Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Lahan Pasang Surut di Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Lahan Pasang Surut di Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan

Ratings: (0)|Views: 16 |Likes:
Published by miftahol
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi
Lahan Pasang Surut
di Kecamatan Anjir Muara
Kabupaten Barito Kuala
Kalimantan Selatan
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi
Lahan Pasang Surut
di Kecamatan Anjir Muara
Kabupaten Barito Kuala
Kalimantan Selatan

More info:

Categories:Types, Research
Published by: miftahol on Feb 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/25/2013

pdf

text

original

 
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi ….
Jurnal Agribisnis Perdesaan
~ 35 ~
 
Volume 02 Nomor 01 Maret 2012
Faktor-Faktor yang MempengaruhiEfisiensi Teknis pada Usahatani PadiLahan Pasang Surutdi Kecamatan Anjir MuaraKabupaten Barito KualaKalimantan Selatan
Ahmad Yousuf KurniawanJurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas PertanianUniversitas Lambung MangkuratJl. Ahmad Yani km.36 Banjarbaru 70714, Kalimantan Selatanemail: yousufkurniawan@yahoo.com
ABSTRACT
Tidal area is one of agricultural resources which have high economic value if it is managed well. However, as marginal land, its development meets few challenges. One of them is low productivity because of input use efficiency.These research objectives are to analyze factors which influence the production of tidal rice farming, its technical efficiency level and the factors which influence this efficiency. Data from previous study were used after the data were modified based on the research objectives. The data were analized by stochastic production frontier to determine the factors and the level of technical efficiency. The result showed that seeds, fertilizers, pestisides, and labor affected rice production significantly. The level of farmer’s technical efficiency was very high, where it was not significantly influence by farmer’s age, education and dependency ratio. The study also suggested that farmer should use more organic fertilizer. The availability of skilled labor in agriculture sholud be concerned by government.
Keywords: Stochastic production frontier, rice farming, tidal swampy.
Pendahuluan
Sumberdaya lahan pasang surutmerupakan sumberdaya pertaniandengan nilai ekonomi potensial biladikelola dengan baik. Luassumberdaya rawa yang tersebar dipulau Sumatera, Kalimantan,Sulawesi dan Irian Jaya lebihkurang 39 juta ha terdiri dari
 
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi ….
Jurnal Agribisnis Perdesaan
~ 36 ~
 
Volume 02 Nomor 01 Maret 2012
sumberdaya rawa pasang surut 7 juta ha dan rawa non pasang surut32 juta ha (Anonim, 1991; Ananto,2001
dalam 
Fauzi dan Rifiana,2010). Bagi beberapa pulautersebut termasuk Kalsel, dengantopografinya yang khas dariwilayah yang bersangkutan makarawa merupakan sumberdayapotensial dan menjanjikan bagikegiatan pertanian apabila dikeloladengan baik. Menurut Noor (2004),lahan rawa yang benar-benarpotensial untuk pertanian diIndonesia mencapai 9,5 juta ha; 5 juta diantaranya sudah dibuka.Menurut Amali
et al 
(2003), potensilahan rawa pasang surut diKalimantan Selatan sebesar17.828 ha dan 80% diantaranyadidominasi oleh tanah sulfatmasam, yang tersebar padabeberapa kabupaten sepertikabupaten Barito Kuala, Banjar,Tanah Laut dan Tapin.KabupatenBarito Kuala merupakan salah satudaerah di Kalimantan Selatandengan potensi lahan pasang surutyang besar dan telahdimanfaatkan untukpengembangan tanaman panganseluas 99.234 hektar atau sekitar10,97% dari luas KalimantanSelatan. Lahan yang sudahdimanfaatkan seluas 95.144 ha.Lahan rawa pasang surutmerupakan salah satu lahanalternatif yang mempunyai potensicukup luas bagi pembangunanpertanian di masa yang akandating. Lahan ini termasuk lahanpotensial yang jika dikelola denganbaik, produktivitasnya tidak kalahdengan lahan-lahan subur lainnya.Lahan ini dapat digunakan untuktanaman pangan, hortikultura, danperkebunan.Memanfaatkan lahan pasang surutuntuk pertanian memang tidaklahsemudah memanfaatkan lahan-lahan subur lainnya. Sebagai lahanmarginal, pemanfaatan lahanpasang surut untuk pertanian harusmemahami sifatnya yang khas.Tanpa memahami sifatnyatersebut, pengembangan pertaniandi lahan ini akan menghadapibanyak masalah.Menurut Alihamsyah (1991),beberapa kendala dalampengembangan usahatani intensifini diantaranya terbatasnya tenagakerja terutama saat pengolahantanah, modal dan kurangnyapengetahuan petani. Karenakurangnya pengetahuan mengenaiteknologi budidaya tanaman padi,maka hasil yang didapat masihrendah yaitu sekitar 2 ton/ha(Tanjung
et al 
1993). MenurutRifiana (2009) produktivitasusahatani padi lokal di KabupatenBanjar sendiri hanya 3,79 ton/ha.Hasil ini masih lebih rendah jikadibandingkan dengan produktivitaspotensial padi di lahan pasangsurut, yaitu 2-4 ton/ha untukvarietas lokal dan 3-6 ton/ha untukvarietas unggul. Bahkan menurutPramono
et al.
(2005), denganmenggunakan
Integrated Crops Management 
, hasil padi dapatditingkatkan lagi. Jadi, produktivitaspadi sawah di lahan pasang surutdi tingkat petani masih bisaditingkatkan lagi.Permasalahan produktivitasusahatani padi lahan pasang surut
 
