Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
44Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Pemanasan Global Terhadap Kesehatan

Pengaruh Pemanasan Global Terhadap Kesehatan

Ratings:

4.85

(20)
|Views: 11,416 |Likes:
Published by kangmunif2936

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: kangmunif2936 on Feb 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2013

 
DAMPAK PEMANASAN GLOBAL TERHADAPKESEHATAN
Penyebab dan dampak pemanasan global terhadap kesehatan sebagai berikut :(Dari berbagai sumber)
A.PENYEBAB
Pemanasan Global (Global Warming), terjadi disebabkan meningkatnya suhurata-rata permukaan bumi, hal ini disebabkan antara lain karena :
a.
Karena bumi menyerap lebih banyak energi matahari, daripada yang dilepaskembali ke atmosfer (ruang angkasa).
b.
Menyebabkan terjadinya peningkatan emisi gas.
c.
Menimbulkan peningkatan panas bumi dan pencairan kutub es
d.
Pemicu utamanya adalah meningkatnya emisi karbon, akibat penggunaanenergi fosil (bahan bakar minyak, batubara dan sejenisnya)
e.
Penghasil terbesar emisi zat karbon adalah adalah negeri-negeri industri, halini dikarenakan pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat negera-negarautara yang 10 kali lipat lebih tinggi dari penduduk negara selatan;Pemanasan global merupakan peningkatan secara gradual dari suhu permukaanbumi yang sebagian disebabkan oleh emisi dari zat-zat penecmar sepertikarbondioksida (CO2), metan (CH4) dan oksida nitrat (N2O), sertabertanggungjawab terhadap perubahan dalam pola cuaca global.Karbondioksida dan zat pencemar lanilla berkumpul di atmosfer membentuklapisan yang tebal menghalangi panas matahari dan menyebabkan pemanasanplanet dengan efek gas rumah kaca. Pemanasan global merupakan fenomenayang kompleks, dan dampak sepenuhnya sangat sulit diprediksi. Namun, setiaptahunnya para ilmuawan makin banyak belajar tentang bagaimana pemanasanglobal tersebut mempengaruhi planet, dan banyak diantara mereka setuju bahwakonsekuensi tertentu akan muncul jika kecenderungan pencemaran yang terjadisaat ini berlanjut, diantaranya adalah:
Peningkatan permukaan laut yang disebabkan oleh mencairnya gunung esakan menimbulkan banjir di sekitar pantai;
Naiknya temperatur permukaan air laut akan menjadi pemicu terjadinya badaiterutama di bagian tenggara atlantik
Rusaknya habitat seperti barisan batu karang dan pegunungan alpen dapatmenyebabkan hilangnya berbagai hayati di wilayah tersebut Baru-baru ini,dalam pernyataan akhir tahunnya, Pelangi, satu institusi yang memfokuskandiri dalam penelitian dan mitigasi perubahan iklim menyebutkan bahwa suhupermukaan bumi di sebagian besar wilayah Indonesia telah meningkat antara0.5 – 1 derajat Celsius dibandingkan pada temperature rata-rata antara tahun1951 1980, yang mana peningkatan ini terutama disebabkan olehpeningkatan gas rumah kaca.Pemanasan global merupakan hal yang tidak terbantahkan lagi dan dapatmenimbulkan dampak yang sangat mengerikan.Laporan tersebut menyebutkan manusia sebagai biang utama pemanasanglobal. Emisi gas rumah kaca mengalami kenaikan 70% antara 1970 hingga2004. Konsentrasi gas karbondioksida di atmosfer jauh lebih tinggi darikandungan alaminya dalam 650 ribu tahun terakhir.
 
Rata-rata temperatur global telah naik 1,3 derajat Fahrenheit (setara 0,72 derajatCelcius) dalam 100 tahun terakhir. Muka air laut naik rata-rata 0,175 cm setiaptahun sejak 1961. (Laporan terakhir Panel PBB untuk Perubahan Iklim atauUnited Nations Intergovernmental Panel on Climate Change (IPPC) di Valencia,19 November 2007Menurut
 Antara News
(2007), sedikitnya 23 pulau tidak berpenghuni di Indonesiatenggelam dalam 10 tahun terakhir akibat pemanasan global. Diperkirakan pada2070 sekitar 800 ribu rumah yang berada di pesisir harus dipindahkan dansebanyak 2.000 pulau dari sekitar 18 ribu pulau di Indonesia akan tenggelamakibat naiknya air laut. Pulau Maladewa di India, Vanuatu dan beberapa pulaulainnya juga dikhawatirkan akan mengalami nasib yang sama akibat pemanasanglobal.
B.PENGARUH PADA KESEHATAN
1.Pemanasan global tak hanya berdampak serius pada lingkungan manusiadi bumi namun juga terhadap kesehatan. Badan Kesehatan Dunia (WHO)dalam pertemuan tahunan di Genewa mengatakan bahwa berbagaipenyakit infeksi yang timbul diidentifikasi terkait dengan perubahanlingkungan hidup yang drastis. Kerusakan hutan, perluasan kota,pembukaan lahan untuk pertanian, pertambangan, serta kerusakanekosistem di kawasan pesisir memicu munculnya patogen lama maupunbaru. Berbagai penyakit yang ditimbulkan parasit juga meningkat terutamadi wilayah yang sering mengalami kekeringan dan banjir.
a.
Malnutrisi mengakibatkan kematian 3,7 juta jiwa per tahun, diaremengakibatkan kematian 1,9 juta jiwa, dan malaria mengakibatkankematian 0,9 juta jiwa.
 b.
Suhu yang lebih panas juga berpengaruh pada produksi makanan,ketersediaan air dan penyebaran vektor penyakit. Badan KesehatanDunia (WHO) memperingatkan bahwa pemanasan global (globalwarming) akan banyak berdampak bagi kesehatan masyarakat danlingkungan. Perubahan temperatur dan curah hujan yang ditimbulkanmemberikan kesempatan berbagai macam virus dan bakteri penyakittumbuh lebih luas. WHO mengatakan, selain virus dan bakteri penyakitberkembang pesat, secara tidak langsung pemanasan global jugadapat menimbulkan kekeringan maupun banjir.
 
