Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
hubungan sejarah dengan ilmu-ilmu sosial lainnya

hubungan sejarah dengan ilmu-ilmu sosial lainnya

Ratings: (0)|Views: 2,896|Likes:
Published by guntherrem248
sejarah memiliki hubungan erat dengan ilmu-ilmu sosial lainnya, secara lebih rinci dijelaskan dalam essay ini.
sejarah memiliki hubungan erat dengan ilmu-ilmu sosial lainnya, secara lebih rinci dijelaskan dalam essay ini.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: guntherrem248 on Feb 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/05/2014

pdf

text

original

 
1
 
2
Sejarah:
perubahan, peristiwa,sebab-akibat, isme-isme(nasionalisme, dsb.),kemerdekaan/kebebasan,kolonialisme, revolusi,fasisme, komunisme,peradaban, perbudakan,waktu, feminisme,liberalisme,konservatisme
Antropologi:
kebudayaan,elemen kebudayaan,komplek kebudayaan,enkulturasi,daerah kebudayaan,akulturasi, tradisi,etnosentrisme,relativisme budaya
Sosiologi:
sosialisasi, peran,norma, sanksi, status,institusi, komunitas,masyarakat, interaksisaling ketergantungan
Ekonomi:
kelangkaan, produksi,distribusi, konsumsi,barang & jasa,pembagian kerja, jual-beli, arus perputaran,uang, kebutuhan,pendapatan
Psikologi:
konsep diri, motivasi,persepsi, frustasi, sikap
Geografi:
lokasi, region, interaksispasial, pola spasialkota, struktur internkota, persepsilingkungan
Ilmu Politik:
kontrol sosial, negara,kekuasaan, legitimasi,otoritas, kelompokkepentingan, sosialisasipolitik, kebudayaanpolitik, sistem politik
Hubungan Sejarah dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lain
Didi PramonoMahasiswa Prodi Pendidikan IPS Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarangdapat dihubungi melalui e-mail ddpramono248@gmail.com
Gambaran UmumSejarah sebagai sebuah ilmu memiliki keterkaitan yang erat dengan ilmu-ilmu sosial lain. Sebelum lebihjauh membahas tentang hubungan sejarah dengan ilmu-ilmu sosial lainnya, perlu dipahami terlebih dulugambaran umum kedudukan dan konsep-konsep ilmu-ilmu sosial lainnya. Gambar di bawah inimenunjukkan hubungan simbiosis mutualisme antara sejarah dengan ilmu-ilmu sosial lain.
 
Gambar 1. Skema Posisi Ilmu Sejarah dan Ilmu-Ilmu Sosial LainnyaAdaptasi dari James A. Bank,
Teaching Strategies for the Social Studies: Inquiry, Valuing, and DecisionMaking
. Menlo Park, California: Addison Wesley Publishing Company, 1977, hal. 89.Gambar 1. Menggambarkan dengan cukup jelas konsep-konsep ilmu sosial. Sejarah sebagai salah satuilmu sosial memiliki posisi dan peran yang strategis, di mana analisis sejarah dapat dimasukkan kedalam bidang kajian ilmu-ilmu sosial lainnya. Bagian awal tulisan ini akan menjelaskan konsep-konsepsejarah, kemudian akan dijelaskan hubungannya dengan ilmu-ilmu sosial lainnya.
 A.
 
Konsep-Konsep Ilmu Sejarah
1.
 
PerubahanSejarah pada hakikatnya adalah perubah-an. Perubahan merupakan suatu kenis-cayaan. Orang mengatakan
“Tidak ada di
dunia ini yang abadi, kecuali perubahan
itu sendiri yang abadi”. Bahkan, seorang
futuris ternama Amerika Serikat AlvinToffler (1981) mengemukakan bahwaperubahan tidak sekadar penting dalamkehidupan, tetapi perubah-an itu sendiriadalah kehidupan. Seprimitif apapunsuatu masyarakat, pasti akan mengalamiperubahan.
 
3
2.
 
PeristiwaKonsep peristiwa memiliki arti sebagaisuatu kejadian yang menarik maupun luarbiasa karena memilki keunikan. Dalampenelitian sejarah, peristiwa selalu men-jadi objek kajian, mengingat salah satukarakteristik ilmu sejarah adalah mencarikeunikan-keunikan yang terjadi padaperistiwa tertentu, dengan penekananpada taradisi-tradisi relativisme.3.
 