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi ….
Jurnal Agribisnis Perdesaan
~ 37 ~
 
Volume 02 Nomor 01 Maret 2012
yang rendah ini diduga berkaitanerat dengan persoalan efisiensipenggunaan input. Alokasipenggunaan input juga didugamasih belum optimal.Salah satu indikator dari efisiensiadalah jika atau sejumlah outputtertentu dapat dihasilkan denganmenggunakan sejumlah kombinasiinput yang lebih sedikit dan dengankombinasi input-input tertentudapat meminimumkan biayaproduksi tanpa menurangi outputyang dihasilkan. Dengan biayaproduksi yang minimum akandiperoleh harga output yang lebihkompetitif (Kurniawan, 2008).Dari uraian di atas, dalam melihatefisiensi tersebut dapat ditelusuridan diformulasikan lebih lanjutfaktor-faktor apa saja yangdominan mempengaruhi produksipadi dan efisiensi produksinya.Pada akhirnya apabila telah terlihatgambaran menyeluruh dari suatusistem komoditas padi, maka dapatdikatakan bahwa efisiensiberkaitan erat dengan peningkatandaya saing dan pendapatan petani(Kurniawan, 2008). Efisiensi akanmenyebabkan penurunan biayaproduksi yang pada akhirnya akanmeningkatkan daya saing.Penelitian ini secara umumbertujuan untuk menganalisisfaktor-faktor yang mempengaruhiproduksi padi pada lahan pasangsurut dan tingkat efisiensi teknisserta faktor-faktor yangmempengaruhinya
Tinjauan Pustaka
Lahan Rawa Pasang Surut 
Pada agroekosistem lahan rawa,faktor pembatas yang menjadikendala bagi petumbuhan tanamanadalah genangan air atau banjir(Notohadiprawira, 1979 dan TimFaperta IPB, 1992). Hampir semualahan rawa mempunyai faktorpembatas berupa tata air yangsukar dikendalikan dengan tingkatkesuburan lahan yang rendah.Berdasarkan prosespembentukannya, lahan rawadibedakan menjadi dua golongan,yaitu rawa pasang surut dan rawanon pasang surut atau disebutlebak (Noor, 1996).Menurut Noor (2004) dan Noor(1996), berdasarkan tata hidrologidan lingkup pengaturan (drainase)maka wilayah pasang surut diKalsel dipilah dalam 4 (empat) tipeluapan yang diistilahkan tipe A, B,C dan D, yaitu:1. Tipe A: wilayah pasang surutyang selalu mendapatkanluapan air pasang, baikselama pasang besar maupunpasang ganda sertamengalami drainase harian.2. Tipe B: wilayah pasang surutyang hanya mendapatkanluapan selama pasang besar,tetapi mengalami drainasesecara harian.3. Tipe C: wilayah pasang surutyang tidak mendapatkanluapan pasang dan mengalamidrainase secara permanen.Pengaruh pasang diperolehmelalui resapan secara

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->