c.
Kekeringan mengakibatkan penurunan status gizi masyarakat karenapanen yang terganggu, Banjir menyebabkan meluasnya penyakit diareserta Leptospirosis.
d.
Kebakaran hutan, dapat mengusik ekosistem bumi, menghasilkan gas-gas rumah kaca yang menimbulkan pemanasan global. Sedangkanasap hitamnya menganggu secara langsung kehidupan manusia, Asapyang mengandung debu halus dan berbagai oksida karbon itumenyebabkan gangguan pernapasan dan infeksi saluran pernapasanakut (ISPA), mulai asma, bronkhitis hingga penyakit paru obstruktif kronis (COPD). Asap tersebut juga membawa racun dioksin yang bisamenimbulkan kanker paru dan gangguan kehamilan serta kemandulanpada wanita.
e.
Pada suhu panas manusia rentan sakit ISPA, meningkatnya penyakitmenular (Malaria, DBD, Chikungunya, Penyakit yang ditularkan melaluiudara dan air), Terjadinya konflik psikologi (stress), penyakit lamatimbul kembali, seperti Penyakit Malaria, Penyakit degeneratif,Penyakit jantung, Penyakit paru-paru.
f.
Dampak pemanasan global juga mempengaruhi penipisan ozoneantara lain meningkatnya intensitas sinar ultra violet yang mencapaipermukaan bumi menyebabkan gangguan terhadap kesehatan, sepertikanker kulit, katarak, penurunan daya tahan tubuh, dan pertumbuhanmutasi genetik., memperburuk penyakit-penyakit umum Asma danalergi Meningkatkan kasus-kasus kardiovaskular, kematian yangdisebabkan penyakit jantung dan stroke serta gangguan jantung danpembuluh darah
2.
Pemanasan global juga menyebabkan musim penyerbukan berlangsunglebih lama sehingga meningkatkan resiko munculnya penyakit yangditimbulkan oleh kutu di wilayah Eropa Utara. Peyakit lain yangteridentifikasi adalah lyme, yang disebabkan oleh semacam bakteri diAmerika Utara, Eropa, dan Asia. Gejalanya berupa sakit kepala, kejang,dan nyeri sendi. Penyakit itu berpindah melalui gigitan sejenis kutu rusayang yang telah terinfeksi lyme. Bakteri yang sama juga benyekditemukan pada tikus. Dampak lain yang terasa adalah nyamuk-nyamuksemakin berkembang biak erutama di Afrika dan Asia. Dua penyakit seriusakibat gigitan nyamuk, yaitu malaria dan demam berdarah dengue, sangatsensitif terhadap perubahan iklim. Di Indonesia kita sudah merasakannyalangsung, yakni tingginya angka korban yang menderita demam berdarah.Pemanasan global mengakibatkan siklus perkawinan dan pertumbuhannyamuk dari telur menjadi larva dan nyamuk dewasa akan dipersingkat,sehingga jumlah populasi akan cepat sekali naik. Tentang keterkaitanpemanasan global dengan peningkatan vektor demam berdarah ini dapatdijelaskan sebagai berikut :
Udara panas dan lembab itu paling cocok buat nyamuk malaria(Anopheles), dan nyamuk demam berdarah (Aedes aegypti). Dulu, jenis kedua nyamuk penebar maut ini lebih sering muncul di musimpancaroba, transisi antara musim hujan dan kemarau.
Kini rentang waktu serangan kedua serangga itu hampir di sepanjangtahun. Udara panas dan lembab berlangsung sepanjang tahun,ditambah dengan sanitasi buruk yang selalu menyediakan genanganair bening untuk mereka bertelur. Maka, kini virus malaria yang dibawaAnopheles dan virus dengue yang dibawa nyamuk Aedes aegyptidapat menyerang sewaktu-waktu secara ganas.
Akibat pemanasan global, siklus inkubasi ekstrinsik virus penyebabDemam Berdarah Dengue (DBD) di tubuh nyamuk Aedes aegyti dansiklus inkubasi ekstrinsik virus penyebab Malaria di tubuh nyamukAnopheles menjadi lebih pendek dan Masa inkubasi kuman lebihsingkat. Populasi mereka lebih mudah meledak. Akibatnya, kasus

Activity (44)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
ANIS MURNIATI liked this
Habibah Aja liked this
Vernando Limodya liked this
aseekk....
rindygrazenorita liked this
Fika Kharisma liked this
Dhewi Nurmala liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->