Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA DENGAN METODE BERCERITA DENGAN PANGGUNG BONEKA ANAK USIA DINI KELOMPOK A TK BINA BUNGA BANGSA RUNGKUT SURABAYA

MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA DENGAN METODE BERCERITA DENGAN PANGGUNG BONEKA ANAK USIA DINI KELOMPOK A TK BINA BUNGA BANGSA RUNGKUT SURABAYA

Ratings: (0)|Views: 1,082 |Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : Suhartini Suhartini,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : Suhartini Suhartini,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Feb 04, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2014

pdf

text

original

 
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASADENGAN METODE BERCERITA DENGAN PANGGUNG BONEKAANAK USIA DINI KELOMPOK A TK BINA BUNGA BANGSARUNGKUT SURABAYA
SuhartiniPG Paud, Fip, Unesa,tini_pgtk@yahoo.com 
Abstrak
Perkembangan kemampuan berbahasa yang baik serta terarah harus ditanamkan pada anak sedinimungkin, karena bahasa adalah alat untuk menyatakan fikiran dan perasaan sekaligus alat komunikasiantar manusia, bahasa merupakan modal bagi setiap anak untuk beradaptasi dan bersosialisasi denganlingkungan sekitar, untuk itulah pada perkembangan anak usia dini bahasa sangat perlu untuk dikembangkan mengingat sangat pentingnya bahasa bagi kita semua.Permasalahan pada hasil pembelajaran anak usia dini kelompok A di TK Bina Bunga BangsaRungkut Surabaya adalah masih terdapat anak yang belum mampu untuk berkomunikasi secara baik baik dengan teman maupun dengan ibu guru di dalam kegiatan sehari-hari. Tujuan daripada penelitian iniadalah untuk mengetahui aktivitas guru dan anak serta peningkatan hasil belajar dalam penerapan metodebercerita panggung boneka untuk meningkatkan perkembangan kemampuan berbahasa pada anak usiadini kelompok A TK Bina Bunga Bangsa Rungkut SurabayaKata kunci : berbahasa, panggung boneka
Abstract
 A good language skill must be developed for the students as early as possible, because language is amedia to deliver our thought, feelings, and as a tool for communication. Language is the key for everychild to adapt and socialize with the environment. Based on that reason, young learners’ language skill isvery needed to be developed because language is very important for us.The problem exists in the young learners’ learning process of group A at TK Bina Bunga Bangsa Rungkut Surabaya is there are many children who still cannot communicate well with their friends and their teachers in their daily life. The purpose of this research is to know the improvement of younglearners’ language skill development of group A at TK Bina Bunga Bangsa Rungkut Surabaya. Themethod used in this research is a classroom action research.Keywords : Language, telling story method, puppet stage skill.
PENDAHULUAN
Pendidikan anak usia dini (4-6 tahun),adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukankepada anak sejak lahir sampai dengan usiaenam tahun yang dilakukan melalui pemberianrangsangan pendidikan untuk membantupertumbuhan dan perkembangan jasmani sertarohani agar anak memiliki kesiapan dalammemasuki pendidikan lebih lanjut (Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2009 tentangSistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 14).TK Bina Bunga Bangsa merupakansalah satu lembaga pendidikan pra sekolah yangditujukan untuk anak usia antara 4 sampai 6tahun. Lembaga tersebut turut serta dalamprogram pendidikan nasional (PAUD) yaitusuatu upaya untuk meletakkan dasar pendidikankearah sikap, pengetahuan, ketrampilan,berbahasa serta kesehatan jasmani dan rohaniyang nantinya sangat diperlukan dalam hidupbermasyarakat serta menyesuaikan diri denganlingkungan sekitar. Adapun kurikulum yangdigunakan adalah kurikulum 2004 (KBK) sertapengembangan pendidikan agama bagi anak usia dini tersebut.Model pembelajaran di TK Bina BungaBangsa dikembangkan berdasarkan teori-teoripembelajaran yang sesuai dengan tingkatperkembangan dan usia anak dini tersebut.Berdasarkan pengamatan yang peneliti lakukanselama ini di TK Bina Bunga Bangsa dalampembelajaran berbahasa hanya berpusat padaguru saja sehingga pada anak usia dini modelpembelajaran yang tersebut kurang efektif karena mereka merasa bosan. Moslichatun(1999:19) menyatakan bahwa metodepembelajaran yang sesuai dengan pendidikananak usia dini adalah dengan bercerita, karya
 
