Matahari masuk ke paraduannya. Malam telah tiba. Raja Syahrayar, Syahrazad,dan Dunyazad kembali bertemu.
"Baginda," ujar Syahrazad kepada Raja Syahrayar, "setelah si pedagang kaya itu
mengucapkan terima kasih kepada ketiga orang kakek tua yang menolongnya, ketiganya
pun kembali ke negeri masing-masing. Akan tetapi, tahukah baginda bahwa cerita tadimasih kalah hebat dibandingkan kisah tentang seorang nelayan?" "Bagaimana ceritanya?" tanya baginda penasaran."Begini ceritanya," Syahrazad memulai ceritanya.
Alkisah, hiduplah seorang lelaki tua bersama seorang istri dan tiga orang anak-nya. Mereka adalah sebuah keluarga yang sangat miskin. Setiap hari, lelakitua tersebut mencari nafkah dengan cara mencari ikan. Uniknya, setiap harisi nelayan tidak pernah menebarkan jaring yang dimilikinya kecuali hanyaempat kali lemparan, tidak lebih.Sampai pada suatu tengah hari, nelayan ini pergi ke pantai untuk mencariikan. Diletakkannya tempat ikan yang dibawanya, dan kemudian dengansigap, dilemparkan jaringnya untuk kali pertama. Dengan sabar, dibiarkannya jaring yang dilemparnya itu masuk ke dalam air. Dan setelah beberapa saat,ditariknya jaring tersebut perlahan-lahan. Di luar dugaan, ternyata jaring ituterasa berat. Dia berusaha menarik jaringnya, tapi sia-sia. Jaring itu ternyataterlalu berat untuk dapat ditarik oleh lelaki setua dirinya. Akhirnya, nelayantua itu memasang pasak di bibir pantai, dan diikatnya jaring yang berat itu ke pasak. Si nelayan kemudian melepas pakaiannya, dan menceburkan dirinya kedalam air untuk melihat benda apakah gerangan yang menyangkut di jaringnyasehingga membuatnya menjadi sedemikian berat.Dengan susah payah dikeluarkannya benda yang tersangkut di jaringnyaitu dari dalam air. Si nelayan kembali mengenakan pakaiannya, dan melihatke bagian dalam jaring. Aneh. Di dalam jaring yang dilemparkannya tadi, sinelayan tua melihat seekor keledai yang sudah menjadi bangkai!Demi melihat apa yang didapatkannya, maka dengan muka masam nelayantua itu bersenandung:
Hikayat 1001 Malam
(Kisah Nelayan dan Jin)
22eBook oleh
Nurul Huda Kariem MR.
(nurulkariem@yahoo.com)