Sebab-Akibat Istilah sebab merujuk kepada pengertianfaktor-faktor determinan fenomena pen-dahulu yang mendorong terjadinya se-suatu perbuatan, perubahan, maupunperistiwa berikutnya, sekaligus sebagaisuatu kondisi yang mendahului peristiwa.Sedangkan akibat adalah sesuatu yangmenjadikan kesudahan atau hasil suatuperbuatan maupun dampak danperistiwa.4.
 
NasionalismeKonsep nasionalisme, secara sederhanamemiliki arti rasa kebangsaan, di manakepentingan negara dan bangsa men-dapat perhatian besar dalam kehidupanbernegara.5.
 
Kemerdekaan/KebebasanKonsep kemerdekaan atau kebebasanadalah nilai utama dalam kehidupanpolitik bagi setiap negara dan bangsamaupun umat manusia yang senantiasaingin diwujudkan. Pergerakan perjuanganuntuk merdeka selalu akan menciptakanperistiwa, yang akan menjadi konseppenting dalam sejarah.6.
 
KolonialismeKonsep kolonialisme merujuk kepadabagian imperialisme dalam ekspansibangsa-bangsa Eropa Barat ke berbagaiwilayah lainnya di dunia sejak abad ke-15dan 16.Pada puncak perkembangannya,kolonialisme merajalela pada abad ke-19.Di mana hampir setiap Negara Eropamemilki daerah jajahan di Asia, Afrika,danAmerika. Agenda besar ini pelak merupakan bahan kajian sejarah yangamat berharga.7.
 
RevolusiKonsep Revolusi menunjuk pada suatupengertian tentang perubahan sosialpolitik yang radikal, berlangsung cepat,dan besar-besaran.Revolusi terjadi ketikaberbagai kesulitan perang dan krisiskeuangan negara berhasil diatasi, namunmemiliki institusi-institusi yang rentanterhadap revolusi. Skocpol yang meng-identifikasi tiga ciri kelembagaan yangmenyebabkan kerentanan revolusitersebut, yaitu:a)
 
Lembaga militer negara sangat inferior terhadap militer dari negara-negara pesaingnya;b)
 
Elite yang otonom mampu me-nentang atau menghadang imple-mentasi kebijaksanaan yang dijalan-kan pemerintahan pusat;c)
 
Kaum petani memiliki organisasipedesaan yang otonom.Pergerakan masyarakat untuk melakukanrevolusi inilah yang kelak akan menjadisejarah suatu bangsa.8.
 
FasismeKonsep fasisme atau
 facism
adalah namapengorganisasian pemerintahan danmasyarakat secara totaliter oleh ke-diktatoran partai tunggal yang sangat memiliki rasa nasionalis yang sempit,rasialis, militeristis, dan imperialis(Ebestein dan Fogelmen, 1990: 114).Isme-isme ini amat penting dicatat sebagai sejarah, karena keberadaannyatelah memberi dampak besar bagikehidupan suatu bangsa.9.
 
KomunismePada dasarnya, konsep dari istilahkomunisme merujuk kepada setiappengaturan sosial yang didasarkan padakepemilikan, produksi, konsumsi, danswapemerintahan yang diatur secarakomunal atau bersama-sama (Meyer,2000: 143). Isme-isme ini amat pentingdicatat sebagai sejarah, karena keber-adaannya telah memberi dampak besarbagi kehidupan suatu bangsa.10.
 
PeradabanKonsep peradaban atau
civilization
 merupakan konsep yang merujuk padasuatu entitas kultural seluruh pandanganhidup manusia yang mencakup nilai,norma, institusi, dan pola pikir terpentingdari suatu masyarakat yang terwariskandari generasi ke generasi (Bozeman dalamHuntington, 1998: 41). Selain itu,peradaban menunjuk kepada suatu corak maupun tingkatan moral yang me-nyangkut penilaian terhadap totalitaskebudayaan. Jadi, peradaban jauh me-lebihi luasnya dari suatu kebudayaanyang saling memengaruhi.11.
 
PerbudakanPada hakikatnya, konsep perbudakanadalah suatu istilah yang meng-gambarkan suatu kondisi di mana se-seorang maupun kelompok tidak memilikikedudukan dan peranan sebagai manusia

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
Asma Diani liked this
1 hundred reads
guntherrem248 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->