wisata, bercakap-cakap, demonstrasi, tanya jawab, sains, pemberian tugas dan lain-lain.Dari kesekian metode berceritamerupakan suatu metode yang dapatmemberikan pengalaman dan mempereratikatanantara guru dan anak usia dini tersebut yangdapat disampaikan secara langsung dan tidak (Moeslichatun, 1996: 140) Bercerita adalah“menuturkan sesuatu yang mengisahkan tentangsesuatu perbuatan atau kejadian dandisampaikan secara lisan dengan tujuanmembagikan pengalaman dan pengetahuandengan masyarakat lain.”Dalam konteks pembelajaran anak usiadini bercerita merupakan upaya untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak melalui pendengaran dan keudianmenyampaikannya dalam bentuk bercakap-cakap, tanya jawab atau menceritakan kembaliapa yang telah didengarkan dan dialaminya.Pada hakekatnya Anak usia dini memiliki 4aspek perkembangan yaitu sosial, emosional,fisik, kognitif serta bahasa. Salah satu aspek perkembangan yang sangat penting untuk dapatberkomunikasi dan hidup bermasyarakat adalahaspek perkembangan bahasa karena bahasamerupakan alat untuk menyatakan fikiran danperasaan, sekaligus alat komunikasi antarmanusia.Menurut para ahli jiwa berfikir, bahasaadalah juga alat utama untuk berfikir . Anak usia 3-6 tahun dalam perkembangannya sedangmengalami fase peralihan dari masa egosentriskepada masa sosial. Ia mulai sadar, bahwalingkungannya tidak selalu menyetujuikeinginannya sehingga ia harus menyesuaikandiri kepada tuntutan lingkungan itu. Dalammasa ini anak-anak sering mengalami konflik-konflik, yang disebabkan oleh kurangnyapengetahuan tentang alam dan masyarakatsekitarnya, norma-norma yang berlaku, dankurang kemampuan berbahasanyaMengingat hal-hal tersebut di atasmaka pendidikan berbahasa pada anak usia dinipertama tama ditujukan kepada kesanggupanmenyampaikan fikiran kepada orang lain,pembendaharaan kata yng cukup luas meliputinama dan sifat-sifat benda yang ada di dalamlingkungannya, kesanggupan untuk menangkapperkataan orang lain serta keberanian untuk mengeluarkan pendapat. Diharapkan melaluipendidikan bahasa di Lingkungan pendidikananak usia dini akan berhasil dibinaperkembangan kepribadian anak, baik segiemosional, sosial dan inteleknya.
Rumusan Masalah
Berdasarkan teori di atas dan observasidi lapangan, maka dirumuskan masalah sebagaiberikut :1.
 
Bagaimana aktivitas guru dalammeningkatkan perkembangan kemampuanberbahasa dengan metode bercerita denganpanggung boneka pada anak usia dinikelompok A TK Bina Bunga BangsaRungkut Surabaya2.
 
Bagaimana aktivitas anak dalammeningkatkan perkembangan kemampuanberbahasa dengan metode bercerita denganpanggung boneka pada anak usia dinikelompok A TK Bina Bunga BangsaRungkut Surabaya3.
 
Bagaimana hasil penerapan metode berceritapanggung boneka untuk meningkatkanperkembangan kemampuan berbahasa padaanak usia dini kelompok A TK Bina BungaBangsa Rungkut Surabaya
Pengertian Bercerita
Bercerita adalah menuturkan sesuatuyang mengisahkan tentang perbuatan,pengalaman atau suatu kejadian yang sungguh-sungguh terjadi maupun rekaan belaka. MenurutProf. Dr.Dedi Supriadi. 2003. 44 Berceritaadalah menuturkan sesuatu yang mengisahkantentang perbuatan, pengalaman atau suatukejadian yang sungguh-sungguh terjadi maupunrekaan belaka.
Pengertian Panggung Boneka
Panggung boneka adalah merupakansuatu tempat yang digunakan untuk mementaskan atau menampilkan suatu ceritadengan tokoh-tokoh boneka yangmemerankannya. Panggung boneka dapatdikategorikan dalam dua jenis, yakni panggungbodeka dua dimensi dan panggung boneka tigadimensi (Soekanto, 2002 dalam Musfiroh,2008:130).Panggung tiga dimensi yaitu panggungyang mempunyai ruang untuk pementasan ceritaboneka, yang dapat dibuat dari kardus ataukayu. Panggung ini dapat dihiasi dengan pohontiruan, rumah-rumahan dan jalan tiruan. Semuakomponen panggung dapat dilihat dari arahdepan, belakang, samping kanan dan kiri. Padabagian belakang dapat digunakan sebagai latarpemadangan seperti bukit, gunung dan lain-lain.Panggung tiga dimensi dilengkapi dengan latarterbuka yang berfungsi sebagai tempatpengendali boneka. Panggung tiga dimensi baik digunakan untuk boneka tangan atau bonekagantung.
 
