Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
vario

vario

Ratings: (0)|Views: 14 |Likes:
Published by Patria Adri Wibhawa
none
none

More info:

Published by: Patria Adri Wibhawa on Feb 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/29/2013

pdf

text

original

 
Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Vario anda Awet dan gak hangus garansinya 1. OliMenggunakan Federal oil Flick atau oli mesin 4 tak dengan viskositas SAE 10W-30 JASO MB(API service SG, SH, SJ atauSLPenggantian periodik :- oli mesin setiap 4.000 km- oli transmisi setiap 8.000 km2. Cairan RadiatorMenggunakan cairan radiator (coolant) HGP PRE-MIX COOLANT Honda Motorcycle Genuine CoolantPenggantian periodik setiap 8.000 km (1 tahun)3. Minyak remMengganti dan menambahkan minyak rem secara teratur dengan Honda Brake Fluid Dot-4Penggantian periodik setiap 10.000 kmDan juga periksa ketebalan kampas rem depan dan belakang secara periodik (tergantung pemakaian)4.Oli Shock Karena shock depan menggunakan teleskopik maka gantilah oli shock secara teratur dengan oli Shock SHOWAPenggantian secara periodik 15.000 km (tergantung pemakaian)5.Saringan UdaraViscous Element (saringan udara yang tidak perlu dibersihkan)Penggantian periodik setiap 16.000 km (sesuai kondisi jalan)6. V-BeltPembersihan ruang V-Belt dan komponennya setiap 8.000 km (sesuai kondisi jalan)Penggantian periodik setiap 24.000 km7. MesinPutaran mesin stationer 1700 +/- 100 rpm, jarak renggang klep in 0,16 mm – ex 0,25 mmCek Air PendinginJangan asal tuang atau nggak peduli sama kondisi air pendingin di motor. Lantaran mesin akan bermasalah kalau olicooler nggak dirawat. Mesin cepat panas dan bisa ngerembet ke komponen lain yang akan cepat aus. Pastinya mesin bisadibongkar habis, biaya pun keluar banyak, tekor deh!Jangan asal tuang atau nggak peduli sama kondisi air pendingin di motor. Lantaran mesin akan bermasalah kalau olicooler nggak dirawat. Mesin cepat panas dan bisa ngerembet ke komponen lain yang akan cepat aus. Pastinya mesin bisadibongkar habis, biaya pun keluar banyak, tekor deh!Tahap awal tahu dulu standar kondisi air pendingin. Ada dua garis di tabung yang tercetak Upper dan Lower. Ini mestidiperhatikan sebagai tanda saatnya mengisi cairan pendingin. Kudu ditengok pas service berkala. "Perhatikan tandalower. Kalau air di bawah batas itu mesti ditambah, "beber Mohamad Masykur, Manager Enginering Division, PT. YMKI.Posisi lower menandakan ambang batas minimal cairan pendinginan. Jangan sampai nunggu abis baru diisi. Kurang darigaris lower pun akan menimbulkan sirkulasi cairan pendinginan berkurang. "Pendinginan jadi enggak maksimal, tambahEndro Sutarno, Technical Service Training, PT. AHM.Ok cara itu kalau penggunaan motor dibawah 10.000 km. Kalau sudah masuk pemakaian di atas 10rb km mesti dikurasdan diisi baru. "Pengisian harus mengikuti standar volume total cairan oil cooler dan tabungnya, "pesan Endro.Bermasalah Oli PutihSedikit-dikit ngisi cairan pendingin. Ini indikasi ada masalah di sistem sirkulasi oil cooler. Lebih banyak penguapannyakarena panas mesin. Tentunya ada cara yang mudah melacak seandainya mengalami kasus seperti ini.Coba tengok warna oli saat ganti pelumas. Seandainya ada sedikit mirip susu, itu tanada ada persoalan di sistempendingin, "Ini disebut milky. Cairan bercampur dengan oli, "yakinnya.NikoMau bikin lari skutik anda ngacir? Gampang! Setidaknya ada empat part utama yang selalu jadi perhatian untuk mendukung kinerja mesin lebih maksimal. Asiknya selain komponen itu banyak dijual di toko aksesori, mengaplikasi nya juga mudah alias tinggal plug n’ play aja. PB, OctMau bikin lari skutik anda ngacir? Gampang! Setidaknya ada empat part utama yang selalu jadi perhatian untuk mendukung kinerja mesin lebih maksimal. Asiknya selain komponen itu banyak dijual di toko aksesori, mengaplikasi nya juga mudah alias tinggal plug n’ play aja. PB, Oct
 
