Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Risalah Zakat Fitrah

Risalah Zakat Fitrah

Ratings: (0)|Views: 594 |Likes:
Published by Agus Bs

More info:

Published by: Agus Bs on Feb 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/28/2014

pdf

text

original

 
RISALAH ZAKAT FITRAH
Dirangkum dan disebarkanOleh :
Majelis Dzikir Wad Da’wah “ Riyadhus Sholihin “
Sekretariat : Jl. Wijaya Baratno.123 RT.03/RW.03 Singosari-Malang
Telah ditashih oleh : KH. Ach. Farichin Muhsan(Wakil KatibIIWilayah NU Propinsi Jatim)
A.Pengertian Zakat Fitrahdan Hukumnya
Zakat Fitrah atau dikenal dengan zakat badan, zakat ru’us atau shodaqoh fitrah
adalah zakat yang wajib dikeluarkan bagi setiap muslim yang mampu, sebab menemuisebagian bulan Romadhon
dan bulan Syawal. Zakat fitrah khusus disyari’atkan kepada umat
Nabi Muhammad SAW, dan mulai diwajibkan pada dua hari menjelang hari idul fitri padatahun kedua hijriyah.Mengeluarkan zakat fitrah hukumnya wajib bagi setiap orang yang telah menetapisyarat wajibnya. Dalam sebuah hadits riwayat imam Bukhori Muslimrochimahumallohdi
riwayatkan : “Dari ibnu Umar RA beliau berkata, Rosululloh SAW mewajibkan zakat fitrah
satu s
ho’ dari kurma atau satu sho’ dari gandum atas hamba/budak dan orang merdeka, laki
-laki dan perempuan, yang kecil dan yang besar dari kaum muslimin, dan Rosulmemerintahkan supaya diberikan sebelum orang-orang keluar untuk sholat (Idul Fitri)
.Diantara h
ikmah syari’ah yang bisa kita ambil adalah :
1.Membersihkan jiwa dan memyempurnakan pahalanya orang yang telah berpuasaRomadhon. Dengan berzakat fitrah, nilai ibadah puasa Romadhon yang barangkaliberkurang karena hal-hal yang kurang baik yang dilakukan seseorang muslim, menjadisempurna. Sebagaimanasujud sahwi yang mnyempurnakan kekurangan dalam sholat.Sebagaimana keterangan dalam
hadits : “
Rosululloh mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan bagi yang puasa daripada sia-sia dan kekotoran mulut dan sebagai
makanan bagi orang miskin………
.
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).Da
lam riwayat lain disebutkan : “
Puasa Romadhon itu digantungkan diantara langit danbumi, tidak diangkat puasa tersebut kecuali denga
n zakat fitrah“.(HR. Abu Hafs bin
Syahin).
Dalam kitab I’aanatut Tholibin dijelaskan, maksud dari “ti
dak diangkat
“ adalah sebagai
kinayah dari sempurnanya puasa (Romadhon) itu tergantung dari orang yang berpuasa,apakah mengeluarkan zakat fitrah atau tidak, bukan berarti tanpa zakat fitrah berartipuasa tidak diterima.2.Membahagiakan orang-orang fakir, Rosululloh SAW bersabda (yang artinya) :
Kayakanlah mereka (orang-orang fakir)dari kehinaan meminta-
minta di hari ini“ (HR.
Daruqutni dan Baihaqi).
B.Waktu Zakat Fitrah
Waktu pembayaran zakat fitrah dibagi 5 :1.Waktu Diperbolehkannya
 
Yaitu sejak awalRomadhon sampai awal bulanSyawal (waktu wajib), artinya zakatfitrah boleh diberikan sejak memasuki bulanRomadhon, bukan waktu sebelumRomadhon.2.Waktu WajibnyaYaitu sejak setelah matahari terbenam akhirRomadhon/malam idul fitri (denganmendapati akhirRomadhon dan awalSyawal). Oleh sebab itu orang yang meninggalsetelah maghribakhirRomadhon wajib dizakati(sebab dia mendapati Romadhon danawal Syawal), sedangkan bayi yang lahir setelah maghrib akhirRomadhon tidak wajibdizakati(sebab dia tidak mendapati bulan Romadhon hanya mendapati awal Syawalsaja).3.Waktu UtamanyaYaitu pada pagi hari raya idul fitri setelah terbit fajar(subuh) dan sebelum sholat idulfitri.4.Waktu MakruhnyaYaitu mengakhirkannya setelah sholat idul fitri hingga mendekati terbenamnyamatahari, kecuali karena ada mashlahat seperti menanti kerabatnya atau tetangganyayang lebih membutuhkan, jika demikian maka tidak makruh asal tidak sampai matahariterbenam.5.Waktu HaramnyaYaitu mengakhirkannya setelah terbenamnya matahari idulfitri, kecuali karena adaudzur, misalnya menunggu hartanya yang tidak ada ditempat atau tidak ditemukannyamustahiq(walaupun untuksaat ini hal itu masih mustahil), hanya saja zakat fitrah yang
dikeluarkan setelah 1 Syawal statusnya menjadi qodho’. Akan
tetapi apabila tidak adaudzur yang demikian maka mengakhirkannya sampai setelah terbenamnya matahari idulfitri maka hukumnya adalah haram.
C.Orang Yang Wajib Membayar Zakat Fitrah
Zakat fitrah diwajibkan atas tiap-tiap muslimyangmenemui sebagian bulanRomadhon dan bulan Syawal,yang merdeka, baik lelaki atau perempuan,besar maupunkecilyangmempunyai kelebihan dari makanan pokok/materi untuk dirinya dan juga orangyang menjadi tanggungan nafkahnya untuk sehari semalam besok hari raya idul fitri, jugamerupakan kelebihan dari hutangnya yang jatuh tempo dan juga pakaian serta tempattinggal yang layak. Dalam kitab As-Syarqowi diterangkan, apabila pada hari idul fitri tidak mempunyai kelebihan, maka tidak wajib zakat walaupun (yakin) keesokan harinya punyakelebihan, namun sunnah untukberhutang guna untuk fitrah.Setiap orang yang nafkahnya
secara syar’i wajib ia tanggung
makaiawajibpulamenanggung zakat fitrahnya,sepertiistri,anak yang masih kecil,dan ayah/ibu sampai keatas yang sudah tidak mampumencukupi kebutuhannyadandidalam mengeluarkan zakatfitrah merekatidak disyaratkanuntuk minta ijin kepada mereka, dan dikecualikan dari hal
ini adalah masalah seseorang yang secara syar’i wajib ia tanggung nafkahnya tetapi tidak 
wajib ditanggung fitrahnya seperti anak terhadap istri bapaknya begitu juga kerabat kafiryang melarat. Ak 
an tetapi orang yang secara syar’i tidak wajib ia tanggung nafkahnya maka
tidak wajib pula menanggung zakat fitrahnya seperti anakyang sudah baligh yang mampuuntuk bekerja, kecuali setelah minta ijin kepadanya.
D.Kadar/Ukuran Zakat Fitrah
Salah satu dari hikmah syari'ah zakat fitrah adalah berbagi kebahagiaan denganorang-orang yang kurang mampu pada hari yang berbahagia (hari raya), denganmemberikan barang yang paling diperlukan dalam hidup, yaitu makanan.
 
