• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
Mendapatkan Nilai Positif dari Bermain Tarot
*
Oleh Saesario Indrawan
**
masrio2001@yahoo.co.uk
Man is not a creature of circumstances,Circumstances are the creatures of men.- Disraeli 
Pendahuluan
Pada umumnya Tarot sering disalah-persepsikan sebagai peranti ampuh untukmengetahui “nasib” manusia di masa yang akan datang. Sebenarnya Tarot lebih darisekedar itu. Tarot dapat digunakan untuk merefleksikan perjalanan hidup kita untukmencapai ketenangan jiwa dalam mengarungi kehidupan ini. Tarot dapatmenunjukkan agenda yang tersembunyi di dalam perjalanan yang kita lalui ini. Tarotdapat membawa kita menuju kreativitas baru yang mungkin tidak terpikirkansebelumnya, dalam memecahkan sebuah problema.Tarot adalah “Jalan”, jadi fungsi Tarot tidak hanya menunjukkan apa yang akanterjadi, namun juga mengapa dan bagaimana kejadian itu terjadi. Dengan demikiankita dapat menjadi lebih waspada dan sadar akan perilaku kehidupan kita sebagaiumat manusia.
Berwacana dengan Tarot
Sebelum kita berwacana dengan Tarot, baik itu dilakukan sendiri maupun datangkepada seorang pewacana, hendaknya jangan dilakukan ketika anda sedang dalamkeadaan bingung sekali.
Berwacanalah dalam keadaan pikiran jernih danterbuka
. Ketika pikiran sedang tertutup dan kalut, ada kemungkinan besar kita tidakbisa mencerna apa yang disampaikan oleh kartu. Membaca kartu Tarot membutuhkanpikiran yang tenang agar kita dapat memahami pesan yang disampaikan melaluiketujuh-puluh delapan kartu Tarot. Dengan demikian hasil pewacanaan dapatmemberikan manfaat yang lebih.Pada saat datang kepada seorang pewacana Tarot, adalah
salah besar jikamenganggap suatu pewacanaan adalah ajang demonstrasi kemampuancenayang (physchic) sang pewacana
. Inisiatif harus datang dari klien, dalam arti
*
1 Makalah ini pernah disajikan dalam acara Jakarta Tarot Gathering 2004, 10 Oktober 2004, Lapangan Fatahilah, danditulis ulang untuk disajikan di acara Sarasehan Tarot di Yogyakarta, 18 Maret 2007.
 
klien-lah yang sebaiknya mengajukan hal-hal yang ingin diketahui. Memang adabeberapa tebaran kartu yang dirancang untuk melihat secara global jalan kehidupankita. Akan tetapi bila klien lebih terbuka kepada si pewacana, maka masalah atau jalan yang tengah dihadapi oleh klien dapat didiskusikan dengan lebih baik. Denganbertukar-pikiran antara klien dan pewacana Tarot, maka hasil pewacanaan akan lebihakurat dapat dipertanggung-jawabkan.Mengungkapkan pertanyaan untuk dijawab melalui Tarot juga tidak bisasembarangan.
Arahkan pertanyaan kepada suatu hasil yang positif. Akan lebihbaik lagi jikalau pertanyaan yang diajukan lebih bersifat proaktif.
Misalnya,daripada bertanya, “Bagaimana hasil ujian saya nanti?” lebih baik bertanya, “Apa yangharus saya lakukan agar ujian bisa ditempuh dengan baik?”. Dengan demikian sipenanya tidak sekedar “pasrah menunggu “nasib”, melainkan juga berusaha untukmeraih apa yang diinginkan. Inilah intisari dari bermain Tarot.Perlu diperhatikan juga, agar meletakkan diri sendiri sebagai subjek pertanyaan.
Kurang etis rasanya menanyakan tentang orang lain pada saat kitaberwacana Tarot.
Walaupun orang yang kita tanyakan tersebut adalah orang-orangdekat yang menjadi perhatian kita. Terlebih lagi jika orang yang kita tanyakan tidaktahu atau tidak mau menjadi subjek pewacanaan. Alih-alih bertanya, “Bagaimanakehidupan anak saya nanti?”, bukankah lebih baik bertanya, “Bagaimana saya bisamembimbing anak saya dengan lebih baik lagi agar kelak hidupnya mandiri?” 
