tentang Dia setelah engkau mendapat pengetahuan, katakanlah: 'Marilah kita panggilanak-anak kami dan anak-anak kamu, wanita-wanita kami dan wanita-wanita kamu,diri kami sendiri dan diri kamu; kemudian kita berdoa supaya laknat Tuhan ituditimpakan kepada yang berdusta.' Inilah kisah kisah sebenarnya: tiada tuhan selainAllah. Dan Allah sungguh Maha Kuasa dan Bijaksana. Kalau pun merekamenyimpang juga, Tuhan jua yang mengetahui mereka yang berbuat bencana.Katakanlah: 'Orang-orang Ahli Kitab! Marilah kita menerima suatu istilah yang samaantara kami dengan kamu; bahwa tak ada yang akan kita sembah selain Allah, dan bahwa kita takkan mempersekutukanNya dengan apa pun, dan tidak pula antara kitaakan saling mempertuhan satu sama lain, selain daripada Allah.' Tetapi kalau merekamenyimpang juga, katakanlah: 'Saksikanlah, bahwa kami ini orang-orang Muslimin."(Qur'an, 3: 59 - 64)Percakapan dalam surah ini, Surah Keluarga 'Imran dengan gaya bahasa yangluarbiasa, ditujukan kepada Ahli Kitab, menegur mereka mengapa mereka merintangiorang beriman dari jalan Allah dan mengapa mereka mengingkari ayat-ayat yangdatang dari Tuhan, padahal ayat-ayat itu juga yang dibawa oleh Isa, oleh Musa, olehIbrahim, sebelum kata-kata itu diubah-ubah dan sebelum diartikan menurut kehendak nafsu sendiri disesuaikan dengan kehidupan duniawi dengan kesenangan yang penuhtipu daya. Banyak lagi surah-surah lain, yang dalam kata-katanya ditujukan sepertiyang terdapat dalam surah Keluarga 'Imran itu. Dalam Surah al-Ma'idah (5) Tuhan berfirman:"Sebenarnya mereka telah melakukan penyhinaan (terhadap Tuhan), mereka yangmengatakan, bahwa Allah satu dari tiga dalam trinitas. Tak ada tuhan kecuali TuhanYang Satu. Apabila tidak mau juga mereka berhenti (menghina Tuhan), pasti merekayang telah merendahkan (Tuhan) itu akan dijatuhi siksaan yang amat pedih. Tidakkahmereka mau bertaubat kepada Tuhan dan meminta ampun. Allah Maha Pengampundan Penyayang. Sebenarnya Almasih putera Mariam itu hanya seorang rasul, danibunya adalah wanita yang tulus dan jujur, keduanya memakan makanan.Perhatikanlah, betapa Kami menjelaskan ayat-ayat itu kepada mereka, lalu perhatikanlah, bagaimana mereka sampai dipalingkan?" (Qur'an,5:73 - 75)Kemudian dalam Surah al-Ma'idah itu juga Tuhan berfirman:"Dan ingat ketika Allah berkata: 'Hai Isa anak Mariam! engkaukah yang mengatakankepada orang: Allah mengangkatku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah?' Iamenjawab: 'Maha Suci Engkau, tidak akan aku mengatakan yang bukan menjadihakku. Kalau pun aku mengatakannya, tentu Engkau sudah mengetahuinya. Engkaumengetahui apa yang ada dalam hatiku, tapi aku tidak mengetahui apa yang adadidalam DiriMu." (Qur'an, 5: 116)sampai pada ayat-ayat selanjutnya seperti sudah kita nukilkan dalam pengantar bukuini. Salah satu ayat dalam Surah al-Ma'idah inilah yang oleh penulis-penulis sejarahKristen dipersoalkan dan dijadikannya alasan tentang perkembangan sikapMuhammad terhadap mereka sesuai dengan perkembangan politiknya, yaitu ketikaTuhan berfirman:"Pasti akan kau dapati orang-orang yang paling keras memusuhi mereka yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik; dan pasti akan kaudapati
Leave a Comment