Oleh sebab itu, makanan yang digunakan sebagai zakat fitrah distandarkan dengan makananyang palingdominandalam masyarakat pada masa itu. Diantara syarat-syarat benda yangdigunakan sebagai zakat fitrah adalah :a.Berupa bahan makananMenurut madzhab S
yafi’
i, benda yang digunakan sebagai zakat fitrah harus berupamakanan
(bukan uang)
yang pada masa (tahun/hari raya)itudijadikan sebagaimakanan pokok oleh mayoritas orang dalam daerah tersebut.Oleh karenanya zakatfitrah dengan menggunakan uang menurut madzhab s
yafi’i huku
mnya tidak mencukupi/tidak sah.Apabila terdapat beberapa makanan pokok yang berlaku, makaboleh menggunakan salah satu dari jenis makanan tersebut,dan diperbolehkanmenggunakan jenis makanan yang paling banyak mengandung kadar kekuatan (palingmengenyangkan).b.Sejenis (tidak campuran)Bahan makanan yang digunakan zakat fitrah harus sejenis, tidak campuran. Misalnya jenis beras, jenis gandum, jenis jagung, dan lain-lain. Oleh sebab itu, tidak bolehmenggunakan makanan pokok campuran, seperti beras campurjagung, beras campurgandum dan lain-lain.c.Dikeluarkan ditempat orang yang dizakati.Apabila tempat dan standart makanan pokok dari orang yang dizakati dan orang yangmenzakati berbeda, maka jenismakanan pokok yang digunakan zakat dan tempatmemberikannyadisesuaikan dengan daerahnya orang yang dizakati.Misalnya seorang ayahyanghidupnya di Malang dengan makanan pokok beras,menzakati anaknya yang berada diKalimantandengan makananpokok gandum,makamakanan pokok yang digunakan zakat adalah gandumuntuk diberikan pada golonganpenerima zakat di Kalimantan.d.
Satu sho’ untuk setiap orang.Makanan pokok yang dikeluarkan sebagai zakat fitrah kadarnya adalah satu sho’.,
sebagaimana telah disebutkan dalam hadits RosulullohSAW. Satu sho; tersebutkurang le
bih 2,5 kg, namun ada pula yang mengatakan bahwa satu sho’ sama dengan
2,75 kg(lihat : Kitab Taqriirot,sy. Hasan alkaf,hal. 419).Walhasil jumlah 2,5 kgsudahmencukupitetapiapabila dilebihi maka lebih baik 
E.Niat Zakat
Zakat fitrah merupakansebuah ibadah yang sudah barang tentu membutuhkan niatdan sudah maklum diketahui bahwa niat itu adalah didalam hati tidak cukup hanya dengan
ucapan atau lisan saja. Contoh niat zakat fitrah : “
Ini zakat fitrahku fardhu karena Alloht
a’ala “atau
Saya niat menunaikan zakat fitrah untuk dir
iku fardhu karena Alloh ta’ala“atau “ saya niat zakat fitrah untuk istriku fardhu karena Alloh “
.Melihatbahwasannyazakat fitrahitumemungkinkan dilakukan oleh orang lain(yang menanggung nafkahnya atau yangmendapat ijin dari orang yang dizakati) makapelaku niat zakat dalam zakat fitrah ada 3 macam :1.Zakat untuk dirinya sendiriApabila zakat fitrah itu atas nama dirinya sendiri ( pelaku zakat ), maka yang niatadalah pelaku zakat itu sendiri.2.Zakat untuk orang yang kewajiban ia tanggung zakat fitrahnya

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->