Terhadap hasil pewacanaan pun kita harus awas.
Seyogyanya, kita tidak mudahterprovokasi oleh hasil pewacanaan. Harus disimak lebih baik secara menyeluruh apayang dikatakan melalui kartu. Jika dikatakan akan memperoleh rejeki, janganberhenti di situ saja. Cobalah kita gali lagi informasi yang lebih dalam. Contohnya,dari mana rejeki itu datang, dari perniagaan, bonus, atau warisan.Terkadang di dalam bermain Tarot, kita memperoleh hasil pewacanaan yang buruk.Jangan panik bila mendapatkan hasil yang negatif. Pahamilah terlebih dahulu apayang menyebabkan suatu kejadian negatif. Kalau masih bisa disiasati, mengapa tidakberusaha menghindari kejadian itu. Kita bisa mencoba untuk mendapatkan jalankeluar yang rasional tentunya untuk setiap masalah yang kita hadapi.
 
Hasil pewacanaan juga harus dibawa ke arah yang positif.
Bila kartumengindikasikan “harus menjaga kesehatan”, maka si penanya seharusnya berpikiruntuk bagaimana cara menjaga kesehatan, bukannya berpikir “aku akan jatuh sakit”.Tentu saja ada perbedaan yang besar antara “menjaga kesehatan” dengan “akan jatuh sakit”. Menjaga kesehatan berarti kita bersikap proaktif dan tidak pasif.Kartu Tarot, terkadang berbicara tidak sesuai dengan pertanyaan atau kehendak kita.Seringkali dalam pewacanaan muncul hal-hal yang
 perlu
diketahui oleh klien danbukan hal-hal yang
ingin
diketahui oleh klien. Dalam hal ini,
 jangan memaksakanuntuk bertanya hal-hal yang menurut pendapat kita penting untuk diketahuiatau berwacana sampai muncul jawaban yang kita inginkan.
Terkadangmemang ada hal lain yang disampaikan oleh kartu Tarot yang lebih penting untukdiketahui dan dilalui lebih dahulu. Seringkali jawaban atau pertanda dari kartu Tarotberlawanan dengan apa yang kita harapkan, maka cobalah sekali lagi. Kalau ternyata jawaban itu konsisten, berhentilah berwacana dan cobalah untuk mawas diri denganhasil wacana itu. Berulang-ulang menanyakan hal yang sama malah tidak adagunanya. Hasil wacana yang didapat justru akan tidak akurat dan bisa menyimpang.Hal lain yang perlu dicermati dalam berkonsultasi dengan seorang pewacana Tarotadalah
 jangan biarkan pewacana memilih apa yang harus anda lalui.
Kendalipewacanaan juga harus ada di tangan klien. Apabila ternyata dalam berwacana Tarotmuncul beberapa pilihan, maka seharusnya klien-lah yang memilihnya. Tentu bolehsaja dalam memilih suatu pilihan, klien berkonsultasi atau berdiskusi lebih lanjutdengan si pewacana Tarot tentang pilihan tersebut. Akan tetapi klienlah yangseharusnya memilih dari beberapa pilihan yang tersedia tersebut. Hal ini jauh lebihsehat daripada mempercayakan hidup dan pilihan seratus persen di tangan orang lain.Apabila kita melakukan pewacanaan yang tertib, maka tentu saja hasilnya akan dapatmemberikan manfaat yang positif bagi kita. Dengan demikian Tarot tidak dianggaplagi sebagai “pekerjaan jin / syaitan” yang hanya membawa celaka bagi mereka yangmenggunakannya. Namun yang harus benar-benar ditanamkan dibenak kita adalahbahwa
kartu Tarot hanyalah sarana
yang hanya akan terlaksana karena SangMaha Pencipta berkenan memberi tahu jalan kehidupan kita. Tidak dibenarkan kitamengagung-agungkan kartu Tarot, karena kartu Tarot tidak lebih dari sekedartumpukan kertas bergambar. Kita juga harus menyadari ada kekuatan yang jauh lebih
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...