Macam-macam Boneka
Boneka tempel mengandalkanketrampilan menggerakan tangan. Bonekatangan atau boneka jari mengandalkanketrampilan dalam menggerakkan ibu jari, jaritelunjuk dan kelingking. Ibu jari dan kelingkingberfungsi sebagai tulang tangan, jari telunjuk berfungsi sebagai tulang leher boneka tanganini hanya berupa kepalanya saja atau sampaisetengah badan dan penokohanya bisa berupamanusia ataupun binatang. Boneka sempurnayaitu boneka yang bentuknya smpurna ataulengkap. Misalnya tokoh manusia lengkapdengan anggota badannya, demikian puladengan tokoh binatang.
Syarat-syarat Bercerita Panggung Boneka
a.
 
Sesuai dengan tingkat perkembangan danLingkungan anak-anak, tempat dan keadaan.b.
 
Isi cerita harus bermutu pendidikan sepertinilai moral dan tujuan pengembanganbahasa anak-anak.c.
 
Bahasanya harus sederhana dan mudahdimengerti oleh anak-anak.d.
 
Memperhatikan daya kemampuan anak yangdibedakan atas usia antara lain :1) Usia 3-4 tahun tahap kemampuanmendengarkan cerita dari 7 s.d.10menit.2) Usia 4-5 tahun tahap kemampuanmendengarkan cerita dari 10 s.d. 20menit.3) Usia 5-6 tahun tahap kemampuanmendengarkan cerita dari 20 s.d. 25menit
.
Kriteria Bercerita Panggung Boneka
a.
 
Menarik, kriteria ini digunakan dalampengertian mengasikkan dan bagus.
 
b.
 
Hebat yaitu cerita yang menampilkan ataumenggambarkan kesaktian tokoh-tokohnya.
 
c.
 
Fantastis yaitu suatu cerita yang berkaitandengan hal-hal yang menakjubkan ataumengagumkan, misalnya cerita yangmenceritakan tentang dunia khayal.
 
d.
 
Sedih yaitu merupakan istilah anak-anak untuk menyatakan keharuan yangdirasakannya dalam sebuah kisah atau cerita.
 
e.
 
Penokohan dalam cerita yaitu tokoh-tokohyang sedang dikagumi anak-anak ataupuntokoh-tokoh yang sangat dekat dengan duniaanak-anak.
 
Dalam sebuah cerita tokoh-tokohyang biasa disenangi anak-anak yaitu tokoh-tokoh yang cantik, baik, kuat atau tidak  jarang yang jahat. Sifat-sifat dalampenokohan antara lain rajin, tekun, pemalas,baik hati, jahat, suka menolong, tidak sombong dan lain-lain.
Langkah-langkah Kegiatan BerceritaPanggung Boneka
Dalam memberikan metodepembelajaran berbahasa melalui berceritapanggung boneka hendaknya seorang guruharus memperhatikna hal-hal antara lain tema,waktu, keadaan dan lain-lain. Untuk itu sebelumbercerita hendaknya seorang guru harusmerencanakan hal-hal dalam bercrita panggungboneka sesuai tema dan tujuan, maka dari ituMoeslikhatoen (2004: 179-180) menerapkanlangkah-langkah sebagai berikut :a.
 
Mengkomunikasikan tujuan tema dalamkegiatan bercerita kepada anak.b.
 
Mengatur tempat duduk anak usia dini sertabahan dan alat yang akan digunakan.c.
 
Pembukaan kegiatan berceritad.
 
Pengembangan cerita yang dituturkan gurue.
 
Guru menetapkan rancangan cara-carabertutur yang dapat menggetarkan perasaananak.f.
 
Langkah menutup kegiatan bercerita denganmengajukan pertanyaan yang berkaitandengan isi cerita
Manfaat Bercerita Panggung Boneka
Manfaat bercerita panggung bonekadapat memperluas wawasan dan cara berfikiranak, menambah pembendaharaan kata,memberanikan diri dalam mengeluarkanpendapatnya serta menyalurkan daya imajinasianak.Menurut Tadkiroatun Musfiroh, (205:95) ditinjau dari beberapa aspek, manfaatbercerita sebagai berikut:a.
 
Membantu pembentukan pribadi dan moralanak.b.
 
Menyalurkan kebutuhan imajinasi danfantasi.c.
 
Memacu kemampuan verbal anak.d.
 
Merangsang minat menulis anak.e.
 
Merangsang minat baca anak.f.
 
Merangsang cakrawala pengetahuan anak.
Penggunaan Cerita Panggung Boneka DapatMeningkatkan Kemampuan Berbahasa PadaAnak Usia Dini
Cerita panggung boneka merupakanmetode yang sangat tepat untuk dapatmeningkatkan berbahasa pada anak usia dinikarena di dalam cerita panggung bonekamenggunakan alat peraga yang sangat dekatdengan keseharian anak-anak pada umumnya,karena dalam cerita tersebut menggunakanboneka dalam pelaksanaannya, disampaing itu

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->