RollerUmumnya berbentuk bulat dalam satuan gram (5-13 gram). Namun ada juga yang berbentuk segitiga. Tersedia buatsemua skutik. Masing-masing punya ukuran roller berbeda. Paling besar dipakai spin lalu Vario dan paling kecil punyaNouvo dan Mio. Peranti ini berfungsi untuk mendongkrak akselerasi di putaran bawah (roller yang ringan) atau putaranatas (yang lebih berat). Di pasaran tersedia 4 merek; Kitaco, LHK, M2R dan CLD harga yang ditawarkan Rp. 10-20 ribu.Mau yang lebih mahal coba NCY atau Dr. Pulley.Per CVTSetelah roller, biasanya per CVT juga ikut diganti yang sesuai kebutuhan alias lebih keras dari standarnya. Tujuannya,agar power enggak cepat ngedrop. Dipasaran merek seperti Kitaco, CLD Barra dan M2R menjadi rekomendasi biker.Khusus merek pertama disebut tadi punya beberapa macam ukuran. Untuk kebutuhan putaran mesin 1.000 rpm pakaiwarna kuning, warna biru buat entakan mesin 1.500 rpm dan yang paling keras pilih warna merah 2.000 rpm. Rangeharganya antara Rp. 70-100 ribu.Belt CVTBelt CVT pada skutik kadang tak sanggup menghantarkan tenaga yang dikirim mesin. Apalagi pada skutik yang daputpacunya telah “diobok-obok”. Slip selalu menghantui, kala digeber kencang. Solusinya, pakai belt aftermarket yang highperformance.Ciri-cirinya ukuran lebih tebal dan agak lebih besar dari standarnya. Diaplikasi pada skutik bore-up, diharapkan mampumengatasi problem slip. Di pasaran diantaranya ada TDR, Fizz Racing dan LHK. Dibandrol antara 125-280 ribu.Rumah PuliMerupakan salah satu motor penggerak inti pada skutik. Dampak dari pemakaian peranti ini, akan membuat tarikanterasa spontan dan tak ada jeda. Di antara produk aftermarketnya, ada merek TDR, LHK, SIT Racing dan Kitaco.Dijajakan dari Rp. 325-800 ribu.Pengapian Honda VarioSistem pengapian Honda Vario memang yang paling canggih. Fungsinya bukan sekedar umpan api ke busi, tapi punyatugas lebih banyak lagi. Untuk mengatur pemutus arus listrik di standar samping, sensor di tuas rem untuk electric startersampai lampu indicator suhu. Semua diatur lewat kotak pengapian.Sistem pengapian Honda Vario memang yang paling canggih. Fungsinya bukan sekedar umpan api ke busi, tapi punyatugas lebih banyak lagi. Untuk mengatur pemutus arus listrik di standar samping, sensor di tuas rem untuk electric startersampai lampu indicator suhu. Semua diatur lewat kotak pengapian.Tak heran jika CDI Vario disebut Electronic Control Modul(ECM). Sebab menggabungkan tugas CDI dan fungsi ControlUnit (pengatur) lewat sebuah processor sebagai otaknya. Selain itu juga ada auto choked di karburator yang bekerja lewatperintah ECM setelah membaca temperature di bawah 40oC dari sensor suhu. Makanya saat dingin atau pagi, putaranmesin jadi tinggi . Begitu suhu diatas 40oC, rpm kembali langsam normal.Termasuk menghindari dynamo starter rusak saat tombol electric starter dipencet. ECM membatasi mengumpan api kebusi dari 1.000 hingga 1.500 rpm saja. Kalau dynamo berputar lebih dari 1.500 rpm, entakan dengan kruk as bikin rusak gigi dynamo starter.Tak heran saking banyaknya tugas ECM Vario, jumlah colokan soket berjumlah 18. Bandingkan dengan CDI biasa yanghanya 5 colokan untuk masa, kunci kontak, pulser, sepul pengapian dank koil.Artinya utak-atik sistem kelistrikan Vario yang tak hati-hati bisa berujung mesin tak mau hidup hingga rusaknya ECM.Maklum semua sensor menuju ke kotak elektronik, salah potong kabel bisa berakibat parah. Jadi jangan main-maindengan ECM Vario.Setara CDI Dual BandKotak pengapian Vario mirip CDI dual band yang bekerja secara otomatis, tanpa perlu pencet tombol. ECM Vario punyadua timing pengapian yang diatur dari bukaan gas. Begitu gas dibuka dikit maka pakai kurva pengapian irit, kalau gasdibetot pindah ke kurva yang kencang.Ini dikarenakan magnet Vario punya dua tonjolan untuk pulser berjarak 16 mm satu sama lain. Tonjolan pertamapanjang 7 mm, yang kedua yaitu 38 mm (gbr. 3). Saat rpm rendah, beda jarak antar tonjolan terbaca jauh oleh pulsar,makin kencang maka terbaca makin rapat, ini yang mengontrol pemilihan kurva pengapian.Belum lagi processor ECM Vario yang bisa menghasilkan dua ledakan sekaligus saat busi memercikkan api (dual spark).Juga CDI tak bekerja saat tegangan kelewat rendah (auto low voltage protection).Komparasi V-Belt CVTSeperti juga rantai, v-belt di skubek CVT ada ukuran panjang pendeknya. Apalagi sekarang banyak beredar v-beltvariasai atau produk after market. Ukurannya beda-beda. Bikin bingung pemakainya. Bagus yang mana ya?Seperti juga rantai, v-belt di skubek CVT ada ukuran panjang pendeknya. Apalagi sekarang banyak beredar v-beltvariasai atau produk after market. Ukurannya beda-beda. Bikin bingung pemakainya. Bagus yang mana ya?
 
