Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENGARUH LATIHAN BERMAIN PERAN TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SDLB AL - BANNA SUKODADI LAMONGAN

PENGARUH LATIHAN BERMAIN PERAN TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SDLB AL - BANNA SUKODADI LAMONGAN

Ratings: (0)|Views: 158 |Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : RATNA FIBRI ANITA MAYASARI, ASRI WIJIASTUTI,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : RATNA FIBRI ANITA MAYASARI, ASRI WIJIASTUTI,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Feb 03, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2013

pdf

text

original

 
PENGARUH LATIHAN BERMAIN PERAN TERHADAP KEMAMPUANINTERAKSI SOSIAL ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SDLBAL - BANNA SUKODADI LAMONGAN
 Ratna firbri A. & Dr. Asri Wijiastuti, M.Pd 
081044240Abstract
: Results showed that the effect of exercise play a role on thechild's social interaction skills mild mental retardation, evident at the time beforebeing given treatment or pre-test value of social interaction skills of childrenbetween 17 to 26 and after a given treatment or post-test value of the child's socialinteraction skills mild mental retardation among 31 to 41. Based on the analysis of data obtained values
count sebesaar ZH 2.05, while the critical value at α = 5% is
1.96. Ho rejected have Ha accepted because ZH> + 1.96 this means that there is asignificant effect of exercise play a role on the child's social interaction skills mildmental retardation.
Kata kunci
:
 Anak Tunagrahita Ringan, Interaksi Sosial, Latihan Bermain Peran
Pendidikan luar biasa yaitu pendidikan yang ditujukan kepada anak yang mempunyai kelainan, baik fisik, mental maupun emosi. Salah satukelainan mental adalah anak tunagrahita. anak tunagrahita merupakan bagiandari anak-anak berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan intelektual,emosional, dan sosialnya. Pada umumnya anak tunagrahita mengalamikesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan disekitarnya.Berbekal pada pengetahuan dan pengalaman guru harus mampu menanganianak tunagrahita yang mengalami kesulitan belajar secara baik dan benarsehingga dapat menimbulkan kepuasan diri.
 
Menurut Amin
(
dalam Sudjarwanto, 2005:74) anak tunagrahitaadalah mereka yang kecerdasannya berada dibawah rata-rata. Yangdimaksud adalah jika perkembangan umum kecerdasan anak terbelakangatau dibawah pertumbuhan usia kelahiran yaitu usia yang dihitung sejak anak lahir. Mental Age adalah perkembangan kecerdasan dalam hal rata-ratapada usia anak tertentu.Menurut Grossman (dalam Jurnal Pendidikan Luar Biasa,2008:142) tunagrahita itu mengacu pada fungsi intelek umum yang nyataberada dibawah rata-rata bersaan dengan kekurangan dalam adaptasi tingkahlaku dan berlangsung dalam masa perkembanganBerdasarkan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan olehPramusinta (2002) tentang interaksi sosial diketahui bahwa manusia adalahmahluk sosial sangatlah memerlukan kebersamaan dengan orang lain. Anak tunagrahita juga demikian, mereka juga memerlukan kebersamaan itu karenahal ini sangat berpengaruh dengan perkembangan sosialnya. Merekacenderung menarik diri dalam penyesuaian diri terhadap lingkungan.Adanya hambatan dalam perkembangan sosialisasinya mengakibatkankecenderungan menyendiri serta memiliki sifat egosentris.Bermain peran berdasarkan hasil penelitian terdahulu dari Suprihatin(2006:6) adalah cara kerja yang bersistim untuk memudahkan pelaksanaansuatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan dengan cara penyajianpelajarandengan memperagakanatau mempertunjukkan kepada siswa tentangsuatu proses situasi atau benda tiruan yang disertai dengan penjelasan lisan.
 
Berdasarkan survey di tempat penelitian, Beberapa contoh hambataninteraksi sosial yang dialami oleh beberapa anak di SDLB Al-BannaSukodadi Lamongan diantaranya rata-rata kurang dapat berinteraksisosial dengan lingkungan secara baik yang mengakibatkan mereka semuatidak pernah saling bertegur sapa, bekerjasama, dan bermain bersama denganteman sekelas. Sekolah ini memiliki 6 siswa tunagrahita ringan yang terdiridari 2 siswa perempuan dan 4 siswa laki-laki yang rata-rata anak mengalami hambatan interaksi sosial dilingkungan kelas antar sesama temannamun mereka dapat berinteraksi baik dengan guru kelas, hal ini dikarenakananak tunagrahita merupakan anak yang memiliki gangguan komplekssehingga mereka kurang bisa menyesuaikan diri dengan lingkungansosialnya.Mahmudah dan Indrawati (dalam Jurnal Pendidikan Luar Biasa,2009:126) salah satu usaha yang dapat digunakan mengembangkan sosialisasidalam interaksi sosialnya anak tunagrahita ringan ini adalah dengan bermainperan. Bermain peran yang dilakukan berkenaan dengan harapan anak mendapat pengalaman tentang kosakata, berbicara, dan berinteraksi. Bermainperan dalam hal ini yang terpenting bukanlah bagaimana memperolehpertunjukkan yang menarik akan tetapi bagaimana bermain peran dapatmembelajarkan anak tunagrahita dapat berkomunikasi dan berinteraksidengan baik.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->