Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kepmen 255 2003 Ttg Lks Bipartite

Kepmen 255 2003 Ttg Lks Bipartite

Ratings: (0)|Views: 156 |Likes:
Published by puktoplahymold

More info:

Published by: puktoplahymold on Jan 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/31/2013

pdf

text

original

 
KEPUTUSANMENTRI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASIREPLUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.255/MEN/2003TENTANGTATA CARA PEMBENTUKAN DAN SUSUNAN KEANGGOTAAN LEMBAGA KERJA SAMA BIPARTITMENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASIMenimbang:a.bahwa sebagai pelaksanaan pasal 106 ayat (4) Undang-undang Nomor 13Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan maka perlu ditetapkan tata carapembentukan dan susunan keanggotaan lembaga kerjasama bipartiteb.bahwa untuk itu perlu ditetapkan dengan keputusanmenteriMengingat:1.Undang-undang Nomor 21 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 121Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3989 );2.Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279);3.Keputusan Presiden Nomor 228/M Tahun 2001 tentangPembentukan Kabinet Gotong Royong.Memperhatikan:1.Pokok-pokok pikiran Sekretariat Lembaga Kerjasama Tripartit Nasionaltanggal 31 Agustus 2003;2.Kesepakatan Rapat Pleno Lembaga Kerjasama Tripartit Nasionaltanggal 25 September 2003;MEMUTUSKANMenetapkan:KEPUTUSAN MENTRI TENGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIINDONESIA TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN DAN SUSUNANKEANGGOTAAN LEMBAGA KERJA SAMA BIPARTITBAB IKETENTUAN UMUMPasal; 1Dalam keputusan Menreti ini yang dimaksud dengan :
1.
Kerjasama Bipartit yang selanjutnya di sebut LKS Bipartit dalah forom komunikasidan konsultasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan hubungan industrial di satuperusahaan yang anggotanya terdiri dari pengusaha dan serikat pekerja/serikat buruh yangsudah tercatat di instansi yang bertanggung jawab dibidang ketenagakerjaan atau unsurpekerja/buruh
 
2.Pengusaha adalah :a.orang perseorangan, persekutuan,badan hokum yang menjalankanperusahan milik sendirib.Orang perseorangan,persekutuan, badan hokum yang berdiri sendirimenjalankan perusahan yang bukan miliknyac.Orang perseorangan, persekutuan, badan hokum yang berada di Indonesiamewakili perusahan sebagaimana dimaksud ayat a dan b yang bekedudukan di luarIndonesia3.Perusahaan adalah :a.setiap bentuk usaha yang berbadan hokum atau tidak, milik oaringperseorang, milik persekutuan, atau milik badan hokum, baik mkilik swasta maupunmilik Negara yang memperkerjakan pekerja/buruh dengan membayar upah ataupunimbalan dalam bentuk lainb.usaha-usaha sosial dan usaha-usaha lain yang mempunyai pengurus danmempekerjakan orang lkain dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain4.Pekerja/buruh aedalah setiap oarng yang bekerja dengan menerima upah atauimbalan dalam bentuk lain5.Serikat pekerja/serikat buruh adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untupekerja/buruh baik diperusahaan maupun di luar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka,mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela sertamelindungi hak dan kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan kesejahteraanpekerja/buruh dan keluarganya.6.Menteri adalah Menteri Tenaga Kerja dan TransmigrasiBAB IIFUNGSI DAN TUGASPasal 2Fungsi LKS Bipartit adalah
a.
sebagai forum komunikasi, konsultasi, dan musyawarah antara pengusaha dan wakil serikatpekerja /serikat buruh atau perkerja/buruh pada tinggkat perusahaanb.sebagai forum membahas masalh hubungan industrial di perusahaan guna meningkatkanproduktivitas kerja dan kesejahteraan pekerja/buruh yang menjamin kelanggsungan usahadan menciptakan ketenangan kerja.Pasal 3Untuk melaksanakan fungsi sebai dimaksud dala pasal 2 LKS Bipartit mempunyai tugas :a.melakukan pertemuan secara periodic dan/atau sewaktu-waktu apabila diperlukan;
 
b.mengkomunikasikan kebijakan pengusaha dan aspirasi pekerja/buruh berkaitan dengankesejahteraan pekerja/buruh dan kelangsungan usaha;c.melakukan deteksi dini dan menampung permasalahan hubungan industrial di perusahaand.menyampaikan saran dan pertimbangan kepada pengusaha dalam penertapan kebijakanperusahaan;
e.
menyampaikan saran dan pendapat kepada pekerja/buruh dan/atau serikat pekerja/serikatburuh.BAB IIITATA CARA PEMBENTUKANPasal 4(1)Setiap perusahaan yang mempekerjakan 50 ( lima puluh ) orang pekrja/buruh atau lebihwajib membentuk LKS Bipartit(2)LKS Bipartit sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)dibentuk oleh unsure pengusaha atauunsure pekerja/buruh.Pasal 5 Anggota LKS Bipartit dari unsure pekerja/buruh ditentukan sebagai berikut :1.Dalam hal ini perusahaan terdapat 1 ( satu ) serikat pekerja/serikat buruh dan semuapekerja/buruhmenjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh tersebut maka secara otomatispengurus serikat pekerja/serikat buruh menunjuk wakilnya dalam LKS Bipartit2.Dalam hal di perusahaan belum terdapat V, maka yang mewakili pekerja/buruh dalam LKSBiparti adalah yang dipilih secara demokratis3.Dalam hal di perusahaan terdapat lebih dari 1 ( satu ) serikat pekerja/serikat buruh danseluruh pekerja/buruh menjadi anggotan serikat pekerja/serikat buruh, maka yang mewakilipekerja/buruh dalam LKS Bipartit adalah wakil masing-masing serikat pekerja/serikat buruhyang perwakilannya ditentukan secara proposional4.Dalam hal di perusahaan terdapat lebih dari 1 ( satu ) serikat pekerja/serikat buruh dan adapekerja/buruh yang tidak menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh, maka serikatpekerja/serikat buruh tersebut menunjuk wakilnya dalam LKS Bipartit dan pekerja/buruhyang tidak menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh menunjuk wakilnya yabg dipilihsecara demokratis5.Dalam hal di perusahaan terdapat lebih dari 1 ( satu ) serikat pekerja/serikat buruh dan adapekerja/buruh yang tidak menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh, maka masing-masing serikat pekerja/serikat buruh, menunjuk wakilnya dalam dalam LKS BIpartit secaraproposional dan pekerja/buruh yang tidak menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruhmenunjuk wakilnya yang dipilih secara demokratisPasal 6Pengusaha dan wakil serikat pekerja/serikat buruh atau wakil pekerja/buruh sebagaimana dimaksuddalam pasal 5 melaksanakan pertemuan untuk :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->