"Lebih bagus pakai yang ukuran lebih pendek," ujar Yuda Wijaya, pemilik toko variasi Auto Jaya Motor di Pasar MobilKemayoran, Jakarta Pusat. Ada juga yang bilang lebih baik v-belt lebih besar, akan lebih kuat. Makin bingung?"V-belt lebih pendek atau panjang memang dapat mengubah kecepatan, tapi sulit mendapatkan v-belt modifikasi yangmemliki realibility seperti standar pabrik," ujar Muhamamd Abidin, Manager Technical Departemen-Service Division PT.YMKI."Lebih simpel cari yang lebih tebal, sehingga umur pakai lebih lama," tambah Joseph, ATPM Suzuki. Yang pentingsemakin banyak sisi v-belt kontak langsung dengan pully akan lebih baik daya putarnya," ujar Wedijanto Widarso, dariPT. AHM.Nah, bandingin belt Vario, Mio dan Kymco, dan variasinyaVarioJumlah mata 103 matadiameter 81,1 cmLebar V-belt atas 19,10 mmLebar V-blet bawah 14,74 mmTinggi V-belt 9,20 mmJarak sumbu antar pully 25,6 cmMio/NouvoJumlah mata 78 matadiameter 85,1 cmLebar V-belt atas 18,80 mmLebar V-blet bawah 13,70 mmTinggi V-belt 10,02 mmJarak sumbu antar pully 28,5 cmKymco SR 125 (Bando)Jumlah mata 74 matadiameter 76,8 cmLebar V-belt atas 19,82 mmLebar V-blet bawah 15,21 mmTinggi V-belt 10,20 mmSpin 125 dan SkywaveJumlah mata 76 matadiameter 81,2 cmLebar V-belt atas 19,48 mmLebar V-blet bawah 14,71 mmTinggi V-belt 10,10 mmJarak sumbu antar pully 25,8 cmVariasi Mio (Kitaco by Bando)Jumlah mata 82 matadiameter 85,3 cmLebar V-belt atas 18,04 mmLebar V-blet bawah 13,84 mmTinggi V-belt 10,10 mmKesimpulanDari data komparasi terlihat bahwa v-belt standar untuk Yamaha Mio mempunya diameter 85,1 cm dengan jumlah mataV-belt berjumlah 78 mata. Sedang diameter v-belt racing yang dijual di pasaran mempunyai diameter sama denganstandar tapi jumlah mata v-belt lebih banyak, yaitu berjumlah 82 mata.Dengan jumlah mata yang lebih banyak berarti media v-belt yang nempel di pully jadi lebih banyak. Sehingga daya putarlebih baik dan v-belt lebih pendek dari standar akan mendapatkan akselerasi lebih baik pada rpm rendah hinggamenengah.Jadi, lebih baik ukuran diameter lebih kecil dengan mata lebih banyak...

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->