SMPyang berfokus pada: (1) kefleksibelan dalammenggunakan pemahaman mengenai bilangan bulatdan hubungan antar bilangan bulat dalampemecahan masalah, (2) kepekaan terhadap operasidan hubungan antar operasi hitung bilangan bulatbeserta sifat-sifatnya dalam pemecahan masalah,dan (3) kemampuan menggunakan konsep bilangandan operasinya dalam melakukan estimasi(perkiraan) perhitungan. Subjek penelitian adalah 3siswa Kelas VII SMPN 1 Mojokerto dengan rincian1 subjek dari kelompok tinggi, 1 subjek darikelompok sedang, dan 1 subjek dari kelompok rendah. Pengelompokan didasarkan pada hasil testertulis yang diberikan kepada 30 siswa kelas VIISMPN 1 Mojokerto. Instrumen pendukungpenelitian berupa tes tertulis dan pedomanwawancara. Tes tertulis terdiri dari 10 soal yangberfokus pada: (1) kefleksibelan dalammenggunakan pemahaman mengenai bilangan bulatdan hubungan antar bilangan bulat dalampemecahan masalah, (2) kepekaan terhadap operasidan hubungan antar operasi hitung bilangan bulatbeserta sifat-sifatnya dalam pemecahan masalah,dan (3) kemampuan menggunakan konsep bilangandan operasinya dalam melakukan estimasi(perkiraan) perhitungan. Prosedur penelitian adalahsubjek diberikan soal tes tertulis berbentuk soaluraian dan diberikan waktu 60 menit untuk menyelesaikan soal tersebut, pemilihan subjek penelitian, kemuadian melaksanakan wawancarakepada subjek penelitian.
 
HASIL PENELITIAN DANPEMBAHASAN
Dari hasil tes tertulis kemampuan
number sense
kemudian siswa dibagi menjadi tigakelompok, yaitu:a.
 
Kelompok tinggi: Skor siswa ≥ 80
 b.
 
Kelompok sedang: 60 < Skor siswa < 80c.
 
Kelompok rendah: Skor siswa ≤ 60
 Adapun rincian masing-masing subjek penelitianyang terpilih, disajikan pada tabel berikut.
Tabel 1. Subjek Penelitian
No.NamaSubjekSkor Kelompok
1 TSHF 87 Tinggi2 NAE 67 Sedang3 BK 22 RendahHasil tes tertulis dan wawancara kepada ketigasubjek adalah sebagai berikut.
Tabel 2. Hasil Analisis Data Kemampuan
 Number sense
Siswa
SubjekKemampuan
 Number Sense
 Kelompok Atas Kelompok Sedang Kelompok Rendah
Kefleksibelandalammenggunakanpemahamanmengenaibilangan bulatdan hubunganantar bilanganbulat dalampemecahanmasalah
 
Subjek tidak dapatsecara spontan melihathubungan antar bilanganyang disajikan dalammasalah sehingga subjek berfokus padapemecahan masalahmelalui perhitunganprosedural denganmenggunakan variabel-variabel pada konsepaljabar yang telahdipelajari siswa disekolah.
 
Subjek tidak peka dalammemahami hubunganantar bilangan yangdisajikan dalam masalah.Subjek dapatmenjelaskan hubunganantara tiga bilanganberurutan yang terdapatpada masalah serta dapatmenjelaskanpelambangan denganvariabel yang diagunakan untuk menyelesaikan masalahtersebut dengan tepattetapi tidak menggunakanpemahaman tersebutuntuk melakukanpemecahan masalah. Halini menunjukkan bahwasubjek menguasai
 
Subjek tidak dapatsecara spontan melihathubungan antarbilangan yangdisajikan dalammasalah sehinggasubjek berfokus padapemecahan masalahmelalui perhitunganprosedural denganmenggunakanvariabel-variabel padakonsep aljabar yangtelah dipelajari siswadi sekolah walaupunsubjek belummengusai dengan baik mengenai konseptersebut.
 
Subjek tidak pekadalam memahamihubungan antarbilangan yangdisajikan dalammasalah. Subjek belummenguasai konsep-konsep matematikayang diajarkan secaraformal di sekolah, olehkarena itu subjek tidak bisa menggunakankonsep-konseptersebut secara luwesdalam situasi masalah.
 
Subjek tidak dapatsecara spontan melihathubungan antarbilangan yangdisajikan dalammasalah sehinggamelakukan pemecahanmasalah denganprosedur yang salah.
 
Subjek tidak pekadalam memahamihubungan antarbilangan yangdisajikan dalammasalah. Pengetahuanawal subjek mengenaibilangan yang kurangbaik membuat subjek tidak dalammemahami hubunganantar bilang maupunpeka terhadap adanyahubungan antarbilangan yangmemungkinkan diauntuk dapatmemecahkan masalahtanpa menggunakanperhitunganprosedural.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->